Kualitas Udara Kota Bekasi Tidak Sehat, AQI Pagi Ini Tembus 153

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar aplikasi IQAir yang menunjukkan indeks kualitas udara (AQI) Kota Bekasi berada di angka 153 dengan kategori Tidak Sehat akibat tingginya polutan PM2.5 pada Senin (11/05/2026) pagi. (Foto: Tangkapan Layar/RakyatBekasi.com)

Tangkapan layar aplikasi IQAir yang menunjukkan indeks kualitas udara (AQI) Kota Bekasi berada di angka 153 dengan kategori Tidak Sehat akibat tingginya polutan PM2.5 pada Senin (11/05/2026) pagi. (Foto: Tangkapan Layar/RakyatBekasi.com)

​Poin Utama:

  • ​Kualitas udara Kota Bekasi mendapat “rapor merah” dengan skor AQI menyentuh angka 153 pada Senin (11/05/2026) pagi.
  • ​Tingkat konsentrasi polutan utama PM2.5 mencapai 58.0 µg/m³, berstatus Tidak Sehat untuk seluruh lapisan masyarakat.
  • ​Data historis IQAir menunjukkan kualitas udara di wilayah Bekasi berfluktuasi pada level mengkhawatirkan selama beberapa hari terakhir.

​Warga Kota Bekasi harus ekstra waspada saat beraktivitas di luar ruangan pada awal pekan ini. Pasalnya, kualitas udara di Kota Bekasi mendapat “rapor merah” alias masuk dalam kategori tidak sehat pada Senin (11/05/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan data langsung dari situs penyedia peta polusi AirVisual (IQAir), indeks kualitas udara di wilayah ini menembus angka yang membahayakan kesehatan pernapasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Kualitas Udara Kota Bekasi Berstatus Tidak Sehat Pagi Ini?

​Kualitas udara Kota Bekasi memburuk secara signifikan akibat tingginya konsentrasi polutan PM2.5 yang tercatat mencapai 58.0 µg/m³ pada rentang pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

Angka polusi ini secara langsung menempatkan Kota Bekasi pada skor US Air Quality Index (AQI) di level 153.

​Partikel PM2.5 sendiri merupakan polutan mikroskopis dengan diameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil yang sangat berbahaya.

Karena ukurannya yang tak kasat mata, partikel ini dapat dengan mudah terhirup, masuk ke dalam aliran darah, dan menimbulkan ancaman serius bagi paru-paru serta organ jantung manusia.

​Bagaimana Dampak Polusi Udara AQI 153 Bagi Warga Bekasi?

​Skor AQI di angka 153 berada pada rentang 151-200, yang berarti kualitas udara berstatus “Tidak Sehat” bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan lagi sebatas ancaman bagi kelompok rentan.

Sebagai acuan, berikut adalah metrik standar tingkat keparahan polusi menurut AQI:

  • ​0 – 50: Kualitas udara Berkategori Baik.
  • ​51 – 100: Kualitas udara Berkategori Sedang.
  • ​101 – 150: Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif (penderita asma, jantung, dan lansia).
  • ​151 – 200: Tidak Sehat bagi semua orang tanpa terkecuali.

​Kondisi kualitas udara yang memburuk ini terpantau sangat fluktuatif sejak Sabtu (09/05/2026) lalu dan terus menunjukkan tren negatif hingga Senin pagi ini.

Situasi krisis udara bersih ini semestinya menjadi peringatan tajam bagi jajaran Pemkot Bekasi dan Wali Kota untuk segera mengambil intervensi kebijakan nyata, bukan sekadar imbauan normatif.

​Menghadapi kondisi udara yang penuh polusi ini, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas berat di luar ruangan dan wajib mengenakan masker penyaring partikel (seperti KN95) saat harus bepergian.

​Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas udara di lingkungan tempat tinggal Anda hari ini? Bagikan informasi peringatan ini kepada keluarga dan rekan agar mereka lebih waspada.

Baca terus perkembangan berita terkait isu lingkungan dan kebijakan Pemkot Bekasi secara kritis hanya di RakyatBekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x