Antrean Truk Mengular di TPA Sumurbatu, Pengangkutan Sampah di Pasar-Pasar Kota Bekasi Terhambat

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timbunan sampah di Pasar Jatiasih tak terangkut imbas antrean di TPA Sumurbatu, Kamis (16/10/2025).

Timbunan sampah di Pasar Jatiasih tak terangkut imbas antrean di TPA Sumurbatu, Kamis (16/10/2025).

KOTA BEKASI — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengonfirmasi adanya keterlambatan dalam proses pengangkutan sampah, terutama yang berasal dari lingkungan pasar di seluruh wilayahnya.

Masalah ini disebabkan oleh kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu yang masih dalam tahap konstruksi perapihan setelah mengalami insiden kelongsoran beberapa waktu lalu.

​Kepala Bidang Penanganan Sampah dan Kemitraan DLH Kota Bekasi, Budi Rahman, menyatakan bahwa meskipun menghadapi kendala serius di TPA, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan seoptimal mungkin kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Sampai hari ini, kami tetap berupaya melakukan pelayanan secara optimal. Tentu, semua kondisi ini saling berkaitan dan berkorelasi dengan situasi riil di lapangan, khususnya di TPA Sumurbatu,” ujar Budi Rahman saat ditemui jurnalis rakyatbekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (16/10/2025).

Akar Permasalahan di TPA Sumurbatu

​Budi menjelaskan bahwa akar dari keterlambatan ini adalah kondisi TPA Sumurbatu yang sudah tidak memadai. Seluruh zona penampungan sampah telah mencapai kapasitas maksimal atau overload.

Situasi ini diperparah dengan adanya pekerjaan konstruksi untuk menstabilkan dan merapikan area TPA pasca-longsor.

​”Harus dipahami bahwa kondisi existing di TPA Sumurbatu sudah penuh. Oleh karena itu, pelayanan pengangkutan sampah, baik dari permukiman warga, pasar, sekolah, maupun rumah sakit, sangat bergantung pada kelancaran operasional di TPA,” sambungnya.

​Kondisi overload dan adanya alat berat untuk konstruksi menyebabkan ruang gerak dan proses pembuangan sampah di TPA menjadi terbatas.

Dampak Berantai: Antrean Panjang Truk Sampah

Faktor krusial lainnya yang menyebabkan keterlambatan adalah antrean panjang kendaraan truk pengangkut sampah yang hendak masuk ke TPA Sumurbatu.

Ketika truk terjebak dalam antrean, jadwal pengambilan sampah di titik-titik lain secara otomatis akan terganggu.

​”Kalau di TPA mobilnya antre, bagaimana pelayanan bisa tepat waktu? Otomatis jadwal di lokasi lain bisa terlambat,” jelas Budi.

​Ia menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor situasi di lapangan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di setiap kecamatan serta penanggung jawab kebersihan pasar untuk memitigasi dampak yang lebih luas.

Komitmen Pelayanan di Tengah Kendala

Meskipun keterlambatan sulit dihindari, Budi Rahman memastikan bahwa pelayanan pengangkutan sampah tidak akan berhenti.

DLH berupaya keras agar truk dapat segera kembali beroperasi setelah menyelesaikan antrean di TPA.

​”Keterlambatan memang tidak bisa kita pungkiri karena situasi di TPA. Namun, yang terpenting adalah pelayanan tetap berjalan setelah truk selesai antre,” tuturnya.

​Ia juga menekankan risiko serius jika sampah tidak diangkut, bahkan hanya dalam beberapa hari.

​”Jangan sampai pelayanan berhenti total. Jika sampah seminggu saja tidak diangkut, akan menimbulkan bau, kotor, pencemaran lingkungan, bahkan bisa menjadi sumber penyakit,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x