Realisasi PAD Seret di 41%, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Ultimatum Bapenda Akselerasi Pendapatan

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan instruksi kepada jajaran OPD dan UPTD untuk mempercepat akselerasi PAD yang baru mencapai 41 persen, Rabu (24/06/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan instruksi kepada jajaran OPD dan UPTD untuk mempercepat akselerasi PAD yang baru mencapai 41 persen, Rabu (24/06/2026).

​Poin Utama:

  • ​Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bekasi tertahan di angka 41 persen per 19 Juni 2026.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendesak UPTD Bapenda dan OPD melakukan langkah percepatan ekstrem jelang penutupan Semester I 2026.
  • ​Pemerintah daerah menjamin pemenuhan hak dan insentif bagi petugas pemungut pajak akan segera direalisasikan.

​Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang baru mencapai 41 persen menjelang akhir Juni 2026 menjadi sorotan tajam.

Menyikapi laju perputaran kas daerah yang melambat di penghujung Semester I ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara tegas mendesak jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera bermanuver melakukan akselerasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah taktis ini mutlak dipacu guna memastikan roda program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bekasi tidak terhambat akibat defisit penerimaan.

​Mengapa PAD Kota Bekasi Tahun 2026 Menjadi Sorotan Tajam?

​Realisasi PAD Pemkot Bekasi baru menyentuh angka 41 persen berdasarkan laporan mutakhir per 19 Juni 2026. Angka ini dinilai krusial mengingat tenggat waktu Semester I tahun anggaran 2026 segera berakhir.

​”Karena ujung tombak dari satu proses pembangunan dan bagian dari implementasi dari setiap kebijakan yang ada itu ada di UPTD. Jadi oleh karena itu, hari ini tentu menjadi persoalan yang berat buat kita terkait dengan pendapatan,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (24/06/2026).

​Kondisi tersebut menurutnya, menuntut perhatian ekstra dari seluruh elemen birokrasi. Terlebih, kata dia, capaian pendapatan daerah merupakan fondasi utama keberlangsungan operasional pemerintah kota dan pemenuhan janji politik kepada masyarakat.

​Apa Langkah Strategis Pemkot Bekasi Genjot Pendapatan Daerah?

​Pemkot Bekasi menginstruksikan seluruh Kepala OPD dan Kepala UPTD Bapenda di 12 Kecamatan—termasuk kawasan potensial seperti Rawalumbu, Jatisampurna, dan Jatiasih—untuk segera mengeksekusi strategi percepatan target pungutan. Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap instansi yang gagal mencapai target bulanan.

Mas ​Tri sapaan akrabnya, menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan daerah bukan sekadar wacana administratif, melainkan prioritas mendesak.

“Bagi UPTD dan OPD yang belum mampu menyesuaikan terkait dengan target bulanan maupun triwulan, tentu harus segera melakukan langkah percepatan,” tambahnya.

​Berikut adalah fokus utama akselerasi PAD Pemkot Bekasi memasuki Triwulan III:

  • ​Evaluasi Kinerja UPTD: Menilai efektivitas petugas Bapenda sebagai ujung tombak pungutan retribusi dan pajak di lapangan.
  • ​Pemetaan Potensi Baru: Optimalisasi objek pajak dan retribusi daerah yang belum tergali atau mengalami kebocoran.
  • ​Penyelarasan Target: Merombak strategi penagihan agar beban tidak menumpuk di akhir tahun anggaran 2026.

​Bagaimana Nasib Hak dan Insentif Petugas Pemungut Pajak?

​Di tengah desakan untuk menggenjot target, Pemkot Bekasi memastikan bahwa hak serta insentif para petugas pemungut pajak akan segera direalisasikan sesuai regulasi yang berlaku.

Kebijakan ini diambil guna menjaga moral, integritas, dan memacu produktivitas aparatur di lapangan.

​Orang nomor satu di Kota Bekasi ini menyadari bahwa keseimbangan antara tuntutan kerja dan apresiasi finansial sangat krusial.

“Hak dan kewajiban para pemungut pajak segera direalisasikan, sehingga kita tidak saja menuntut terkait dengan kewajiban, tetapi haknya juga harus diberikan,” pungkasnya.

​Memasuki Triwulan III tahun 2026 nanti, agresivitas pergerakan UPTD Pendapatan akan menjadi tolok ukur utama keberhasilan Pemkot Bekasi dalam mengamankan pundi-pundi kas daerah.

Optimalisasi yang berimbang ini diharapkan mampu melancarkan seluruh program pembangunan demi kesejahteraan warga.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai pelayanan dan transparansi pajak di lingkungan Anda? Bagikan artikel ini untuk menyuarakan opini Anda dan selalu perbarui informasi seputar kebijakan politik serta pemerintahan hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x