- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah merampungkan kajian Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) untuk proyek Fly Over (FO) Bulak Kapal.
- Skema pengalihan arus difokuskan di Jalan Joyo Martono dengan titik putar balik kendaraan di depan Mall Bekasi Trade Center (BTC).
- Pelaksanaan rekayasa lalu lintas masih menunggu rampungnya proses pembebasan lahan oleh BPN dan Disperkimtan Kota Bekasi.
- Konstruksi fisik FO Bulak Kapal ditargetkan mulai pada akhir Oktober 2026 dengan estimasi pengerjaan selama 10 hingga 11 bulan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi tengah mematangkan persiapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) menjelang dimulainya pembangunan fisik Fly Over (FO) Bulak Kapal.
Skema pengalihan arus yang berpusat di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur ini dirancang khusus untuk mengurai potensi kemacetan parah selama masa konstruksi.
Pelaksanaan rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan akan mengikuti ritme pengerjaan proyek dari Kementerian PUPR yang diprediksi mulai bergulir pada akhir Oktober mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persiapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Bagaimana Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jalan Joyo Martono?
Skema pengalihan arus lalu lintas akan dipusatkan di sekitar kawasan Mall Bekasi Trade Center (BTC) yang terletak di Jalan Joyo Martono.
Seluruh kendaraan bermotor nantinya akan diarahkan untuk melakukan putar balik (U-Turn) pada lokasi yang telah disiapkan.
Langkah strategis ini diambil Dishub Kota Bekasi agar volume kendaraan tidak menumpuk di satu titik persimpangan dan arus lalu lintas tetap kondusif selama alat berat beroperasi.
”Secara kajian untuk penerapan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, mungkin sudah kita lakukan analisa sejak 6 bulan atau 1 tahun yang lalu sudah. Jadi kita sedang menunggu proses pembebasan lahan rampung dan lain-lain,” kata Kepala Dishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (02/09/2026).
Zeno menambahkan bahwa kajian teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) juga sudah diselesaikan jauh-jauh hari.
”Jadi kita menunggu pembangunannya dulu secara waktu, soal Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Andalalin nya sudah,” katanya.
Kapan Konstruksi Fisik Fly Over Bulak Kapal Dimulai?
Pelaksanaan konstruksi fisik Fly Over Bulak Kapal dijadwalkan mulai pada akhir Oktober 2026. Jadwal ini sangat bergantung pada proses ganti rugi pembebasan lahan warga yang saat ini masih ditangani oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi.
”Iya, kita masih nunggu dari Disperkimtan nih. BPN kan lagi proses. Targetnya minggu kedua September sudah selesai. Amanlah,” ucap Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto, Minggu (30/08/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) saat ini menanti tahapan lelang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat selesai.
”Kita kan lelangnya juga kemungkinan SPK-nya akhir Oktober lah. Secara schedule sih oke, mudah-mudahan lancar semua,” jelasnya.
Mengapa Pembebasan Lahan FO Bulak Kapal Harus Segera Rampung?
Tenggat waktu penyelesaian administrasi dan pembayaran ganti rugi lahan menjadi sangat krusial karena Kementerian PUPR telah menetapkan batas waktu yang ketat.
Pemkot Bekasi dituntut bergerak cepat mengejar tahapan penyelesaian yang berjalan secara paralel.
”Akhir bulan ini dijadwalkan untuk tahap pembayaran. Sesuai target kami, akhir Agustus pembayaran selesai sehingga pada September pengerjaan lapangan diharapkan sudah dapat dimulai,” ujarnya.
Idi menegaskan bahwa tahapan ini berpacu dengan waktu agar Surat Perintah Kerja (SPK) dapat diterbitkan sesuai jadwal demi meminimalisasi durasi gangguan lalu lintas.
”Dikarenakan dari pihak Kementerian memiliki batas waktu tersendiri. Paling lambat awal Oktober SPK sudah keluar. Termasuk, untuk target penyelesaian konstruksi fisik pembangunan FO Bulak Kapal target kami di bawah 12 bulan, yakni berkisar antara 10 hingga 11 bulan secara lamanya pekerjaan,” sambungnya.
Kehadiran infrastruktur Fly Over Bulak Kapal diharapkan menjadi solusi definitif dalam mengurai titik kemacetan menahun di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi rekayasa lalu lintas dari otoritas terkait guna merencanakan perjalanan yang lebih nyaman.
Jangan lewatkan informasi terbaru mengenai rekayasa lalu lintas dan progres pembangunan Kota Bekasi.
Bagikan artikel ini kepada kerabat Anda, berikan komentar di bawah, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan berikut: [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita teraktual!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















