Jurus Ampuh Wali Kota Bekasi: Dana RW Beken Hidupkan 858 Bank Sampah

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga dan pengurus RW saat melakukan proses penimbangan dan pemilahan sampah di salah satu Bank Sampah binaan DLH Kota Bekasi, Jumat (31/07/2026). Inisiasi program Lingkar RW Beken senilai Rp 100 juta terbukti efektif mendorong kemandirian warga dalam menekan volume sampah dari tingkat hulu. (Ilustrasi)

Sejumlah warga dan pengurus RW saat melakukan proses penimbangan dan pemilahan sampah di salah satu Bank Sampah binaan DLH Kota Bekasi, Jumat (31/07/2026). Inisiasi program Lingkar RW Beken senilai Rp 100 juta terbukti efektif mendorong kemandirian warga dalam menekan volume sampah dari tingkat hulu. (Ilustrasi)

  • Lonjakan Signifikan: Sebanyak 858 dari total 1.020 RW di Kota Bekasi kini memiliki Bank Sampah yang beroperasi aktif hingga Maret 2026.
  • Faktor Pendorong: Angka ini meningkat dua kali lipat berkat kucuran dana hibah Rp 100 Juta per RW melalui program Lingkar RW Beken.
  • Target Pemkot: Upaya ini dirancang untuk memangkas produksi 1.800 ton sampah harian Kota Bekasi dari tingkat hulu (masyarakat).
  • Fokus DLH: Pendampingan ekstra terus dilakukan bagi ratusan RW yang sudah memiliki SK namun belum mandiri melakukan penimbangan.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat lonjakan tajam jumlah Bank Sampah yang beroperasi aktif secara mandiri.

Hingga rilis data per Maret 2026, tercatat sebanyak 858 Bank Sampah telah rutin melakukan penimbangan dari total 1.020 RW di Kota Bekasi.

Kenaikan drastis yang mencapai dua kali lipat dibanding tahun 2025 ini diklaim sebagai buah manis dari program Lingkar RW Beken yang digagas oleh Wali Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Strategi Wali Kota Bekasi Tekan 1.800 Ton Sampah Harian

​Untuk mengurai benang kusut masalah persampahan, Pemkot Bekasi mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 100 juta per RW melalui program Lingkar RW Beken.

Syarat mutlak pencairan dana ini menuntut pengurus RW untuk mendirikan sekaligus mengelola Bank Sampah di wilayahnya masing-masing.

​”Dengan program Pak Wali Kota melalui Lingkar RW Beken melalui bantuan dana Rp 100 Juta kepada pengurus RW itu berhasil untuk dilakukan percepatan Bank Sampah,” kata Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (31/07/2026).

​Skema desentralisasi pengolahan sampah ini dianggap krusial. Pasalnya, volume produksi sampah di Kota Bekasi saat ini menyentuh angka fantastis, yakni mencapai 1.800 ton per hari.

​Mengapa Masih Ada Ratusan Bank Sampah yang Belum Aktif?

​Meski 858 titik sudah aktif, Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) Kota Bekasi mencatat masih ada ratusan RW yang pergerakannya stagnan.

Kiswatiningsih membenarkan bahwa secara administratif, 1.020 RW di Kota Bekasi sudah mengantongi Surat Keputusan (SK) Kepengurusan. Namun, implementasi di lapangan masih memerlukan intervensi lanjutan.

​”Kepada seluruh Bank Sampah sisanya yang belum mandiri. Ini masih menjadi PR kita untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar dari seluruh bank sampah yang belum aktif, bisa turut aktif mulai dari melakukan pemilahan dan penimbangan sampah secara berkala,” jelasnya.

​Apa Kendala Utama Bank Sampah di Tingkat RW?

​Keterbatasan ruang terbuka di permukiman padat penduduk menjadi akar masalah mengapa belum seluruh RW mampu mengelola sampahnya secara mandiri.

Berdasarkan temuan DLH di lapangan, infrastruktur berupa lahan penampungan sementara menjadi kendala utama pengurus lingkungan.

​”Sehingga mereka masih menumpang maupun meminjam lahan dengan beberapa lahan Bank Sampah yang sudah tersedia di wilayah lain untuk dilakukan penimbangan dan pemilihan,” katanya.

​Bagaimana Dampak Program Lingkar RW Beken Terhadap Ekologi?

​Hadirnya ratusan Bank Sampah yang beroperasi aktif ditargetkan mampu memotong rantai distribusi sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan pemilahan sampah organik dan anorganik dari level rumah tangga, beban TPA Sumurbatu diharapkan bisa ditekan secara masif.

​”Supaya dari seluruh Sampah yang terbuang ke TPA adalah hasil sisa sampah residu, yang siap untuk di olah dan itu yang kita harapkan,” katanya.

​Kini, tantangan terbesar Pemkot Bekasi bukan sekadar menambah jumlah, melainkan menjaga konsistensi pengelolaan agar program ini tidak layu sebelum berkembang.

Dukungan masyarakat dalam memilah sampah dari rumah menjadi kunci utama suksesnya program ekologi ini.

Bagaimana sistem pengelolaan sampah di RW Anda? Apakah Bank Sampah sudah berjalan maksimal berkat dana RW Beken? Tuliskan tanggapan Anda di kolom komentar dan baca juga Berita Terkait: Syarat dan ketentuan Bank sampah dan Dana Lingkar RW Beken di Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli
Dishub Bekasi Akui Ada Oknum Petugas Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah
Warga Minta JPO Jika Perlintasan Belakang Grand Mall Ditutup
Resmi, Pemkot Bekasi Gabung Aglomerasi Jabodetabek Connected
Adik Wali Kota Bekasi Dimutasi dari Dinkes ke DKPPP, YAMSI Tepis Isu Nepotisme
Peras Warga! Kejari Tahan 3 Pejabat Perumda Tirta Bhagasasi Terkait Korupsi Rp4,5 Miliar
Wali Kota Bekasi Rombak 24 Pejabat Eselon, Kenapa Kursi Kadinkes Malah Kosong?
Baru Ditata Ulang, DBMSDA Sesalkan Aksi Vandalisme di Taman Tarum Bhagasasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:15 WIB

Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Dishub Bekasi Akui Ada Oknum Petugas Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:21 WIB

Jurus Ampuh Wali Kota Bekasi: Dana RW Beken Hidupkan 858 Bank Sampah

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:26 WIB

Warga Minta JPO Jika Perlintasan Belakang Grand Mall Ditutup

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Adik Wali Kota Bekasi Dimutasi dari Dinkes ke DKPPP, YAMSI Tepis Isu Nepotisme

Berita Terbaru

Infografis transformasi istilah LGBT menjadi LGSP.

Nasional

MUI Resmi Ganti Istilah LGBT Jadi LGSP, Ini Alasannya

Jumat, 31 Jul 2026 - 08:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x