Bongkar Kesemrawutan Menahun, Tri Adhianto Tata Ulang Pasar Baru dan Pondokgede

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), didampingi Tokoh Masyarakat Bekasi Abdul Rozak (kaos hitam) dan jajaran aparatur terkait saat turun langsung meninjau kondisi jalan basah dan infrastruktur drainase di kawasan perdagangan yang menjadi target penataan. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan solusi penataan kota dapat berjalan optimal bagi masyarakat, Senin (22/06/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (tengah), didampingi Tokoh Masyarakat Bekasi Abdul Rozak (kaos hitam) dan jajaran aparatur terkait saat turun langsung meninjau kondisi jalan basah dan infrastruktur drainase di kawasan perdagangan yang menjadi target penataan. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan solusi penataan kota dapat berjalan optimal bagi masyarakat, Senin (22/06/2026).

​Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi mengeksekusi penataan ulang secara menyeluruh di kawasan niaga Pasar Pondokgede dan Pasar Baru di Jalan Ir. H. Juanda.
  • ​Fokus utama perbaikan mencakup fungsi trotoar, normalisasi drainase anti-mampet, dan aksesibilitas pedagang.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan penataan ini bersifat jangka panjang, bukan sekadar penertiban musiman.
  • ​Target utamanya adalah mengembalikan fungsi ruang publik dan mengurai simpul kemacetan menahun di titik-titik krusial Kota Bekasi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini mengambil langkah tegas untuk mengakhiri kesemrawutan infrastruktur dan lalu lintas yang telah menahun di sejumlah pusat perdagangan.

Setelah berhasil memulai revitalisasi di kawasan Pasar Pondokgede, target perombakan selanjutnya mengarah langsung ke sentra ekonomi Pasar Baru di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah strategis ini dieksekusi guna mengurai titik kemacetan parah dan mengembalikan hak pejalan kaki secara proporsional.

​Mengapa Pemkot Bekasi Menata Ulang Pasar Pondokgede dan Pasar Baru?

​Pemkot Bekasi menata ulang kedua kawasan tersebut karena kondisinya yang sudah lama identik dengan kemacetan lalu lintas parah, trotoar yang beralih fungsi, hingga saluran air (drainase) yang sering tersumbat.

Kesemrawutan aktivitas perdagangan di titik-titik padat ini membutuhkan penanganan serius agar tata ruang publik dapat kembali berfungsi secara optimal dan nyaman bagi warga.

​Bagaimana Strategi Tri Adhianto Mengatasi Kesemrawutan Tersebut?

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa penataan ini dirancang murni sebagai solusi jangka panjang, bukan sekadar penertiban instan.

Proses ini memakan waktu karena mencakup tahapan pendataan komprehensif, dialog persuasif dengan para pedagang, penyediaan relokasi usaha, hingga sinergi lintas instansi.

​”Kita tidak ingin hanya melakukan penertiban sesaat. Yang kita lakukan adalah penataan menyeluruh agar persoalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun bisa diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela-sela tinjauannya, Senin (22/06/2026).

​Apa Saja Infrastruktur yang Diperbaiki di Kawasan Pasar Baru Bekasi?

​Selain merelokasi dan menata lapak para pedagang, Pemkot Bekasi juga fokus membongkar sekaligus membenahi infrastruktur pendukung yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat luas.

Beberapa perbaikan fisik yang sedang dikebut pengerjaannya meliputi:

  • ​Normalisasi drainase: Membersihkan dan memperlebar saluran air guna mencegah genangan banjir lokal.
  • ​Pemasangan PJU: Optimalisasi penerangan jalan umum untuk meminimalisasi kriminalitas di malam hari.
  • ​Revitalisasi trotoar: Mengembalikan trotoar agar lebih ramah, aman, dan nyaman bagi para pejalan kaki.
  • ​Peningkatan aksesibilitas: Memperlebar ruang gerak jalan demi mengurai simpul kemacetan harian.

​Kapan Target Penataan Kawasan Perdagangan Ini Rampung?

​Pemkot Bekasi menargetkan penyelesaian secara bertahap sesuai dengan skala prioritas, ketersediaan anggaran, dan kesiapan infrastruktur pengganti di lapangan.

Tri Adhianto mengakui bahwa mengurai benang kusut tata kota yang telah memfosil selama puluhan tahun memang tidak bisa rampung layaknya membalikkan telapak tangan.

​”Masalah yang sudah puluhan tahun tentu tidak bisa selesai dalam hitungan hari. Tetapi yang terpenting adalah hari ini kita mulai menyelesaikannya satu per satu. Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” kata Tri.

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa esensi dari kebijakan strategis ini adalah pemerataan ketertiban untuk menumbuhkan roda perputaran ekonomi.

​”Tujuan utama penataan ini bukan memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain, melainkan menghadirkan solusi yang bisa bertahan dalam jangka panjang,” tambahnya.

​Melalui keberanian mengambil langkah konkret ini, Pemkot Bekasi berharap kawasan niaga yang tertib, bersih, dan modern tak hanya sekadar wacana kertas, melainkan realita yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan lebih masif.

​Bagaimana pendapat Anda tentang gebrakan penataan Pasar Baru dan Pasar Pondokgede ini? Tinggalkan komentar Anda di bawah, dan bagikan artikel ini agar warga Kota Bekasi lainnya turut mengawal kinerja pemerintah! Baca juga Berita Kota Bekasi Terkini lainnya yang tajam dan terpercaya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x