Kadiv Pasar PT Mitra Patriot Walk Out di Hadapan Wali Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video Abdul Rozak selaku Kepala Divisi Pasar PT Mitra Patriot (PTMP) merapikan berkas sebelum melakukan walk out dan mengumumkan pengunduran dirinya secara mendadak di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat rapat evaluasi relokasi PKL di Pasar Baru Kota Bekasi, Senin (31/08/2026).

Tangkapan layar video Abdul Rozak selaku Kepala Divisi Pasar PT Mitra Patriot (PTMP) merapikan berkas sebelum melakukan walk out dan mengumumkan pengunduran dirinya secara mendadak di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat rapat evaluasi relokasi PKL di Pasar Baru Kota Bekasi, Senin (31/08/2026).

  • ​Kepala Divisi Pasar PT Mitra Patriot (PTMP), Abdul Rozak, menyatakan mundur (walk out) secara mendadak di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
  • ​Aksi pengunduran diri ini terjadi di tengah rapat evaluasi penataan dan relokasi PKL Pasar Baru Kota Bekasi pada Senin (31/08/2026).
  • ​Keputusan tersebut dipicu oleh tata kelola internal BUMD yang dinilai ambigu serta tidak adanya pembayaran honorarium selama tiga bulan masa kerja.

​Rapat evaluasi relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Kota Bekasi mendadak memanas dan berubah menjadi teater politik pada Senin (31/08/2026).

Di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran pejabat, Abdul Rozak selaku Kepala Divisi Pasar PT Mitra Patriot (PTMP) tiba-tiba meletakkan jabatannya lalu walk out dari forum resmi tersebut.

​Sinyal Perlawanan Politik di Hadapan Wali Kota Bekasi

​Tindakan melipat berkas dan meninggalkan ruangan oleh Abdul Rozak bukanlah sekadar bentuk frustrasi birokratis biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan Rozak yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bekasi ini memberikan bobot politis yang tajam.

​“Izin Pak Wali yang saya hormati, saya sudah bekerja 3 bulan, ambigu tidak jelas. Satu rupiah pun saya belum menerima honorarium. Sementara di pasar saya disebut preman,” kata Abdul Rozak dalam rapat evaluasi di lingkungan Pemkot Bekasi, Senin (31/08/2026).

​Pernyataan keras tersebut seketika meruntuhkan formalitas rapat. Padahal, agenda awal pertemuan tersebut hanya difokuskan pada pembahasan kesiapan fisik fasilitas Blok 2 Pasar Baru Kota Bekasi.

​Mengapa Tata Kelola PT Mitra Patriot (PTMP) Dianggap Bobrok?

​Sistem tata kelola internal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini dinilai jauh dari kata profesional.

Sebelum membalikkan meja diskusi, Rozak sempat menjamin kapasitas area relokasi sudah siap secara operasional.

​”Cukup, Pak. Sekarang juga bisa (digunakan),” ungkapnya singkat.

​Namun, pengakuan selanjutnya mengenai tunggakan hak pegawai dan tudingan sebagai preman di lapangan menjadi pukulan balik bagi manajemen.

Manuver politik ini sengaja dilepaskan untuk menelanjangi carut-marut tata kelola entitas bisnis milik daerah tersebut.

Abdul Rozak selaku Kepala Divisi Pasar PT Mitra Patriot (PTMP) merapikan berkas sebelum melakukan walk out dan mengumumkan pengunduran dirinya secara mendadak di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat rapat evaluasi relokasi PKL di Pasar Baru Kota Bekasi, Senin (31/08/2026).

​Apa Dampak Pengunduran Diri Kadiv Pasar terhadap Pemkot Bekasi?

​Aksi pengunduran diri ini secara langsung melempar “bola panas” kegagalan pengelolaan BUMD ke meja Wali Kota.

Sumpah yang dilontarkan Rozak di hadapan pimpinan daerah serta jajaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi memosisikan dirinya sebagai pihak yang dikorbankan oleh bobroknya sistem.

​“Kalau saya sudah mengurus pasar berbulan-bulan tidak ada kejelasan, di hadapan Pak Wali Kota, demi Allah saya mundur dari PTMP. Terima kasih Pak Wali,” tegas Rozak sebelum merapikan berkasnya dan berjalan keluar dari ruang rapat.

​Dengan melepas jabatan strategis di PTMP tersebut, Rozak berupaya membersihkan reputasi politiknya dari potensi resistensi warga atau pedagang akibat penataan pasar yang tidak terorganisasi dengan baik.

​Pemkot Bekasi kini dihadapkan pada tugas berat untuk mengevaluasi dan merestrukturisasi manajemen PT Mitra Patriot.

Evaluasi total wajib dilakukan agar kegagalan tata kelola BUMD tidak merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun merugikan masyarakat luas.

​Terus ikuti perkembangan berita seputar tata kelola pemerintahan, kebijakan, dan politik di wilayah Bekasi.

Bagikan artikel ini untuk memperluas ruang diskusi warga, dan pastikan Anda bergabung ke Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar tidak ketinggalan informasi terkini.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi Dilantik, DPC GMNI Kota Bekasi Peringatkan Pemkot: Kami Siap Jadi Oposisi Jika Kekuasaan Menyimpang
Serapan Tembus 98 Persen, 1.004 RW di Kota Bekasi Sukses Cairkan Dana Lingkar Beken
Sempat Molor, Pemkot Bekasi Kebut Wisata Air Kalimalang Beroperasi Akhir September 2026
Kepala Kantah Puji PNBK 2026: Bukti Nyata Bekasi Sebagai Miniatur Indonesia
Proyek FO Bulak Kapal Alot! 30 KK Belum Sepakat Harga Pembebasan Lahan, Ini Langkah Pemkot Bekasi
Resmi! Anak Mantan Wali Kota Bekasi Dipolisikan Atas Penipuan Proyek Fiktif APBD Rp252 Juta
Telan Anggaran Rp32 Miliar, Pembangunan Ulang Balai Patriot Kota Bekasi Baru Sentuh 40 Persen
Bukan Sekadar Seremoni, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Libatkan 2.000 Anak Muda di PNBK Jilid III
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Kadiv Pasar PT Mitra Patriot Walk Out di Hadapan Wali Kota Bekasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Resmi Dilantik, DPC GMNI Kota Bekasi Peringatkan Pemkot: Kami Siap Jadi Oposisi Jika Kekuasaan Menyimpang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Serapan Tembus 98 Persen, 1.004 RW di Kota Bekasi Sukses Cairkan Dana Lingkar Beken

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Sempat Molor, Pemkot Bekasi Kebut Wisata Air Kalimalang Beroperasi Akhir September 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Kepala Kantah Puji PNBK 2026: Bukti Nyata Bekasi Sebagai Miniatur Indonesia

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x