Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean warga saat membeli kebutuhan pokok dalam Operasi Pasar Murah Mandiri yang digelar Disdagperin Kota Bekasi bekerja sama dengan Perum Bulog di salah satu titik kecamatan Kota Bekasi, Juli 2026. Program ini menargetkan pengendalian inflasi daerah. (Foto: ilustrasi)

Antrean warga saat membeli kebutuhan pokok dalam Operasi Pasar Murah Mandiri yang digelar Disdagperin Kota Bekasi bekerja sama dengan Perum Bulog di salah satu titik kecamatan Kota Bekasi, Juli 2026. Program ini menargetkan pengendalian inflasi daerah. (Foto: ilustrasi)

  • ​Pemkot Bekasi melalui Disdagperin menyelenggarakan Operasi Pasar Murah Mandiri secara bergiliran di 12 kecamatan.
  • ​Program stabilitas harga ini berlangsung mulai tanggal 10 hingga 27 Juli 2026.
  • ​Bertujuan menekan laju inflasi daerah dan menjaga daya beli warga dari lonjakan harga sembako.
  • ​Menggandeng Perum Bulog, distributor besar, hingga agen kebutuhan pokok lokal untuk menjamin stok.

​Di tengah ancaman fluktuasi harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mengambil langkah strategis.

Pemkot Bekasi secara resmi menggelar Operasi Pasar Murah Mandiri yang menyasar warga di 12 kecamatan, mencakup kawasan padat seperti Medansatria, Jatisampurna, Bantargebang, dan Rawalumbu.

Langkah responsif ini dieksekusi guna menekan laju inflasi daerah sekaligus mengamankan daya beli masyarakat yang rentan terhadap lonjakan harga pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan dan Di Mana Pasar Murah Pemkot Bekasi Digelar?

​Operasi Pasar Murah Mandiri ini diselenggarakan secara estafet mulai tanggal 10 hingga 27 Juli 2026. Pelaksanaannya dipastikan menyasar seluruh wilayah di Kota Bekasi agar warga mendapatkan akses pemerataan pangan bersubsidi.

​”Operasi Pasar Murah Mandiri ini akan dilaksanakan mulai tanggal 10 sampai 27 Juli 2026 secara bergilir di 12 kecamatan. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Analis Perdagangan Disdagperin Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (12/07/2026).

​Siapa Saja Pihak yang Terlibat dalam Operasi Pasar Murah Ini?

​Guna memastikan ketersediaan pasokan komoditas, Pemkot Bekasi tidak bergerak sendiri. Disdagperin berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis di rantai pasok pangan.

​Kerja sama lintas sektoral ini mencakup:

  • ​Perum Bulog sebagai penyedia beras dan komoditas utama.
  • ​Distributor bahan pangan berskala besar.
  • ​Pelaku ritel modern di wilayah Bekasi.
  • ​Agen-agen penyedia kebutuhan pokok lokal.

​”Dengan melalui kegiatan itu kami turut berkolaborasi bersama Bulog, Distributor, Ritel dan Agen dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok sekaligus menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

​Mengapa Pasar Murah Penting untuk Mengendalikan Inflasi Daerah?

​Program ini bukan sekadar ajang diskon sembako, melainkan instrumen vital untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan di tingkat akar rumput.

Saat rantai pasokan pangan aman dan harganya terjangkau, potensi kelangkaan yang sering memicu inflasi dapat ditekan sedini mungkin.

​Pelaksanaan pasar murah menjadi tameng ekonomi pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga barang pokok.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempertahankan stabilitas roda ekonomi warga Kota Bekasi, yang memang menjadi salah satu target utama pemerintahan sepanjang tahun 2026.

​Disdagperin Kota Bekasi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk proaktif memanfaatkan program ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan di masing-masing kelurahan atau kecamatan.

Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan sembako murah! Bagikan informasi jadwal Operasi Pasar Murah Mandiri ini ke grup warga atau RT/RW Anda, dan terus pantau berita terbaru seputar kebijakan publik Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi
Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa
Nonton Bareng Swiss Vs Argentina di CFD Kota Bekasi, Rebut Doorprize-nya!
Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat
SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam
Dikritik DPRD, Wali Kota Bekasi Bela Mutasi PPPK Jadi Guru
Telurkan 24 Karya dalam 8 Hari: Konsistensi Tanpa Batas Zenza TekSas Sambut HUT RI ke-81
Belum Maksimal, Wali Kota Bekasi Instruksikan Lurah Perkuat Pendampingan Aktivasi Bank Sampah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:54 WIB

Tekan Inflasi, Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah di 12 Kecamatan

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:36 WIB

Gagal Serobot Antrean, Sopir Angkot K-02 Arogan Aniaya Pengemudi di Pekayon Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pentingnya Circle Pertemanan, Babe Fayadh: Hijrah dari Dosa

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:23 WIB

Be Glow Masih Buka! KOAR Bekasi Pertanyakan Taji Satpol PP Tertibkan Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:54 WIB

SEPAGETI Rawalumbu Kupas Bahaya Ulama Su’ dan Terapi Bekam

Berita Terbaru

Ekstra

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa

Minggu, 12 Jul 2026 - 12:15 WIB

Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Imam Bonjol. Nama jalan protokol elite yang kerap ditemui di berbagai kota besar ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol, ulama besar Sumatra Barat yang berhasil menyatukan rakyat dan memimpin Perang Padri (1803–1838) melawan penjajah Belanda. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 12:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x