Hujan Deras Rendam Permukiman Medan Satria dan Kalibaru Kota Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memantau langsung Tinggi Muka Air (TMA) di Pintu Air Prisdo, Jalan M. Hasibuan, Bekasi Timur, di tengah guyuran hujan lebat, Sabtu (17/01/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memantau langsung Tinggi Muka Air (TMA) di Pintu Air Prisdo, Jalan M. Hasibuan, Bekasi Timur, di tengah guyuran hujan lebat, Sabtu (17/01/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi Terdampak: Genangan air dilaporkan melanda wilayah perkampungan di Kecamatan Medan Satria dan Kelurahan Kalibaru.
  • Peringatan BMKG: Potensi cuaca ekstrem (hujan lebat dan angin kencang) diprediksi terjadi pada 17-22 Januari 2026 akibat fenomena La Niña lemah.
  • Respon Cepat: BPBD Kota Bekasi sedang melakukan rekapitulasi data wilayah terdampak dan menyiagakan personel 24 jam.
  • Layanan Darurat: Warga yang membutuhkan evakuasi dapat segera menghubungi layanan Call Center 112.

​Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (17/01) malam hingga Minggu pagi mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Bekasi tergenang banjir, khususnya di Kecamatan Medan Satria dan Kalibaru, Minggu (18/01/2026).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini bergerak cepat melakukan pendataan dan pemantauan titik rawan seiring peringatan cuaca ekstrem dari BMKG hingga 22 Januari mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Wilayah Mana Saja yang Terdampak Banjir di Bekasi?

​Berdasarkan laporan terkini, genangan air cukup signifikan terpantau di wilayah utara Kota Bekasi akibat durasi hujan yang panjang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman S Gunawan, mengonfirmasi bahwa timnya telah menerima laporan masuk dari warga sejak Minggu pagi dan langsung menerjunkan tim pemantau.

​”Adapun beberapa wilayah tersebut diantaranya wilayah perkampungan di Kecamatan Medan Satria dan wilayah Kalibaru, berdasarkan laporan adanya genangan air,” kata Iman S Gunawan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Minggu (18/01/2026).

​Saat ini, BPBD Kota Bekasi tengah melakukan proses rekapitulasi data secara menyeluruh untuk memetakan wilayah lain yang mungkin terdampak imbas curah hujan yang berlangsung sejak pukul 07.16 WIB pagi tadi.

​Apa Penyebab Cuaca Ekstrem di Awal Tahun 2026?

​Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang melanda Indonesia, termasuk Kota Bekasi, pada periode 17-22 Januari 2026 dipengaruhi oleh dinamika atmosfer.

Secara global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan adanya La Niña lemah.

​Kondisi ini meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan. Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat di sebagian perairan Indonesia turut memperparah potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang berisiko menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

​Bagaimana Kesiapan Pemkot Bekasi Menghadapi Bencana Banjir?

​Kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir sebenarnya telah dilakukan Pemkot Bekasi sejak akhir tahun lalu. Pihak BPBD memastikan pengawasan intensif terus dilakukan, termasuk memantau tinggi muka air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bekasi.

​”Kami pantau terus daerah-daerah perumahan, karena khawatir hujan ekstrem terjadi sementara warga sedang bepergian. Itu salah satu concern kami,” ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi terkait kesiapan mitigasi bencana, Selasa (02/12/2025).

​Wiratama menegaskan bahwa seluruh perlengkapan penanganan darurat, mulai dari armada perahu karet hingga personel piket yang dibagi dalam tiga shift selama 24 jam, dalam kondisi siap gerak.

​Ke Mana Warga Harus Melapor Jika Butuh Evakuasi?

​Masyarakat Kota Bekasi diimbau untuk tetap adaptif dan waspada terhadap naiknya debit air. Jika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan proses evakuasi, warga diminta tidak panik dan segera memanfaatkan kanal pelaporan resmi pemerintah.

​”Kami selalu siap respon cepat. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat cukup menghubungi 112. Kami langsung bergerak,” tegas Wiratama.

​Informasi terkini mengenai tinggi muka air dan update cuaca juga dapat diakses masyarakat secara berkala melalui laman media sosial resmi BPBD Kota Bekasi.

​Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengguyur beberapa titik di Kota Bekasi.

Warga diharapkan terus memantau informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon tua atau papan reklame saat angin kencang terjadi.

Butuh bantuan darurat banjir atau pohon tumbang? Segera hubungi Layanan Tanggap Darurat Pemkot Bekasi di nomor 112 (Bebas Pulsa).

Visited 173 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah
Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:35 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x