Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran Pemkot Bekasi dan para ulama saat menghadiri peringatan Maulid Nabi bertajuk 'Patriot Bersholawat' di panggung utama kawasan Pasar Baru, Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026) malam.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran Pemkot Bekasi dan para ulama saat menghadiri peringatan Maulid Nabi bertajuk 'Patriot Bersholawat' di panggung utama kawasan Pasar Baru, Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026) malam.

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Pasar Baru pada Kamis (17/09/2026) malam.
  • ​Pemilihan lokasi bertujuan mendekatkan nilai-nilai keagamaan dengan aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung demi meneladani cara berdagang Rasulullah.
  • ​Pemkot Bekasi menjamin penataan atau revitalisasi kawasan Pasar Baru tidak akan mematikan mata pencaharian para pedagang.
  • ​Revitalisasi pasar juga akan menyasar kawasan lain secara bertahap, termasuk Pasar Pondok Gede dan Pasar Kranji, guna menciptakan ekosistem perbelanjaan yang nyaman.

​PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI menghadirkan nuansa berbeda pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Jika biasanya digelar di dalam masjid, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto justru memilih kawasan Pasar Baru sebagai lokasi perhelatan “Patriot Bersholawat” pada Kamis (17/09/2026) malam.

Langkah tak biasa ini sengaja diambil guna menyelipkan pesan moral sekaligus menenangkan para pedagang terkait isu penataan kawasan.

​Alasan Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru sebagai Lokasi Peringatan Maulid Nabi

​Mengapa Peringatan Maulid Nabi Digelar di Area Perdagangan?

​Pemkot Bekasi sengaja membawa napas keagamaan langsung ke urat nadi perekonomian warga. Langkah strategis ini diambil agar nilai-nilai spiritualitas tidak hanya bergaung di tempat ibadah, tetapi juga membumi di ruang-ruang publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Kita hadirkan lebih dekat dengan masyarakat. Sudah jadi hakikat bahwa agama berada dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Pasar Baru Kota Bekasi, Kamis (17/09/2026).

​Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya meneladani sifat Rasulullah SAW yang juga dikenal sebagai seorang saudagar ulung.

“Beliau berdagang. Beliau mengajarkan kejujuran dalam berdagang, tidak mengambil hak orang lain dan tidak mencari keuntungan dengan merugikan orang lain,” tambahnya.

​Apa Dampak Penataan Kawasan Terhadap Pedagang Pasar Baru?

​Di tengah perayaan keagamaan tersebut, isu penataan kawasan Pasar Baru turut menjadi sorotan utama.

Pemimpin daerah tersebut berharap nilai kebersamaan yang terbangun dalam acara ini bisa menjadi fondasi kokoh untuk proses revitalisasi ke depan.

​“Semoga dari tempat ini kita tidak hanya menyaksikan perubahan sebuah kawasan, tetapi juga memulai perubahan cara kita membangun kota dengan ketertiban, kepedulian, dialog dan kebersamaan,” ujar Tri.

​Menjawab kekhawatiran pedagang akan ancaman kehilangan pelanggan atau penurunan omzet harian akibat relokasi sementara, ia memastikan bahwa penataan murni bertujuan untuk kebaikan bersama.

“Yang kita tata adalah kawasannya, bukan mematikan kehidupan di dalamnya,” tegasnya.

​Bagaimana Solusi Pemkot Bekasi Atasi Kekhawatiran Penurunan Omzet?

​Pemerintah Kota Bekasi menyadari betul dinamika dan penolakan yang kerap muncul di akar rumput saat ada pembenahan.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus berdialog guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

​“Kita ingin Pasar Baru menjadi pasar yang tertib, rapi, bersih, aman dan nyaman bagi ekosistem yang ada di dalamnya, baik pedagang maupun pembeli,” jelasnya.

​Penataan ini mengusung visi tata ruang publik yang berkeadilan. Setiap elemen masyarakat, mulai dari pedagang hingga pengguna jalan, harus mendapatkan haknya secara proporsional.

​“Pedagang punya tempat berdagang yang lebih tertib. Pejalan punya hak melewati trotoar tanpa hambatan. Pengendara punya hak menikmati jalan yang mulus. Pembeli juga punya hak berbelanja dengan nyaman dan aman,” tuturnya.

​Sebagai informasi, penataan pasar tradisional merupakan salah satu agenda berkelanjutan Pemkot Bekasi. Pembenahan serupa juga tengah disiapkan secara bertahap untuk Pasar Pondok Gede dan Pasar Kranji.

​Revitalisasi pasar tradisional kini tidak lagi sekadar menata fisik bangunan, melainkan juga menata peradaban ekonomi masyarakat agar lebih tertib dan sejahtera.

​Bagaimana tanggapan Anda tentang rencana penataan Pasar Baru ini? Bagikan artikel ini kepada rekan Anda dan tulis opini Anda di kolom komentar. Agar tidak tertinggal informasi penting terkait kebijakan pemerintahan di wilayah Anda, segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] dan dapatkan update berita paling tajam setiap hari!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini
Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027
Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat
Babak Baru Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi dan Foster Oil
4 Calon Sekda Kota Bekasi Lolos Seleksi, Tri Adhianto Patok Syarat Wajib ‘Panglima ASN’
Perebutan Kursi Sekda Kota Bekasi 2026: 3 Pejabat Internal Ditantang Birokrat Banjar, Siapa Terpilih?
Kejaksaan Agung RI Geledah Pemkot Bekasi Secara Senyap, Dokumen Bapenda hingga PT Migas Disita
Gebrak Pelayanan, Kepala BPN Kota Bekasi Perintahkan Sapu Bersih Tunggakan Berkas dan Sikat Pungli
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

Kamis, 17 September 2026 - 19:56 WIB

Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini

Kamis, 17 September 2026 - 19:17 WIB

Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027

Kamis, 17 September 2026 - 19:00 WIB

Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat

Kamis, 17 September 2026 - 18:26 WIB

4 Calon Sekda Kota Bekasi Lolos Seleksi, Tri Adhianto Patok Syarat Wajib ‘Panglima ASN’

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x