Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ketegangan di salah satu ruangan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat sejumlah pria yang diduga tim penyidik memeriksa tumpukan berkas dan menyisir area meja staf pegawai, Kamis (17/09/2026). Kejaksaan Agung melakukan operasi senyap secara maraton ke sejumlah OPD dan BUMD di Kota Bekasi. (RakyatBekasi.com / Foto: Istimewa)

Suasana ketegangan di salah satu ruangan instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat sejumlah pria yang diduga tim penyidik memeriksa tumpukan berkas dan menyisir area meja staf pegawai, Kamis (17/09/2026). Kejaksaan Agung melakukan operasi senyap secara maraton ke sejumlah OPD dan BUMD di Kota Bekasi. (RakyatBekasi.com / Foto: Istimewa)

  • ​Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di sejumlah instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terkait dugaan tindak pidana korupsi.
  • ​Majelis Aspirasi Kota Bekasi (Makota Bekasi) mengecam keras praktik korup yang terus berulang tanpa efek jera di lingkungan pemerintahan.
  • ​Lemahnya fungsi pengawasan (check and balances) oleh DPRD Kota Bekasi dituding sebagai salah satu penyebab suburnya kejahatan kerah putih ini.
  • ​Warga mendesak agar momentum penegakan hukum ini digunakan untuk membersihkan Pemkot Bekasi dan menghukum maksimal para pelaku.

​TINDAKAN KEJAKSAAN AGUNG (KEJAGUNG) REPUBLIK INDONESIA yang menggeledah sejumlah instansi di lingkungan kompleks Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, terkait dugaan tindak pidana korupsi memantik reaksi keras dari publik.

Majelis Aspirasi Kota Bekasi (Makota Bekasi) menilai peristiwa ini semakin memperburuk citra daerah, yang tak hanya identik dengan persoalan sampah di Bantargebang, tetapi juga darurat integritas akibat ulah oknum pejabat yang korup.

​Korupsi Pemkot Bekasi Memperburuk Citra Daerah

​Praktik rasuah yang kembali mencuat di lingkungan pemerintahan seolah menegaskan rapuhnya tatanan birokrasi di Kota Patriot.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berulangnya kasus serupa membuat masyarakat pesimistis terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

​”Prihatin dengan peristiwa penggeledahan yang terkait dugaan korupsi ini, telah menambah daftar buruk citra Kota Bekasi, selain sebagai kota yang bau dengan gunungan sampah, ternyata juga busuk dengan praktik korup,” kata Koordinator Makota Bekasi, Syahrul E Dasopang kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (18/9/2026).

​Pihaknya mengecam dan menyesalkan tindak pidana korupsi yang terus terjadi di Kota Bekasi. Perilaku merugikan uang rakyat ini seolah menjadi siklus penyakit yang dilakukan tanpa ada rasa jera maupun tobat dari para pemangku kebijakan.

​Mengapa Pengawasan DPRD Kota Bekasi Dinilai Gagal?

​Tragedi penggeledahan instansi pemerintah ini secara otomatis menyoroti kinerja legislatif di Kalimalang.

Makota Bekasi secara khusus melayangkan keprihatinannya atas tidak berfungsinya instrumen check and balances (pengawasan dan keseimbangan) oleh DPRD Kota Bekasi.

​Menurut Syahrul, sekiranya para wakil rakyat menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol eksekutif dengan tajam, insiden memalukan semacam ini sejatinya dapat dicegah sedini mungkin.

Anggota dewan dituntut untuk tidak sekadar menjadi stempel kebijakan, melainkan barisan terdepan pelindung uang rakyat.

​Apa Tuntutan Warga Terkait Dugaan Korupsi di Instansi Kota Bekasi?

​Jika oknum dari instansi di lingkungan Pemkot Bekasi nantinya terbukti secara sah terlibat dalam skandal rasuah ini, warga menuntut penerapan sanksi maksimal.

Makota mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada para oknum pejabat yang terlibat.

​Momentum penegakan hukum yang kini diinisiasi oleh Kejagung harus menjadi titik balik yang krusial. Ini adalah waktu yang tepat untuk menyapu bersih dan membersihkan seluruh instansi Kota Bekasi dari anasir-anasir korup yang mengakar.

​Bagaimana Langkah Cegah Korupsi di Masa Depan?

​Merespons situasi darurat integritas ini, masyarakat luas diajak untuk lebih proaktif dan partisipatif dalam menjaga tatanan pemerintahan.

Tujuannya adalah mencegah kota ini semakin membusuk oleh perilaku korup yang nyaris tidak pernah berhasil dicegah secara internal oleh Pemkot Bekasi.

​Ke depan, inisiatif dan tanggung jawab warga perlu didorong jauh lebih kuat. Partisipasi publik yang kritis adalah kunci utama guna menciptakan tatanan Kota Bekasi yang benar-benar bersih dan berbudaya anti-korupsi.

​Kasus dugaan korupsi yang kini tengah didalami oleh Kejaksaan Agung menjadi peringatan keras bagi seluruh jajaran aparatur sipil negara di Kota Bekasi agar tidak main-main dengan APBD maupun retribusi rakyat. Publik kini menanti ketegasan aparat penegak hukum agar proses penyelidikan berjalan transparan hingga tuntas ke akar-akarnya.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar pengusutan kasus dugaan korupsi di Pemkot Bekasi dan isu strategis lainnya. Bagikan artikel ini, sampaikan opini Anda di kolom komentar, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan informasi terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x