Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib 2027, KCD Wilayah 3 Jabar Genjot Program ‘English Day’

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala KCD Wilayah 3 Disdik Jawa Barat, Rina Parlina.

Kepala KCD Wilayah 3 Disdik Jawa Barat, Rina Parlina.

Bekasi, Rakyatbekasi.com – Menyambut kebijakan nasional yang akan menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 3 Jawa Barat mengambil langkah proaktif dengan menggalakkan program “English Day” di seluruh satuan pendidikan di Kota dan Kabupaten Bekasi.

​Langkah ini merupakan respons terhadap kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai tahun ajaran 2027/2028. Kebijakan tersebut adalah bagian dari implementasi Peta Jalan Pendidikan Nasional 2025–2045 yang bertujuan meningkatkan daya saing global generasi muda Indonesia.

​Inisiatif Lokal untuk Penguatan Kompetensi Global

​Kepala KCD Wilayah 3 Disdik Jawa Barat, Rina Parlina, menyatakan bahwa program “English Day” bukanlah hal baru, namun kini implementasinya diperkuat untuk membiasakan siswa menggunakan Bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Program ‘English Day’ sebenarnya sudah berjalan di beberapa sekolah. Namun, kami mendorong agar ini menjadi sebuah gerakan bersama. Bahasa Inggris adalah fondasi yang harus dikuasai anak-anak kita,” ujar Rina saat ditemui di Kabupaten Bekasi belum lama ini.

​Menurutnya, penguasaan bahasa internasional ini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan agar siswa mampu beradaptasi dan bersaing di tengah arus globalisasi yang semakin kompetitif.

​”Kita harus menyiapkan generasi muda agar bisa bersaing di panggung dunia. Penguasaan Bahasa Inggris adalah salah satu kunci utamanya,” tegas Rina.

​Mempersiapkan Siswa Menuju Era Globalisasi

​Program “English Day” dirancang untuk menciptakan lingkungan yang imersif, di mana siswa dan guru didorong untuk berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris pada hari yang telah ditentukan. Hal ini diharapkan dapat membangun kepercayaan diri dan melatih kemampuan verbal siswa secara praktis, di luar jam pelajaran formal.

​KCD Wilayah 3 secara aktif mengimbau seluruh sekolah di bawah naungannya untuk menerapkan program ini secara konsisten. Meski demikian, Rina menjelaskan bahwa jadwal dan model pelaksanaannya diserahkan kepada kreativitas masing-masing sekolah.

​”Kami sudah menghimbau, dan prosesnya sedang berjalan. Ada sekolah yang melaksanakannya setiap hari Jumat, ada juga yang memiliki model berbeda. Intinya adalah pembiasaan,” jelasnya.

​Komitmen Jawa Barat Mengikuti Perkembangan Zaman

​Lebih lanjut, Rina menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Jawa Barat, melalui KCD di daerah, berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kurikulum yang bertujuan memajukan kualitas pendidikan. Persiapan ini dilakukan agar saat kebijakan mata pelajaran wajib Bahasa Inggris resmi berlaku, sekolah dan siswa di Jawa Barat sudah lebih siap.

​”Apa pun kurikulum yang akan diterapkan nanti, baik dari sisi mata pelajarannya maupun model pembelajarannya, kami di Jawa Barat berusaha untuk terus mengikuti perkembangan globalisasi dan menyiapkan anak-anak untuk menjadi pemenang,” pungkasnya.

Apakah Anda setuju dengan program “English Day” untuk mempersiapkan siswa? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
Tutup Celah Manipulasi Bansos! Validasi NIK Perlinsos Kota Bekasi Kini Lacak Pajak hingga Aset Warga Secara Otomatis
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x