Kasus Asusila SMPN 13, Wali Kota Bekasi Tegaskan Guru J Dicopot dari Tugas Mengajar

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

BEKASI — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan oknum guru berinisial J dari tugas mengajarnya di SMP Negeri 13 Kota Bekasi.

Keputusan ini merupakan respons langsung terhadap dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan guru tersebut, sebuah insiden yang telah mencoreng dunia pendidikan di kota ini.

Pernyataan ini disampaikan Tri Adhianto usai memberikan pengarahan kepada seluruh siswa di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yakinkan betul, hari ini guru yang bersangkutan sudah saya nonaktifkan. Dia tidak lagi mengajar di sekolah SMP 13,” tegas Tri saat ditemui di lokasi pada Rabu, 27 Agustus 2025.

​Pemkot Bekasi Tawarkan Pendampingan Psikologis untuk Korban

Wali Kota Bekasi mengungkapkan keprihatinannya atas insiden yang terjadi. Sebagai kepala daerah, ia merasa bertanggung jawab penuh terhadap situasi ini dan memastikan para korban mendapatkan perhatian serta dukungan yang layak.

“Tentu saya sebagai Kepala Daerah merasa prihatin dan bertanggung jawab terhadap situasi yang ada. Kami pastikan bahwa korban akan mendapatkan bimbingan dan pendampingan dari psikolog yang kita miliki,” ujarnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga memulihkan trauma yang dialami oleh korban.

Tri Adhianto mengecam keras tindakan Guru J yang dinilai tidak lagi mencerminkan etika dan moral seorang tenaga pendidik.

​Pencegahan Kasus Serupa di Masa Depan

Lebih lanjut, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemkot Bekasi akan bertindak tegas terhadap oknum guru dan sekolah yang abai.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap para guru, kepala sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK).

“Kita ingin luruskan hal-hal seperti itu, dan saya kira hari ini Pemerintah Kota Bekasi akan tegas, terkait baik oknum guru dan juga sekolah,” katanya.

​Tri berharap insiden ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali, “agar tidak menjadi seperti gunung es (kejadian yang berulang).” Pengawasan ketat dan pembinaan berkala akan diterapkan untuk mencegah kasus serupa terjadi di masa depan, demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

​Ikuti terus perkembangan kasus ini di situs berita kami untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x