Tanggul Citarum Jebol Rendam Ribuan Rumah di Muara Gembong Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggul Kali Citarum jebol di Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, Senin (19/01/2026) malam. (Foto: Radar Bekasi)

Tanggul Kali Citarum jebol di Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, Senin (19/01/2026) malam. (Foto: Radar Bekasi)

Poin Utama:

  • Lokasi Terdampak: Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
  • Penyebab Utama: Tanggul Sungai Citarum jebol sepanjang 10 meter akibat tanah gembur dan erosi.
  • Dampak: Ribuan rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
  • Waktu Kejadian: Tanggul jebol pada Senin (19/01/2026) pukul 23.50 WIB, banjir meluas pada Selasa (20/1/2026).

KABUPATEN BEKASI – Ribuan rumah di Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, lumpuh total akibat terendam banjir hingga ketinggian 1,5 meter pada Selasa (20/01/2026).

Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh jebolnya tanggul penahan aliran Sungai Citarum sepanjang 10 meter yang tidak mampu menahan debit air yang meningkat pesat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Kronologi Tanggul Citarum di Muara Gembong Jebol?

​Peristiwa jebolnya tanggul bermula pada Senin malam (19/01/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Saat sebagian besar warga sedang beristirahat, air dari Sungai Citarum tiba-tiba meluap dan menerjang permukiman dengan arus yang deras.

​Kerusakan tanggul sepanjang kurang lebih 10 meter membuat volume air yang masuk ke area permukiman warga tak terbendung.

Akibatnya, ribuan warga terpaksa mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi di tengah malam buta guna menyelamatkan nyawa dan harta benda seadanya.

​Apa Penyebab Tanggul Mudah Jebol?

​Kondisi tanah di sekitar bantaran Sungai Citarum wilayah Muara Gembong dinilai menjadi faktor utama kerentanan infrastruktur penahan air tersebut.

Struktur tanah yang gembur membuat tanggul mudah mengalami erosi saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi secara terus-menerus.

​”Pihak desa terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk penanganan darurat, khususnya mengantisipasi kemungkinan tanggul kembali jebol di titik lain,” kata Kepala Desa Pantai Bakti, Wahyudi, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi banjir, Selasa (20/01/2026).

​Wahyudi menambahkan bahwa lokasi tanggul yang berdekatan dengan perumahan warga menambah tingkat risiko dan kepanikan masyarakat setempat.

Kekhawatiran akan adanya tanggul susulan yang jebol masih menghantui warga Desa Pantai Bakti.

​Bagaimana Penanganan Darurat dari Pemkab Bekasi?

​Hingga berita ini diturunkan, warga bersama petugas dari Pemkab Bekasi dan unsur relawan masih berjibaku melakukan perbaikan sementara. Mereka menutup celah tanggul yang jebol menggunakan alat seadanya, seperti cerucuk bambu dan karung berisi tanah (sandbag) untuk menahan laju air.

​Meskipun data resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian materiil belum dirilis oleh BPBD Kabupaten Bekasi, pantauan di lapangan menunjukkan ribuan rumah di sekitar aliran Sungai Citarum masih terendam. Bantuan logistik dan perbaikan tanggul permanen menjadi kebutuhan mendesak bagi warga Muara Gembong saat ini.

​Kondisi di Muara Gembong menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur tanggul di sepanjang aliran Sungai Citarum, mengingat curah hujan diprediksi masih tinggi.

Bagi warga Kabupaten Bekasi yang membutuhkan evakuasi darurat atau ingin menyalurkan bantuan, segera hubungi Call Center BPBD Kabupaten Bekasi atau laporkan kondisi terkini lingkungan Anda ke redaksi kami.

Visited 122 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
Panti Pijat Plus-Plus Tak Tersentuh Aparat, Ulama Kritik Keras Pemkot Bekasi
15 Gugur! Lima Belas Pejabat Lolos Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Bekasi, Ini Daftarnya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Senin, 15 Juni 2026 - 09:06 WIB

Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas

Senin, 15 Juni 2026 - 08:33 WIB

​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!

Berita Terbaru

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Opini

Umat Islam Dominan tapi Didominasi, Ada Apa dengan Ormas?

Senin, 15 Jun 2026 - 19:59 WIB

Dua anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mubakhi (kiri) dan H. Nawal Husni (kanan), yang resmi bertukar tugas antara Komisi 1 dan Komisi 4 dalam rangka rotasi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (15/06/2026). (Foto: Istimewa/Kolase RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

Penyegaran AKD DPRD Kota Bekasi, Dua Legislator PPP Bertukar Komisi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:02 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x