Pembangunan Tol Becakayu Berlanjut, DBMSDA Siap Bongkar Gapura Joyo Martono Selama Sepekan

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulai 21 April 2026, Gapura di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur, akan dibongkar total guna mendukung kelanjutan pembangunan proyek strategis nasional Tol Becakayu.

Mulai 21 April 2026, Gapura di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur, akan dibongkar total guna mendukung kelanjutan pembangunan proyek strategis nasional Tol Becakayu.

Poin Utama:

  • Lokasi: Jalan Joyo Martono, Kecamatan Bekasi Timur.
  • Jadwal Kerja: Mulai 21 April 2026, durasi pengerjaan selama satu pekan.
  • Waktu Operasional: Pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB guna meminimalisir kemacetan.
  • Tujuan: Kelanjutan trase Tol Becakayu dan faktor keamanan karena kondisi Gapura yang sudah rusak.

​Rencana kelanjutan proyek Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) kembali memakan korban fasilitas publik di Kota Bekasi.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memastikan bakal membongkar Gapura atau portal batas jalan di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur, yang dijadwalkan mulai pekan depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil guna melapangkan jalan bagi pembangunan trase tol yang sempat tertunda serta mengantisipasi bahaya akibat kondisi bangunan yang kian rapuh.

Kapan pembongkaran Gapura Jalan Joyo Martono Bekasi Timur dimulai?

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengungkapkan bahwa proses pembersihan material Gapura tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga satu pekan lamanya agar area benar-benar steril bagi aktivitas konstruksi lanjutan.

​Pembongkaran portal batas jalan di Jalan Joyo Martono akan dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026.

​”Pembongkaran Gapura ini berimbas pada kelanjutan trase pembangunan Tol Becakayu dan juga mempertimbangkan kondisi fisik Gapura yang memang sudah rusak,” tegas Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (16/04/2026).

Mengapa Pemkot Bekasi membongkar Gapura di Jalan Joyo Martono?

​Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan PT Trisakti Kartika Adhi Persada (IKKDM) selaku pengelola Tol Becakayu.

Pihak pengelola memerlukan ruang bebas untuk menyesuaikan kebutuhan teknis di lapangan seiring dengan berlanjutnya megaproyek tersebut di wilayah timur Bekasi.

​Berikut adalah poin-poin alasan pembongkaran:

  • Kelanjutan Proyek: Penyesuaian lahan untuk kebutuhan pembangunan fisik trase Tol Becakayu.
  • Keamanan Publik: Kondisi Gapura yang sudah tua dan rusak dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
  • Sinkronisasi Lelang: Saat ini pihak pengelola sedang dalam proses lelang dan pembangunan fisik diprediksi masif dimulai pada akhir tahun 2026.

Bagaimana rekayasa lalu lintas saat pembongkaran Gapura Joyo Martono berlangsung?

​Agar tidak melumpuhkan mobilitas kendaraan di salah satu urat nadi Bekasi Timur tersebut, pengerjaan hanya akan dilakukan pada malam hari (tengah malam). Petugas akan bekerja mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

DBMSDA juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi untuk menerapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di sekitar lokasi selama pengerjaan berlangsung.

​Warga diimbau untuk berhati-hati saat melintasi Jalan Joyo Martono pada jam-jam tersebut dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Bagaimana pendapat Anda mengenai dampak Tol Becakayu bagi kemacetan di Bekasi Timur? Tulis komentar Anda di bawah!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x