Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video memperlihatkan terduga pelaku yang merupakan oknum sopir angkot K-02 saat mengamuk dan menghampiri mobil korban di kawasan Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (11/07/2026).

Tangkapan layar video memperlihatkan terduga pelaku yang merupakan oknum sopir angkot K-02 saat mengamuk dan menghampiri mobil korban di kawasan Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (11/07/2026).

  • Lokasi & Waktu: Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Sabtu (11/07/2026).
  • Pemicu: Oknum sopir angkot K-02 mengamuk lantaran gagal menyerobot antrean kendaraan di area perbaikan jembatan.
  • Dampak: Korban bernama Nugroho (34) menderita luka di bagian dada, dan mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan fisik.
  • Tindakan Hukum: Kasus penganiayaan dan pengrusakan ini telah dilaporkan secara resmi ke Mapolsek Bekasi Selatan.

​Aksi arogan di jalan raya kembali terjadi. Seorang sopir angkutan kota (angkot) K-02 trayek Pondokgede–Bekasi diduga menganiaya pengemudi mobil bernama Nugroho (34) di kawasan Jalan Raya Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Sabtu (11/07/2026).

Insiden pengrusakan dan kekerasan ini dipicu oleh emosi pelaku yang tidak terima saat dirinya gagal menyerobot antrean kendaraan di tengah kondisi lalu lintas yang sedang macet.

​Apa Pemicu Sopir Angkot K-02 Mengamuk di Pekayon?

​Kemarahan pelaku bermula saat korban bersama keluarganya sedang melakukan perjalanan dari arah Jatiasih menuju Kota Bekasi sekitar pukul 10.31 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arus lalu lintas di Jalan Raya Pekayon saat itu tersendat akibat adanya proyek perbaikan jembatan di pertigaan Kemang Pratama.

Kondisi ini mengharuskan seluruh kendaraan yang melintas untuk bersabar dan berjalan secara bergantian.

​Berdasarkan penuturan Nugroho, saat mobilnya berada dalam barisan, sebuah angkot K-02 dari arah belakang mencoba menerobos antrean secara paksa.

@rakyatbekasi.com

Gagal Serobot Antrean saat Macet, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

♬ original sound – rakyatbekasi.com – rakyatbekasi.com

Sopir angkot tersebut bermanuver memotong jalur, namun korban tetap mempertahankan laju kendaraannya agar arus antrean tidak semakin kacau.

​”Saat itu kendaraan kami sedang berada di jalur antrean yang tertib. Tiba-tiba ada angkot dari belakang yang mencoba mendahului batas antrean. Kami hanya berusaha mempertahankan posisi kendaraan agar antrean tetap berjalan sesuai jalurnya,” kata Nugroho kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi, Minggu (12/07/2026).

​Lantaran gagal masuk ke jalur antrean, sopir angkot yang diperkirakan masih berusia 20 hingga 30 tahun itu langsung tersulut emosi.

Pelaku nekat turun dari kursi kemudinya lalu mencaci maki korban dengan rentetan kata-kata kasar.

​Bagaimana Kronologi Pengrusakan Mobil dan Penganiayaan Terjadi?

​Tidak sekadar memaki, pelaku diduga secara sengaja menghalangi laju mobil korban dengan memindahkan sebuah pot bunga dari pinggir jalan ke area tengah jalan. Tindakan provokatif ini sontak membuat arus lalu lintas menjadi semakin terhambat.

​”Karena kendaraan tidak dapat bergerak, istri saya akhirnya inisiatif turun untuk memindahkan pot bunga agar arus lalu lintas kembali berjalan normal,” jelas Nugroho.

​Akan tetapi, aksi arogansi sang sopir tidak berhenti di lokasi pertama. Ketika korban berhasil melintas dan tiba di depan kawasan Grand Delta Pekayon, pelaku rupanya masih memendam amarah dan kembali memburu mobil korban.

​”Beberapa saat kemudian, ketika kendaraan saya melintas di depan kawasan Grand Delta Pekayon, sopir angkot tersebut kembali mengejar dan menyalip kendaraan yang saya bawa,” paparnya.

​Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pelaku menyalip secara ugal-ugalan sebelum akhirnya memblokir jalan.

“Dia menyalip beberapa kendaraan di depan kami lalu berhenti dan memanggil rekannya dari arah berlawanan. Salah satu angkot kemudian diposisikan melintang di depan kendaraan kami,” tambahnya.

​Dalam kondisi terhadang, pelaku kembali berulah dengan melakukan aksi play victim, yakni menjatuhkan dirinya ke aspal seolah-olah ditabrak oleh korban.

Setelah itu, pelaku langsung memukul bodi mobil secara beringas hingga merusak kendaraan korban.

​”Pelaku bahkan diduga menjatuhkan dirinya sendiri seolah-olah menjadi korban tabrak atas ulahnya sendiri, yang menghalangi jalan. Kemudian, pelaku memukul mobil saya dan merusak bagian sisi kanan kendaraan. Saya juga mengalami luka pada bagian dada akibat kejadian tersebut,” ungkap Nugroho menceritakan detik-detik penganiayaan.

​Merasa keselamatan diri dan keluarganya terancam, Nugroho tidak tinggal diam dan membawa kasus ini ke ranah hukum.

Saat ini, terduga pelaku telah dilaporkan ke Mapolsek Bekasi Selatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya atas dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai aksi arogan oknum sopir angkot di jalan raya? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar, dan jangan lupa bagikan artikel ini agar penegakan hukum di Kota Bekasi terus terkawal dengan baik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
Belum Maksimal, Wali Kota Bekasi Instruksikan Lurah Perkuat Pendampingan Aktivasi Bank Sampah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Suasana aktivitas pergerakan kendaraan di sepanjang Jalan H.O.S. Tjokroaminoto, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol nan strategis ini diabadikan untuk mengenang sosok Raden Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto, Pahlawan Nasional yang dijuluki Raja Jawa Tanpa Mahkota sekaligus mentor para tokoh besar revolusi kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x