Horor Geprek Serang Baru Bekasi: Karyawan Tewas Dibekukan di Freezer

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan jasad di dalam freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Instagram.com/@rumpi_gosip.

Lokasi penemuan jasad di dalam freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Instagram.com/@rumpi_gosip.

Poin Utama:

  • Lokasi Kejadian: Kios ‘Chicken Alfasa’, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
  • Korban: Abdul Hamid (39), penjaga ruko yang ditemukan tewas terbungkus kain di dalam lemari pendingin (freezer), Sabtu (28/03/2026).
  • Kerugian: Dua unit sepeda motor (Honda Beat dan Vario) serta uang tunai Rp500 ribu raib dibawa kabur.
  • Status Hukum: Dua pelaku utama yang merupakan rekan kerja korban telah diringkus aparat kepolisian.

​Warga Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digegerkan oleh penemuan jasad pria membusuk di dalam sebuah freezer penyimpanan daging di Kios ‘Chicken Alfasa’, Sabtu (28/03/2026).

Korban yang diketahui bernama Abdul Hamid (39), tewas mengenaskan dan ditinggalkan begitu saja oleh pelaku pencabutan nyawanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, korban justru ditemukan pertama kali oleh sang pemilik kios yang baru saja pulang mencari ketenangan dari kampung halaman usai mudik Lebaran.

​Bagaimana Kronologi Penemuan Mayat di Kios Ayam Geprek Serang Baru?

​Penemuan horor ini bermula saat sang bos pemilik Kios ‘Chicken Alfasa’ mendatangi tempat usahanya pada Sabtu (28/03/2026) pagi.

Sebelumnya, sejak Rabu (18/03/2026), pelapor beserta keluarganya tengah mudik ke Cilacap dan menyerahkan operasional kios kepada tiga karyawannya, yakni SMN, ANC, dan korban Abdul Hamid yang memang tinggal menetap di ruko tersebut.

​Namun, alangkah terkejutnya sang pemilik saat mendapati tempat usahanya berantakan dan menemukan jasad Abdul Hamid terbujur kaku di dalam lemari pendingin daging miliknya.

​”Berdasarkan keterangan pelapor selaku pemilik usaha, korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain di dalam freezer tempatnya bekerja, sementara dua karyawan lainnya menghilang,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni kepada awak media di Mapolres Metro Bekasi, Senin (30/03/2026).

​Mendapati laporan tersebut, aparat kepolisian yang bersinergi dengan instansi di lingkup Pemkab Bekasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah fakta penting:

  • ​Dua rekan kerja korban, SMN dan ANC, berstatus buron setelah nomor WhatsApp keduanya mendadak tidak aktif.
  • ​Korban sehari-hari bertugas menjaga ruko dari pagi hingga tutup karena sudah sebatang kara dan tidak memiliki keluarga.
  • ​Fasilitas ruko berupa dua unit motor (Honda Beat dan Vario) dan uang tunai Rp500 ribu ludes disapu bersih oleh pelaku.

​Siapa Pelaku Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek di Serang Baru?

​Arah penyelidikan langsung mengerucut tajam kepada dua rekan kerja korban, yakni SMN yang ditugaskan melayani pembeli dan ANC yang bertugas memasak ayam.

Upaya pelarian kedua oknum karyawan nakal ini tidak berlangsung lama setelah tim khusus turun tangan melakukan pengejaran.

​”Dua orang berinisial SMN dan ANC sudah ditangkap dan saat ini sedang dilakukan pengembangan lebih lanjut terkait motif insiden berdarah ini,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, Senin (30/03/2026).

​Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi ekosistem bisnis UMKM di wilayah Kabupaten Bekasi.

Para pemilik usaha diimbau untuk lebih teliti dan tidak sembarangan menitipkan aset kepada karyawan yang belum jelas rekam jejaknya, agar nasib nahas seperti Kios ‘Chicken Alfasa’ tidak terulang kembali.

​Kini, kedua pelaku harus bersiap membusuk di balik jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatan sadis mereka.

Jasad korban sendiri telah dievakuasi untuk proses autopsi guna melengkapi berkas penyidikan lebih lanjut.

Bagaimana menurut Anda mengenai kasus pembunuhan sadis di Serang Baru ini? Jangan lupa bagikan informasi ini ke grup WhatsApp RT/RW Anda agar warga semakin waspada. Simak terus update berita kriminalitas dan kebijakan publik terkini seputar Bekasi Raya hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x