Rawan Bencana Banjir, BPBD: Jangan Biarkan Anak Bermain di Tepi Sungai

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD sedang mengevakuasi warga saat banjir menerjang Perumahan Pondok Gede Permai Tahun 2021 lalu.

Petugas BPBD sedang mengevakuasi warga saat banjir menerjang Perumahan Pondok Gede Permai Tahun 2021 lalu.

KOTA BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya bencana banjir mengingat potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Bulan Februari mendatang. [irp posts=”8648″ ] Melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Bekasi Nomor: 300.2/675/BPBD.Set Tahun 2024 yang ditujukan kepada pemangku wilayah di unsur Kecamatan dan Kelurahan, menghimbau masyarakat agar waspada mengantisipasi dampak cuaca ekstrem pada awal Tahun 2024.
“Kita himbau kepada masyarakat agar selalu siap siaga dan berhati-hati, karena sekarang juga musim hujan sudah rajin dan lokasi lokasi yang rawan terjadi genangan air pada saat potensi hujan melanda,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Enung Nurcholis saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Selasa (30/01/2024).
Enung mengatakan bahwa potensi bencana yang kerap terjadi saat musim penghujan di Kota Bekasi diantaranya adalah potensi bencana banjir. [irp posts=”8625″ ] Oleh sebab itu, diharapkan kewaspadaan masyarakat untuk ikut serta dalam menyikapi bencana tersebut.
“Masyarakat juga sudah paham di wilayah mana saja yang langsung diserbu genangan air jika terjadi hujan. Tetap berhati-hati dan awasi anak-anak agar tidak bermain di tepi sungai,” bebernya.
Adapun persoalan potensi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung saat ini, kata dia, BPBD Kota Bekasi telah menyiagakan personel untuk bertugas dalam kesiapsiagaan kebencanaan.
“Kita sudah mempersiapkan aparatur untuk siaga potensi kebencanaan, sekaligus kita juga sudah mengedukasi masyarakat tentang Kesiapsiagaan dalam menghadapi kebencanaan di setiap sekolah dan perkantoran, terkait apa saja yang mesti dilakukan bilamana terjadi banjir, gempa bumi ataupun bencana lainnya,” paparnya.
[irp posts=”8510″ ] Sementara itu terpisah, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat waspada dan siap siaga terhadap cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang masih mengancam sebagian besar wilayah Indonesia hingga Februari 2024.
“Cuaca ekstrem ini dapat terjadi selama periode puncak musim hujan di bulan Januari dan Februari. Potensi hujan lebat hingga sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi masih memiliki peluang yang tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia,” katanya.
Sedangkan untuk daerah dataran tinggi atau rawan longsor dan banjir, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.
“Sebaiknya, secara berkala atau sebelum beraktivitas, masyarakat memantau informasi cuaca yang dikeluarkan resmi oleh BMKG. Dengan begitu dapat lebih antisipatif jika sewaktu-waktu terjadi cuaca ekstrem,” katanya.
[irp posts=”7511″ ] BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi pada sejumlah provinsi di Indonesia pada Selasa. Adapun wilayah yang berpotensi terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yakni di Aceh, Bali, Bangka Belitung, Banten, dan Bengkulu. Kemudian hal serupa juga berpotensi terjadi di sejumlah daerah, seperti;DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Lampung. [irp posts=”7751″ ] Hujan lebat disertai kilat dan angin kencang juga berpotensi terjadi di Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. (DAP)

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!
Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP
Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai
Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi
Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen
Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Aktivasi IKD Kota Bekasi untuk Perlinsos Digital Baru 10 Ribu, Disdukcapil Soroti Rendahnya Partisipasi Warga!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Batal Tembus Kali Sasak Jarang, DBMSDA Kota Bekasi Bangun Long Storage Redam Keberatan Warga BKP

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ancam Nyawa Pengendara, DBMSDA Kota Bekasi Siapkan Pemotongan Kabel Fiber Optik Menjuntai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Tembus 12.344 KK, Data Perlinsos Digital Kota Bekasi Saring Kelayakan Warga via Aplikasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kejar Target 800 Ribu KK, Perlinsos Digital Kota Bekasi Libatkan 4.624 Agen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x