- Lokasi Proyek: Jalan Pramuka, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Selatan.
- Fokus Perbaikan: Pemerataan paving blok akibat genangan air, perbaikan Tugu, serta peremajaan Gedung Kantor UPTD Pertamanan.
- Fasilitas Baru: Pembangunan Galeri di dekat area lapangan tenis untuk menunjang interaksi warga.
- Pelaksana: Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi (area dalam) melanjutkan pekerjaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi (area luar).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi tengah mengebut penataan ulang kawasan Hutan Kota Alun-alun M. Hasibuan.
Proyek revitalisasi yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Selatan ini difokuskan pada perbaikan fasilitas publik dan aksesibilitas pejalan kaki.
Langkah strategis ini diambil guna mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau sekaligus merespons kerusakan infrastruktur yang mengalami penurunan akibat genangan air.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus Penataan Hutan Kota Alun-Alun M Hasibuan oleh Disperkimtan Kota Bekasi
Apa Saja Fasilitas yang Diperbaiki di Hutan Kota Alun-alun M Hasibuan?
Penataan kawasan ruang publik ini menyasar perbaikan menyeluruh pada infrastruktur area dalam.
Fasilitas yang dibenahi mencakup jalur pejalan kaki, area tugu, gedung perkantoran, hingga penambahan fasilitas penunjang baru.
”Dengan pekerjaan yang kita lakukan menyasar kepada area dalam. Sedangkan, pada area luar sudah lebih dulu dilakukan penataan oleh DBMSDA,” kata Kepala Disperkimtan Kota Bekasi Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (02/09/2026).
Sebagai informasi, pembenahan infrastruktur internal yang saat ini tengah dieksekusi mencakup beberapa item penting, yakni:
- Pemerataan dan pemasangan ulang paving blok.
- Perbaikan Tugu dan kawasan Hutan Kota.
- Peremajaan Gedung Kantor UPTD Pertamanan milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
- Pembuatan Galeri baru di area lapangan tenis.
”Termasuk perbaikan terkait dengan kawasan Hutan Kota Alun-alun dan Tugu yang ada disekitar lokasi dan beberapa item lainnya maupun peremajaan Gedung Kantor UPTD Pertamanan maupun pembuatan Galeri di dekat lokasi Tenis,” tuturnya.
Mengapa Paving Blok Alun-Alun M Hasibuan Harus Dibongkar?
Pembongkaran dan pemasangan ulang paving blok terpaksa dilakukan karena kondisi dasar tanah yang telah mengalami penurunan.
Kerusakan infrastruktur pejalan kaki ini terjadi akibat imbas genangan air yang kerap merendam kawasan tersebut.
Melalui penataan fisik ini, Pemkot Bekasi berorientasi untuk tidak sekadar mempercantik estetika kawasan, tetapi memastikan keamanan jalur pejalan kaki.
Apa Dampak Revitalisasi bagi Warga Kota Bekasi?
Revitalisasi ini diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kenyamanan warga yang rutin memanfaatkan ruang publik tersebut untuk beraktivitas maupun berolahraga.
Hadirnya galeri baru di dekat lapangan tenis juga diharapkan mampu memberi nilai tambah bagi kawasan Alun-alun M. Hasibuan sebagai pusat interaksi sosial masyarakat.
”Penataan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi lapangan, khususnya pada titik-titik yang dinilai membutuhkan perbaikan akibat kerusakan atau penurunan kualitas infrastruktur,” imbuhnya.
Penyempurnaan infrastruktur publik ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Bekasi dalam menjaga kelestarian ruang terbuka hijau agar tetap aman, nyaman, dan terawat secara optimal.
Ikuti terus perkembangan infrastruktur dan berita terhangat seputar Kota Bekasi melalui Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [sini] agar Anda senantiasa update setiap harinya!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















