Aktivis Bekasi Kecam Kebijakan dan Pencitraan Plt Wali Kota yang Ugal-Ugalan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Desember 2022 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sejumlah tokoh masyarakat, aktivis dan juga mantan anggota DPRD Kota Bekasi mendeklarasikan “Gerakan Rakyat (Gerak) Bekasi” bertempat di Cafe Peneleh, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jum’at (23/12/2022). Menurut deklarator “Gerak Bekasi” yang juga mantan Legislator Kalimalang Rosihan Anwar, pihaknya akan terus menyikapi kebijakan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono yang dinilainya ugalan-ugalan. Sejak menjabat sebagai Plt Wali Kota Bekasi, kata dia, kebijakan Tri Adhianto Tjahyono selalu menimbulkan kegaduhan dan hanya fokus pencitraan dirinya dengan menggunakan anggaran daerah. “Banyak kebjikannya yang hanya bikin gaduh, karena diputuskan secara ugal-ugalan. Contoh aja pembagian BLT yang tidak tepat sasaran, karena sumber data yang tidak valid. Lalu juga soal pemberhentian Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Solihat. Pemberhentian itu menyalahi aturan dan tidak beretika,” ujar pria yang akrab disapa haji Aan ini. Terkait pemberhentian Dirut Perumda Tirta Patriot, kata dia, adalah kebijakan yang tidak mendasar sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat Kota Bekasi. “Kebijakan yang diambil melebihi kewenangannya sebagai Plt Wali Kota,” tegasnya. Masih di tempat yang sama, Mantan Ketua Umum Kapemasi Bandung Oman Abdurahman sekedar mengingatkan bahwasanya jabatan Plt itu sama dengan pegawai magang. “Kebijakan Tri Adhianto Tjahyono, kami nilai sangat ugal-ugalan dan tidak sesuai dengan aturan sehingga merugikan kepentingan masyarakat Kota Bekasi,” kata Oman. Oman menuding, Mas Tri sapaan akrabnya, hanyalah mencari modal buat Pilkada 2024. Senada dengan Oman, mantan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Bekasi Ahmad Taufik menyayangkan terjadinya degradasi dalam atmosfer pemerintahan di Kota Bekasi dengan menjunjung ketidakadilan terhadap masyarakat. “Kami, Gerak Bekasi hadir untuk Bekasi lebih baik lagi ke depannya,” kata dia. Sementara itu mantan Ketua Umum HMI Karawang-Bekasi dan Presidium KAHMI Kota Bekasi Zahrudin yang didaulat sebagai Koordinator “Gerak Bekasi” membeberkan bahwa prinsip dan logika gerak pihaknya adalah mengawal setiap kebijakan-kebijakan pemerintah Kota Bekasi. “Bila terjadi penyelewengan dalam penyelenggaraan pemerintahan, kami akan mengingatkan dan bila diperlukan akan kami lawan. Karena komitmen kami adalah sebagai penyeimbang kekuasaan,” tukasnya. (*)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejanggalan Pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi: Harga Selangit dari Vendor Katering
Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi
DBMSDA Rapikan Trotoar Caman, Targetkan Kawasan Pedestrian Lebih Aman dan Nyaman
Pemkot Bekasi Kebut Proyek Ducting, Targetkan Bebas Kabel Semrawut 2027
Kejar Target Pajak Kendaraan, Bapenda Jabar Terjunkan Penelusur di 12 Kecamatan Kota Bekasi
Buntut Kasus Bullying, Izin Unity School Terancam Dievaluasi
Tak Ada Toleransi, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan Oknum Guru SMKN 1 Pelaku Perundungan
Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Bekasi Wajibkan OPD Bersolek
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Kejanggalan Pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi: Harga Selangit dari Vendor Katering

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:25 WIB

DBMSDA Rapikan Trotoar Caman, Targetkan Kawasan Pedestrian Lebih Aman dan Nyaman

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Proyek Ducting, Targetkan Bebas Kabel Semrawut 2027

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Buntut Kasus Bullying, Izin Unity School Terancam Dievaluasi

Berita Terbaru

Seniman Kemerdekaan, Zenza TekSas, tengah berinteraksi dan dikelilingi antusiasme warga saat memecahkan rekor menjawab 2.026 soal kalender tahun 2026 secara langsung di area Car Free Day (CFD) Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026).

Bekasi

Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi

Senin, 10 Agu 2026 - 17:30 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x