Kemendiktisaintek Rintis Daycare Unggulan Berbasis Masyarakat di Bekasi

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PkM FIP Universitas Bani Saleh bersama tenaga pendidik dan masyarakat sekitar berfoto bersama usai meresmikan program Daycare Berbasis Masyarakat di TK Al-Istiqomah, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

Tim PkM FIP Universitas Bani Saleh bersama tenaga pendidik dan masyarakat sekitar berfoto bersama usai meresmikan program Daycare Berbasis Masyarakat di TK Al-Istiqomah, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (19/08/2026).

  • Lokasi Layanan: TK Al-Istiqomah, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
  • Inisiator Program: Tim PkM FIP Universitas Bani Saleh kolaborasi dengan Kemendiktisaintek.
  • Target Sasaran: Anak usia dini dari keluarga pekerja yang sebelumnya diasuh oleh lansia.
  • Fokus Pengasuhan: 6 ranah perkembangan anak, mulai dari kognitif, motorik, hingga sosial-emosional.

​Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Universitas Bani Saleh resmi menghadirkan program Daycare Berbasis Masyarakat di Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Program inovatif yang dipusatkan di TK Al-Istiqomah ini menjadi solusi nyata dan strategis bagi para orang tua pekerja yang kesulitan memberikan pendampingan penuh bagi anak usia dini.

Inisiatif Daycare ini digagas secara langsung oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Bani Saleh untuk menjawab keresahan orang tua bekerja di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Inovasi Daycare Berbasis Masyarakat Bekasi Bantu Orang Tua Pekerja

​Pelaksanaan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diinisiasi oleh tim dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Bani Saleh.

Tim tersebut diketuai oleh Widi Astuti, M.Pd., didampingi dosen Ilham Jaya, M.Pd., serta melibatkan dua mahasiswa aktif, yakni Elsa Ratu Maryam dan Anna Fitria.

​Layanan ini dirancang tidak sekadar sebagai tempat penitipan anak konvensional. Lebih dari itu, fasilitas ini dibangun untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang aman, terarah, dan memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.

​Mengapa Kelurahan Aren Jaya Membutuhkan Layanan Daycare?

​Pengembangan pusat penitipan anak di Aren Jaya lahir dari realitas sosial ekonomi masyarakat urban Kota Bekasi.

Banyak keluarga yang mengharuskan ayah dan ibu bekerja demi memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga.

​Kondisi tersebut membuat tugas pengasuhan anak usia dini kerap dialihkan kepada kakek, nenek, atau keluarga lanjut usia (lansia).

Sayangnya, para lansia memiliki keterbatasan fisik maupun energi untuk memberikan stimulasi perkembangan, pengawasan penuh, hingga pendampingan aktivitas bermain sepanjang hari.

​”Daycare berbasis masyarakat ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meringankan beban pengasuhan yang selama ini banyak dibantu oleh lansia. Orang tua tetap dapat menjalankan aktivitas pekerjaan, sementara anak memperoleh layanan pengasuhan yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya,” kata Ketua Tim PkM FIP Universitas Bani Saleh, Widi Astuti kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (19/08/2026).

​Apa Saja Fokus Perkembangan Anak dalam Program Daycare Ini?

​Model pengasuhan yang dikembangkan menempatkan anak sebagai pusat layanan (child-centered).

Pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan, kebersihan, istirahat, dan keamanan tetap menjadi prioritas utama.

​Namun, program hibah Kemendiktisaintek ini memberikan nilai tambah melalui stimulasi menyeluruh yang diawasi oleh tenaga terdidik.

Terdapat enam ranah perkembangan yang menjadi fokus utama layanan ini:

  • Sosial-emosional: Membangun kemandirian dan empati anak.
  • Kognitif: Mengasah kemampuan berpikir kritis sejak dini.
  • Motorik: Melatih ketangkasan gerak kasar dan halus.
  • Seni: Mendorong kreativitas dan ekspresi diri.
  • Agama dan Moral: Menanamkan nilai-nilai kebaikan universal.
  • Bahasa: Meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial.

​Keberadaan fasilitas terpadu ini diharapkan mampu menjadi percontohan yang bisa direplikasi di berbagai wilayah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa pengasuhan anak usia dini bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan butuh keterlibatan sistem berbasis masyarakat.

​Jangan lewatkan informasi terbaru dan terpercaya seputar kebijakan pemerintahan, layanan publik, dan kabar ekonomi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Bagikan artikel ini dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi] agar selalu update.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP
Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:59 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x