- Lokasi: Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi.
- Tanggal Ground Breaking: Dijadwalkan pada 26 Agustus 2026 mendatang.
- Kehadiran Tokoh: Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan hadir untuk melakukan peletakan batu pertama.
- Status Lahan: Pemkot Bekasi telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 12 hektare dan perizinan rampung.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menjadwalkan pelaksanaan ground breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sumurbatu, Bantargebang, pada 26 Agustus 2026.
Kepastian ini disampaikan oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, dengan kesiapan lahan 12 hektare.
Dikabarkan, Presiden Prabowo Subianto sendiri yang akan hadir untuk melakukan peletakan batu pertama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapan Ground Breaking PSEL Sumurbatu Dilaksanakan?
Pelaksanaan ground breaking PSEL Sumurbatu akan berlangsung pada tanggal 26 Agustus 2026 mendatang.
Hal ini dipertegas oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe.
”InsyaAllah tanggal 26 Agustus ini ground breaking untuk pembangkit listrik tenaga sampah. Kebetulan Pak Presiden yang akan melakukan Ground Breaking,” tegas Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (21/08/2026).
Siapa Saja yang Hadir dalam Ground Breaking PSEL Kota Bekasi?
Presiden Prabowo Subianto dikonfirmasi akan hadir untuk melakukan ground breaking PSEL Kota Bekasi. Abdul Harris Bobihoe, politisi Partai Gerindra, mengabarkan kepastian tersebut.
Selain PSEL, kata dia, pada kesempatan yang sama juga akan dilaksanakan ground breaking untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar terbarukan (fuel) melalui teknologi Pirolisis.
Mengenai lahan, Bang Harris sapaan karibnya, menjelaskan perannya. “Lahan sudah disiapkan, insyaAllah kita akan jalan. Kita hanya menyiapkan lahan, yang itu secara kewenangan penuh ada di Danantara yang melakukan lelang dan segala macam,” jelasnya.
Pemkot Bekasi mempersiapkan lahan kurang lebih sekitar 12 hektare dari kebutuhan. “Alhamdulillah seluruh perizinan sudah selesai, tinggal perataan tanah saja,” tuturnya.
Bagaimana Konfirmasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Mengenai PSEL?
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, telah memberikan konfirmasi pelaksanaan ground breaking PSEL Sumurbatu pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Tri saat memberikan amanat pidato dalam Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Kota Bekasi di Alun-alun M. Hasibuan, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (17/08/2026).
”Hadirin yang kami hormati, kita juga menghadapi persoalan besar dalam pengelolaan sampah. Kota Bekasi terus mengawal Proyek Strategis Nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik di kawasan Bantargebang. Mudah-mudahan tanggal 26 Agustus akan dilakukan Groundbreaking pembangunan PSEL di Kota Bekasi,” ucap Tri Adhianto saat memberikan pengarahan dalam pidatonya di lokasi.
Tri menekankan pentingnya teknologi dalam tata kelola sampah untuk manfaat masyarakat yang lebih besar. Namun, ia juga menyerukan partisipasi masyarakat dari tingkat hulu.
“Maka perjuangan kita dimulai dari hal-hal yang sederhana: pilah sampah dari rumah dan jaga lingkungan kita,” tambahnya.
Mengapa Pelaksanaan Ground Breaking PSEL Kota Bekasi Sempat Tertunda?
Pelaksanaan ground breaking PSEL Sumurbatu di Kota Bekasi sempat tertunda sebelumnya karena masalah kesiapan lahan yang dinilai belum memadai.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, sempat mengabarkan jadwal pelaksanaan pada awal Agustus namun tidak terealisasi karena alasan tersebut. Kini, masalah lahan 12 hektare dan perizinan dipastikan sudah rampung.
Bagaimana Respon Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi?
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memastikan jadwal pelaksanaan ground breaking PSEL Sumurbatu sudah ditentukan dan akan berlangsung pada bulan Agustus 2026.
Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengonfirmasi hal tersebut.
”Aku udah tahu tapi tanggal pastinya masih dirahasiakan. Tapi pasti awal Agustus, Karena kami udah bahas mengenai acara untuk peresmian ground breaking,” katanya.
Proyek PSEL di Sumurbatu, Bantargebang, diharapkan dapat mengatasi persoalan sampah yang dihadapi Kota Bekasi dengan teknologi yang memberikan manfaat lebih besar.
Partisipasi masyarakat dalam memilah sampah juga menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan sampah di tingkat hulu.
Baca berita terkait PSEL lainnya dan jangan lupa untuk membagikan atau memberikan komentar. Ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [di sini] agar selalu update dengan berita terbaru.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















