​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan

- Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Muhammad Solikhin, saat memberikan keterangan pers kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com terkait evaluasi dan target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026 di Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Selasa (03/11/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Muhammad Solikhin, saat memberikan keterangan pers kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com terkait evaluasi dan target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026 di Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Selasa (03/11/2026). (Foto: Dok. RakyatBekasi.Com)

  • ​Target Akhir Tahun: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Muhammad Solikhin menargetkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi mencapai minimal 90 persen pada akhir Triwulan IV (Desember 2026).
  • ​Realisasi Per Oktober 2026: Capaian sementara PAD Kota Bekasi hingga 30 Oktober 2026 telah menembus Rp2,5 triliun atau melampaui 75 persen.
  • ​Melampaui Prognosis: Angka realisasi saat ini berada di atas target perkiraan (prognosis) Pemkot Bekasi untuk periode Oktober yang dipatok di kisaran 72–73 persen.
  • ​Strategi Akselerasi: Dalam sisa waktu 2 bulan (November–Desember 2026), Pemkot Bekasi menginstruksikan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil agar beban pendapatan tidak hanya bertumpu pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

SEKRETARIS DAERAH (SEKDA) KOTA BEKASI yang baru menjabat, Muhammad Solikhin, memasang target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi menembus angka minimal 90 persen hingga penutupan Tahun Anggaran 2026.

Optimisme tersebut didasarkan pada tren positif realisasi pendapatan daerah yang telah melampaui 75 persen atau sekitar Rp2,5 triliun per 30 Oktober 2026.

Guna mengejar sisa target dalam kurun waktu dua bulan terakhir, Pemkot Bekasi kini menginstruksikan akselerasi dan kolaborasi menyeluruh lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Optimisme Target PAD Kota Bekasi 2026 di Bawah Komando Wali Kota Bekasi dan Sekda Baru

​Menjelang akhir tahun anggaran, stabilitas fiskal menjadi ujian krusial bagi jajaran birokrasi Pemkot Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi.

Kehadiran Muhammad Solikhin di kursi Sekda Kota Bekasi membawa mandat besar untuk memastikan roda penerimaan pajak dan retribusi daerah berputar optimal sebelum tutup buku pada akhir Desember 2026.

​Mengapa Sekda Kota Bekasi Optimistis Target PAD 2026 Tembus 90 Persen?

​Sekda Kota Bekasi Muhammad Solikhin optimistis target PAD 90 persen dapat tercapai karena realisasi penerimaan daerah hingga akhir Oktober 2026 telah melampaui angka prognosis yang ditetapkan sebelumnya.

Berdasarkan laporan data sementara per 30 Oktober 2026, pundi-pundi kas daerah telah terisi melampaui 75 persen dari total target.

​Capaian tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan proyeksi (prognosis) yang disusun oleh Pemkot Bekasi untuk periode yang sama.

Berikut adalah rincian performa sementara PAD Kota Bekasi hingga Oktober 2026:

  • ​Nilai Realisasi Sementara: Sekitar Rp2,5 triliun (per 30 Oktober 2026).
  • ​Persentase Realisasi: Melampaui 75 persen dari total target tahunan.
  • ​Batas Prognosis Oktober 2026: Dipatok pada kisaran 72 hingga 73 persen (terlampaui sekitar 2–3 persen).
  • ​Sisa Waktu Optimalisasi: 2 bulan efektif (November hingga Desember 2026).

​”Artinya, melebihi dari prognosis yang kita buat di akhir Oktober. Jadi, sampai dengan hari ini saya masih optimistis bahwa capaian kita insyaallah minimal 90 persen,” kata Muhammad Solikhin kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Selasa (03/11/2026).

​Bagaimana Strategi Pemkot Bekasi Mengejar Sisa Target PAD dalam Dua Bulan?

​Pemkot Bekasi menerapkan strategi kolaborasi lintas sektoral dengan menggerakkan seluruh OPD penghasil agar beban pencapaian target tidak semata-mata bertumpu pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.

Solikhin menilai bahwa struktur pendapatan daerah memiliki irisan kewenangan yang luas, baik dari sektor pajak daerah maupun retribusi layanan publik.

​Optimalisasi retribusi menuntut peran aktif berbagai instansi teknis, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, hingga Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi.

Oleh sebab itu, kata dia, sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam memaksimalkan potensi penerimaan yang belum terserap.

​”Sektoral pendapatan kan tidak hanya tugas dari Bapenda saja sebagai OPD penghasil. Tetapi, juga ada OPD OPD lainnya yang juga turut andil,” jelasnya.

​Dampak Penguatan Koordinasi Sekda Baru terhadap Akselerasi OPD Penghasil Apa Saja?

​Penguatan koordinasi langsung oleh Sekda Kota Bekasi berdampak pada percepatan eksekusi penagihan potensi pajak serta penghapusan sekat birokrasi antar-OPD penghasil di lingkungan Pemkot Bekasi.

Sebagai panglima tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat kota, Solikhin menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung ritme kerja tiap kepala dinas dan badan.

​Langkah akselerasi ini krusial agar tidak terjadi stagnasi penerimaan pada pekan-pekan krusial jelang penutupan buku anggaran Desember 2026.

Setiap perangkat daerah diwajibkan memiliki rasa tanggung jawab kolektif terhadap kesehatan postur APBD Kota Bekasi.

​”Begitu saya di Sekretaris Daerah, harusnya saya jauh bisa mengakselerasi ini. Karena memang kita bicara pendapatan pajak sama retribusi itu kan bukan tanggung jawab Bapenda saja. Ini tanggung jawab Pemerintah Kota Bekasi,” sambungnya.

​Melalui pengawasan berjenjang di tingkat sekretariat daerah, seluruh potensi kebocoran maupun keterlambatan setoran retribusi diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Solikhin pun menginstruksikan seluruh jajaran OPD penghasil untuk segera merapatkan barisan.

​”Artinya, semua OPD penghasil, ayo mari sama-sama kita kolaborasikan dalam rangka mengoptimalkan mengejar target ini. Sehingga harapan saya 90 persen,” tandasnya.

​Dengan sisa waktu efektif hingga akhir Desember 2026, publik kini menanti gebrakan nyata dari koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin Sekda baru Kota Bekasi tersebut.

Keberhasilan menembus angka psikologis 90 persen akan menjadi fondasi penting bagi pembiayaan pembangunan infrastruktur dan layanan publik bagi warga Kota Bekasi ke depannya.

​Bagaimana menurut Anda mengenai target capaian PAD Kota Bekasi di penghujung tahun 2026 ini? Sampaikan tanggapan Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan baca ulasan mendalam lainnya seputar kebijakan Pemkot Bekasi di portal kami. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan terpercaya setiap hari.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya
Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!
​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam
Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!
Selain Lantik Sekda Definitif, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Promosikan Sekpri Jadi Lurah Margamulya!
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rombak 67 Pejabat Pemkot dan Direksi BUMD: Ini Daftar Lengkapnya!
Tragedi Truk Molen Maut Renggut 6 Nyawa, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Audit Total Kendaraan Berat!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:54 WIB

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya

Selasa, 3 November 2026 - 09:36 WIB

​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan

Selasa, 3 November 2026 - 09:12 WIB

Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!

Senin, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos

Senin, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x