Bukan Sekadar Seremoni, Ini Alasan Wali Kota Bekasi Libatkan 2.000 Anak Muda di PNBK Jilid III

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah penari muda dengan balutan riasan dan kostum tradisional berwarna merah tampak antusias bersiap membawakan Tari Massal Ronggeng Menor. Aksi kolosal ini merupakan rangkaian dari perhelatan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/08/2026).

Sejumlah penari muda dengan balutan riasan dan kostum tradisional berwarna merah tampak antusias bersiap membawakan Tari Massal Ronggeng Menor. Aksi kolosal ini merupakan rangkaian dari perhelatan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (30/08/2026).

  • ​Sekitar 2.000 penari muda dari tingkat SD, SMP, hingga sanggar tari se-Kota Bekasi sukses membawakan Tari Massal Ronggeng Menor di kawasan CFD Jalan Ahmad Yani.
  • ​Aksi kolosal tersebut menjadi sajian utama dalam perhelatan akbar Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III yang digelar pada Minggu (30/08/2026).
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemkot Bekasi untuk terus memberikan ruang kreativitas agar generasi muda dapat mengenal dan melestarikan budaya lokal.
  • ​Ragam kesenian lain, seperti Tari Bebeg dan atraksi Wayang Jumbo setinggi empat meter, turut menjadi daya tarik utama bagi ribuan pengunjung.

Ribuan pengunjung kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, terpukau oleh aksi 2.000 penari muda yang membawakan Tari Massal Ronggeng Menor secara kolosal pada Minggu (30/08/2026).

Penampilan memukau ini menjadi sajian utama dalam perhelatan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III, yang tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya oleh generasi penerus bangsa.

​Wali Kota Bekasi Jadikan PNBK Jilid III Sebagai Panggung Kreativitas Generasi Muda

​Keterlibatan anak-anak sekolah dan komunitas sanggar lokal menjadi fondasi penting dalam kesuksesan PNBK Jilid III.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemkot Bekasi menilai bahwa upaya melestarikan tradisi Nusantara tidak bisa hanya mengandalkan acara seremonial belaka.

​“Saya justru senang melihat anak-anak kita tampil. Mereka punya ruang untuk menunjukkan kemampuan, bertemu dengan teman-temannya dan mengenal budaya. Ini yang harus terus kita berikan,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di kawasan CFD Jalan Ahmad Yani, Minggu (30/08/2026).

​Mengapa Pelibatan Generasi Muda Penting dalam Melestarikan Budaya Nusantara?

​Generasi muda merupakan kunci keberlanjutan sebuah tradisi lokal agar tidak lekang oleh zaman.

Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk terjun dan mengalami langsung proses berkesenian sehingga nilai luhur budaya bisa meresap secara natural ke dalam diri mereka.

​“Budaya akan terus hidup kalau ada yang mau mempelajari, menampilkan dan menikmatinya. Karena itu generasi muda harus mendapatkan panggung,” katanya.

​Apa Saja Penampilan Seni yang Memeriahkan PNBK Jilid III di CFD Bekasi?

​Selain Tari Massal Ronggeng Menor yang melibatkan sekitar 2.000 penari muda dari seluruh penjuru Kota Bekasi, rangkaian parade PNBK Jilid III juga menyajikan ragam atraksi seni yang mengundang decak kagum.

​Berikut beberapa sajian seni ikonik yang mewarnai kawasan CFD Jalan Ahmad Yani:

  • Penampilan Annisa Dalimunthe: Penyanyi dan model cilik berbakat asal Bekasi yang pernah merumput di panggung internasional ini membawakan lagu bertajuk “Merah Putih Gemilang”.
  • Atraksi Sanggar Mekar Muda: Para seniman muda dari sanggar ini membawakan Tari Bebeg yang dinamis dan atraktif.
  • Kehadiran Wayang Jumbo: Sanggar Wayang Ajen sukses menyedot perhatian warga dengan mengusung sosok Wayang Jumbo berukuran raksasa setinggi kurang lebih empat meter.

​Bagaimana Dampak Panggung Budaya Terhadap Kepercayaan Diri Anak Bekasi?

​Tampil di hadapan ribuan warga yang memadati kawasan CFD memberikan dampak psikologis yang positif bagi para penari muda.

Pengalaman ini melatih mental sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak-anak Kota Bekasi dalam berekspresi di ruang publik.

​“Awalnya deg-degan karena yang nonton banyak. Tapi pas musik mulai, jadi semangat. Senang bisa tampil bareng teman-teman,” kata Aulia (13), salah satu peserta Tari Ronggeng Menor kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela-sela waktu penampilannya, Minggu (30/08/2026).

​Merespons antusiasme tersebut, Wali Kota Bekasi berharap kegiatan kesenian yang difasilitasi Pemkot Bekasi ini mampu melahirkan generasi unggul yang bangga terhadap identitas budayanya.

​“Kita ingin anak-anak Bekasi tumbuh sebagai generasi yang mengenal budayanya, tetapi juga berani tampil dan berkarya. Panggungnya harus kita siapkan,” tutur Tri.

Perhelatan Pesona Nusantara Bekasi Keren Jilid III terbukti ampuh dalam mempertemukan semarak warga kota dengan keluhuran budaya lokal yang dibawakan langsung oleh generasi muda Kota Bekasi.

Momentum ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang semakin inovatif dan meriah.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai aksi 2.000 penari muda di PNBK Jilid III ini? Berikan komentar Anda, bagikan artikel ini, dan pastikan Anda ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [di sini] agar selalu update dengan berita pemerintahan dan layanan publik terkini!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?
DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!
Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD
Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:01 WIB

Darurat Fiskal! Belanja Pemkot Bekasi 2027 Merosot Drastis ke Rp6,69 Triliun, Apa Dampaknya ke Publik?

Jumat, 11 September 2026 - 10:44 WIB

DBMSDA Kota Bekasi Ultimatum Pengelola JPO Stasiun Kranji: Perbaikan Total atau Kontrak Tidak Diperpanjang!

Jumat, 11 September 2026 - 09:55 WIB

Tiga JPO di Kota Bekasi Menua dan Rusak Parah, DBMSDA Buru Investor untuk Peremajaan Terintegrasi TOD

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x