Polisi Analisis CCTV Kasus Anggota DPRD di Cikarang

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus dugaan pengeroyokan di Cikarang, Jumat (28/11/2025).

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus dugaan pengeroyokan di Cikarang, Jumat (28/11/2025).

  • Terduga Pelaku: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY.
  • Lokasi Kejadian: Sebuah rumah makan di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.
  • Progres Penyelidikan: 6 orang saksi telah diperiksa oleh penyidik Polres Metro Bekasi.
  • Bukti Kunci: Polisi sedang menganalisis rekaman CCTV untuk memvalidasi dugaan penganiayaan.

CIKARANG – Polres Metro Bekasi terus mengusut dugaan kasus pengeroyokan yang melibatkan oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY.

Hingga Jumat (28/11/2025), penyidik kepolisian telah memeriksa enam orang saksi terkait insiden yang terjadi di sebuah rumah makan di Cikarang tersebut.

Berapa Saksi yang Sudah Diperiksa Polisi?

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari enam orang yang berada di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengumpulkan fakta-fakta awal terkait keributan yang menyeret nama wakil rakyat tersebut.

​”Jadi enam orang saksi yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang kita periksa,” ujar Mustofa saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

Meskipun keterangan saksi sudah dikantongi, pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan belum rampung.

Tim penyidik masih bekerja keras di lapangan untuk melengkapi berkas perkara agar konstruksi hukum kasus ini menjadi jelas.

Apa Bukti Kunci yang Sedang Didalami?

Selain keterangan saksi mata, penyidik kini fokus pada analisis bukti petunjuk di lokasi, khususnya rekaman kamera pengawas atau CCTV.

Bukti visual ini dianggap krusial untuk memastikan apakah benar terjadi tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan sebagaimana yang dilaporkan.

​”Kita sementara masih mencoba melengkapi beberapa petunjuk dan alat bukti yang ada di TKP. Kita cek CCTV dan lain sebagainya,” tegas Mustofa.

Ia menambahkan, verifikasi melalui CCTV sangat diperlukan untuk mencocokkan keterangan saksi dengan kejadian sebenarnya di lapangan.

Hal ini untuk menghindari simpang siur informasi mengenai dugaan keterlibatan anggota legislatif tersebut.

Bagaimana Kelanjutan Proses Hukumnya?

Polres Metro Bekasi berjanji akan segera menyampaikan perkembangan terbaru setelah seluruh bukti, termasuk hasil analisis CCTV, selesai diperiksa.

Pihaknya berkomitmen untuk menangani pengaduan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana ini secara profesional dan transparan.

​”Nanti perkembangan akan kita sampaikan. Kan ada pengaduan tentang dugaan tindak pidana penganiayaan atau pengeroyokan, itu kan harus kita pastikan,” pungkasnya.

​Kasus ini menjadi sorotan publik di Bekasi mengingat terduga pelaku merupakan pejabat publik yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Bekasi.

Data Pendukung

  • Jumlah Saksi: 6 Orang.
  • Pasal yang Diduga: Tindak Pidana Penganiayaan/Pengeroyokan (KUHP).
  • Status Terlapor: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi (Inisial NY).


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digeledah Kejagung Usut Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Jamin Pelayanan Publik Tak Terganggu
Digeledah Kejagung RI Terkait Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Janji Kooperatif Serahkan Dokumen
Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto
Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi
Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi
Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?
Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini
Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:28 WIB

Digeledah Kejagung Usut Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Jamin Pelayanan Publik Tak Terganggu

Jumat, 18 September 2026 - 14:08 WIB

Digeledah Kejagung RI Terkait Korupsi KSO PT Migas, Pemkot Bekasi Janji Kooperatif Serahkan Dokumen

Jumat, 18 September 2026 - 02:53 WIB

Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto

Jumat, 18 September 2026 - 00:53 WIB

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x