Waspada Modus Baru! Warga Cikarang Gagalkan Transaksi COD Obat Terlarang, 2 Pelaku Diamankan

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Nano Banana 2)

Ilustrasi. (Nano Banana 2)

Poin Utama:

  • Waktu Kejadian: Minggu, 1 Maret 2026.
  • Lokasi: Kampung Kukun RT 11/06, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
  • Modus Operandi: Transaksi beralih menggunakan sistem Cash on Delivery (COD) menyusul penutupan paksa toko-toko berkedok kosmetik.
  • Tindakan: Warga menggagalkan transaksi obat keras (Tramadol dan Heximer), lalu menyerahkan kedua pelaku ke Mapolsek Cikarang Selatan.

BEKASI — Kewaspadaan masyarakat terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan keras tanpa izin edar patut diacungi jempol. Warga Kampung Kukun RT 11/06, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, berhasil mengamankan dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar obat terlarang.

​Penangkapan ini terjadi saat kedua pelaku tengah asyik melakukan transaksi di lingkungan warga pada Minggu (01/03/2026).

Aksi heroik masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lingkungan sangat efektif dalam memutus mata rantai kriminalitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Warga Gerebek Transaksi Terselubung di Kampung Kukun

​Tindakan tegas oleh warga ini bermula dari kecurigaan terhadap aktivitas kedua pelaku di sekitar permukiman.

Setelah diamati secara saksama, mereka ternyata sedang melakukan serah terima barang yang diyakini sebagai obat-obatan keras golongan G, seperti Tramadol dan Eximer.

​Tanpa menunggu lama, warga sekitar langsung menyergap dan mengamankan kedua pria asal Aceh tersebut sebelum mereka sempat melarikan diri dari lokasi kejadian.

​”Padahal tokonya sudah tidak ada, tetapi mereka nekat bertransaksi di luar, sistemnya COD-an begitu. Warga memergoki lalu berhasil mengamankannya,” ungkap salah seorang warga setempat yang ikut dalam penyergapan.

​Modus COD Jadi Pilihan Pasca-Razia Polres Metro Bekasi

​Keberanian para pengedar obat terlarang ini menggunakan sistem pesan antar atau Cash on Delivery (COD) bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan bentuk taktik baru dari para pelaku.

​Sebelumnya, aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi tengah gencar melakukan razia besar-besaran.

Target operasi kepolisian meliputi titik-titik yang disinyalir menjadi sarang peredaran obat keras di wilayah Kabupaten Bekasi.

​Toko Fisik Ditutup Permanen

​Karena mayoritas toko fisik telah ditutup dan disegel oleh pihak berwenang, para pelaku akhirnya memutar otak.

Mereka memanfaatkan sistem pesan antar dan bertemu langsung dengan pembeli di titik tertentu untuk mengelabui pantauan petugas kepolisian.

​Usai diamankan oleh warga, kedua pengedar obat terlarang tersebut langsung diserahkan dan dibawa menuju Mapolsek Cikarang Selatan guna menjalani proses pemeriksaan hukum lebih lanjut.

​Ketegasan Pemerintah Desa dan Imbauan untuk Orang Tua

​Menanggapi insiden penangkapan ini, Kepala Desa Ciantra, Mulyadi Fernando atau yang akrab disapa Bang Bulle, memberikan apresiasi tinggi kepada warganya. Ia menegaskan bahwa wilayahnya harus bersih dari peredaran obat-obatan yang merusak generasi bangsa.

​”Toko-toko di wilayah kami sudah ditutup permanen. Jadi, sekarang para penjual menyiasatinya dengan melakukan transaksi secara COD,” ungkap Kades Ciantra, Mulyadi Fernando, saat dikonfirmasi pada Minggu (01/03/2026).

​Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus proaktif mengawasi pergerakan mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Obat seperti Tramadol dan Heximer yang dikonsumsi tanpa resep dokter sangat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental.

​”Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai mereka terjerumus menjadi pengguna atau bahkan ikut serta dalam jaringan peredaran obat-obatan terlarang tersebut,” tambahnya dengan tegas.

Mari bersama-sama ciptakan lingkungan yang aman! Jika Anda melihat aktivitas yang mencurigakan atau indikasi transaksi obat terlarang di sekitar tempat tinggal Anda, segera laporkan ke pihak berwajib setempat. Bagikan informasi berita ini kepada keluarga dan kerabat untuk meningkatkan kewaspadaan bersama!

Visited 25 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x