DBMSDA Siapkan Pelebaran Jalan Pangkalan 5 Akses PSEL Sumurbatu

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana gerbang area lokasi peresmian (groundbreaking) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi di Sumurbatu, Bantargebang. Pemkot Bekasi melalui DBMSDA kini tengah memfokuskan kajian teknis untuk pelebaran Jalan Pangkalan 5 sebagai akses vital penunjang armada truk PSEL. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Suasana gerbang area lokasi peresmian (groundbreaking) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi di Sumurbatu, Bantargebang. Pemkot Bekasi melalui DBMSDA kini tengah memfokuskan kajian teknis untuk pelebaran Jalan Pangkalan 5 sebagai akses vital penunjang armada truk PSEL. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

  • ​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi tengah menyiapkan kajian pelebaran Jalan Narogong Pangkalan 5 untuk aksesibilitas truk PSEL Sumurbatu.
  • ​Pembebasan lahan seluas 190 meter diproyeksikan mulai berjalan pada tahun 2027 mendatang.
  • ​Pemkot Bekasi sebelumnya telah melebarkan akses masuk sejauh 700 meter dengan serapan anggaran mencapai Rp24 Miliar.
  • ​Langkah infrastruktur ini krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan berat pasca fasilitas PSEL beroperasi penuh dalam dua tahun ke depan.

​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi tengah mematangkan rencana pelebaran di Jalan Narogong Pangkalan 5, Kecamatan Bantargebang.

Langkah strategis ini diambil sebagai persiapan aksesibilitas armada truk menuju Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Sumurbatu.

Proyek vital ini dinilai mendesak dieksekusi menyusul peletakan batu pertama (groundbreaking) fasilitas PSEL pada Rabu (26/08/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Strategi Pemkot Bekasi Kebut Pelebaran Jalan Pangkalan 5

​Pemerintah Daerah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kelancaran akses lalu lintas di sekitar area pengolahan sampah.

Kelancaran infrastruktur ini mutlak dibutuhkan agar manuver truk pengangkut sampah tidak memicu kemacetan parah di wilayah Bantargebang.

​Mengapa Pelebaran Jalan Akses PSEL Sumurbatu Mendesak Dilakukan?

​Kebutuhan infrastruktur akses yang memadai sangat mendesak karena volume kendaraan pengangkut diprediksi melonjak tajam saat PSEL beroperasi.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi telah melakukan pelebaran akses masuk sejauh 700 meter dengan anggaran menembus Rp24 Miliar, namun secara kapasitas angka tersebut dirasa belum mencukupi.

​“Itu kan memang kita ada pelebaran jalan. Saat ini memang baru sebagian karena lahannya belum dibayar semua, Nanti masih proses nih. Kalau lahan dibangun sepanjang 190 Meter pelebaran jalan,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Minggu (30/08/2026).

​Kapan Pembebasan Lahan dan Proyek Fisik di Pangkalan 5 Dimulai?

​Pembebasan lahan untuk aksesibilitas lanjutan diproyeksikan baru akan dieksekusi secara optimal pada tahun 2027.

Saat ini, DBMSDA masih berfokus menyusun kajian teknis agar pembebasan lahan di titik masuk Jalan Narogong Pangkalan 5 berjalan mulus tanpa kendala hukum maupun sosial.

​“Lokasi itu akan kita lebarin juga jalannya. Kita lagi bikin kajian, nanti tahun depan rencana pembebasan lahan, baru kita (laksanakan). Karena kan 2 tahun ke depan, pasca lokasi PSEL Sumurbatu ini beroperasi, pasti truk sampahnya akan numpuk ke jalan di Pangkalan 5 semua,” jelasnya.

​Bagaimana Kondisi Kapasitas Jalan Narogong Saat Ini?

​Secara umum, kondisi Jalan Raya Narogong yang pengelolaannya berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai masih sangat mumpuni.

Daya tampung tonase jalan tersebut diyakini masih sanggup menahan mobilitas harian truk sampah milik Pemkot Bekasi.

​“Karena situasi lokasi di Jalan Narogong yang secara kewenangan ada di Provinsi Jawa Barat masih oke, dalam menampung jumlah kendaraan truk pengangkut sampahnya, masih cukup kuat. Yang kurang kan pas masuk ke Pangkalan 5 nya, nanti kan truk sampahnya akan numpuk di situ semua,” katanya.

​Apa Langkah Antisipatif DBMSDA Kota Bekasi ke Depannya?

​Sebagai langkah antisipatif, pengerjaan pembebasan lahan dan pelebaran jalan akan dilaksanakan secara paralel seiring progres pembangunan fasilitas PSEL.

Jika pembebasan lahan tuntas dikerjakan tahun depan, maka pekerjaan fisiknya akan langsung dieksekusi menyesuaikan ketersediaan anggaran.

​“Tahun depan baru pembebasan lahan dulu. Nanti fisiknya mungkin masih 2028 atau 2029. Karena kan proyeksi pembangunan PSEL ini rampung kan hampir 2 tahun atau 18 bulan secara pekerjaan. Jadi kita antisipasi lah, agar nanti pas operasi mudah-mudahan sudah clear-lah, sudah ada pelebaran jalannya,” pungkasnya.

​Kesiapan infrastruktur jalan yang terukur akan menjadi kunci penentu suksesnya operasional PSEL Sumurbatu tanpa merugikan kenyamanan mobilitas warga Bantargebang.

Perencanaan yang matang dari Pemkot Bekasi diharapkan mampu menekan potensi konflik lalu lintas di kemudian hari.

​Ingin tahu kelanjutan progres pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Kota Bekasi? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita lokal terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klaim Tampung 346 Kendaraan ASN di GOR Patriot, Dishub Siagakan 35 Petugas dan Ancam Kempeskan Ban!
Dishub Ancam Kempeskan Ban hingga Derek Kendaraan ASN yang Nekat Parkir di Area Pemkot Bekasi
Aturan Baru! Pemkot Bekasi Larang ASN Parkir Sembarangan, Kendaraan Dialihkan ke GOR Patriot
Aturan Parkir Pemkot Bekasi Diperketat: Kendaraan ASN “Diusir” ke GOR Patriot Candrabhaga, Wajib Jalan Kaki Lewat JPO!
Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!
Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP
Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai
Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Klaim Tampung 346 Kendaraan ASN di GOR Patriot, Dishub Siagakan 35 Petugas dan Ancam Kempeskan Ban!

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Dishub Ancam Kempeskan Ban hingga Derek Kendaraan ASN yang Nekat Parkir di Area Pemkot Bekasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Aturan Baru! Pemkot Bekasi Larang ASN Parkir Sembarangan, Kendaraan Dialihkan ke GOR Patriot

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Aturan Parkir Pemkot Bekasi Diperketat: Kendaraan ASN “Diusir” ke GOR Patriot Candrabhaga, Wajib Jalan Kaki Lewat JPO!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x