- Jalan Raya Narogong yang berstatus jalan provinsi di Kota Bekasi segera diperbaiki secara total guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau kesiapan infrastruktur usai memimpin Rakor Porprov Jabar 2026 di Pemkot Bekasi.
- Pemprov Jabar berkomitmen mengalokasikan tambahan dana melalui APBD Perubahan jika anggaran reguler tidak mencukupi untuk pembenahan fisik secara menyeluruh.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akhirnya mengambil langkah tegas mempercepat perbaikan infrastruktur di sepanjang ruas Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi.
Akses vital yang melintasi kawasan Bantargebang hingga perbatasan kabupaten ini kerap dijuluki “jalur maut” akibat banyaknya lubang dan jalan rusak yang memicu kecelakaan lalu lintas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan bahwa penanganan fisik jalur provinsi tersebut kini sedang berlangsung di lapangan dan menolak keras sistem perbaikan yang sekadar tambal sulam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perbaikan Jalan Raya Narogong Menjadi Fokus Utama Pemprov Jabar
Mengapa Jalan Raya Narogong Kota Bekasi Menjadi Prioritas Utama?
Jalur strategis ini masuk dalam daftar prioritas karena tingginya volume kendaraan logistik dan tingkat kecelakaan yang sering membahayakan nyawa masyarakat sekitar.
Penanganan infrastruktur yang serius sangat mendesak agar roda perekonomian dan mobilitas warga tidak terus terhambat.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses pengerjaan sudah diinstruksikan untuk segera diselesaikan.
”Narogong itu jalan rayanya provinsi dan sekarang kan sudah mulai ada perbaikan,” kata Dedi Mulyadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (04/09/2026).
Bagaimana Skema Pendanaan Infrastruktur Jalur Provinsi Tersebut?
Pembiayaan perbaikan infrastruktur awalnya menggunakan alokasi pemeliharaan reguler, namun Pemprov Jabar siap membuka opsi penambahan dana secara signifikan.
Jika ekskavasi dan perbaikan dasar belum cukup menuntaskan masalah, Dedi Mulyadi menjanjikan perbaikan menyeluruh tanpa kompromi untuk memastikan kualitas jalan dapat bertahan lama di bawah beban kendaraan berat.
Langkah proaktif ini diambil sebagai jaminan keamanan bagi para pengendara yang melintas. Pemerintah tidak akan ragu menyuntikkan dana tambahan pada perubahan anggaran mendatang apabila perhitungan teknis di lapangan membutuhkan biaya lebih besar.
”Sudah ada perbaikan dan kemudian nanti kalau ada problem lagi yang ada di situ, segera kita benahi secara total ya. Kalau nanti ada pembiayaan yang belum teralokasikan, di perubahan anggaran ini kita masukkan,” tegasnya.
Keselamatan dan kenyamanan warga yang melintasi koridor strategis Jawa Barat ini kini sepenuhnya bergantung pada efektivitas eksekusi proyek tersebut.
Pembenahan Jalan Raya Narogong diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan secara drastis, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang harus bertaruh nyawa akibat lambatnya respons terhadap jalan rusak.
Ingin terus mengikuti perkembangan pembangunan infrastruktur dan kebijakan publik terbaru di Kota dan Kabupaten Bekasi?
Mari bagikan artikel ini dan pastikan Anda bergabung ke Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya, lugas, dan tajam!
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















