Babak Baru Suap Summarecon! Penggeledahan KPK di Bekasi Sita 4 Koper Bukti dari Rumah Dirjen ATR/BPN

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengamanan ketat saat tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (18/9/2026) malam. Penindakan ini merupakan pengembangan kasus suap HGB PT Summarecon Agung Tbk. (Foto: Dok. Istimewa/RakyatBekasi.com)

Suasana pengamanan ketat saat tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jumat (18/9/2026) malam. Penindakan ini merupakan pengembangan kasus suap HGB PT Summarecon Agung Tbk. (Foto: Dok. Istimewa/RakyatBekasi.com)

  • ​Target Operasi: Kediaman Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri.
  • ​Lokasi: Kawasan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.
  • ​Waktu: Jumat (18/9/2026) malam, berakhir sekitar pukul 19.55 WIB.
  • ​Barang Sitaan: Empat koper besar (dua hitam, dua merah) dan satu kardus dokumen terkait aliran dana suap Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk.

​TIM PENYIDIK KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) melakukan penggeledahan tertutup di rumah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN, Lampri, yang berlokasi di kawasan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Jumat (18/09/2026) malam.

Langkah progresif penegak hukum ini merupakan babak baru dari penyidikan kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) yang melibatkan perusahaan raksasa properti, PT Summarecon Agung Tbk.

​Fakta Mengejutkan di Balik Penggeledahan KPK di Bekasi Terkait Suap Summarecon

​Langkah tegas komisi antirasuah ini sontak menarik perhatian warga setempat. Penggeledahan yang berlangsung secara tertutup tersebut akhirnya rampung pada pukul 19.55 WIB, di mana petugas keluar dengan membawa sejumlah barang bukti krusial dari dalam rumah pejabat kementerian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Saja Barang Bukti yang Disita KPK dari Rumah Dirjen ATR/BPN?

​Dari hasil pantauan langsung di lokasi, petugas penyidik yang mengenakan rompi krem berlogo KPK bergerak keluar memboyong sejumlah barang sitaan yang diduga kuat berkaitan dengan praktik rasuah.

​Rincian barang bukti yang berhasil diamankan dari kediaman Lampri meliputi:

  • ​Dua buah koper besar berwarna hitam.
  • ​Dua buah koper besar berwarna merah.
  • ​Satu buah kardus berisi tumpukan dokumen penting.

​Seluruh barang sitaan tersebut kemudian langsung dipindahkan dan diangkut menggunakan empat unit mobil operasional Toyota Innova Reborn yang telah disiagakan di depan rumah tersangka.

​Bagaimana Konfirmasi Resmi KPK Terkait Penggeledahan di Jatiwaringin?

​Pihak KPK membenarkan adanya pergerakan tim satgas ke wilayah Kota Bekasi sebagai bentuk pengembangan proses penyidikan kasus korupsi korporasi ini.

​”Petang ini, tim penyidik beranjak melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka Sdr. LMP, yang berlokasi di daerah Bekasi,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Jumat (18/09/2026).

​Mengapa Kasus Suap HGB PT Summarecon Agung Tbk Terus Melebar?

​Penyitaan dokumen dan koper dari rumah pejabat kementerian ini menjadi bagian vital dari strategi penyidik untuk melacak jejak aliran dana suap secara menyeluruh.

KPK sedang mendalami adanya dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pengurusan izin peruntukan tata ruang dan HGB proyek properti yang dimonopoli pihak tertentu.

​Sebelumnya, dalam kasus rasuah ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka. Lingkaran korupsi ini menyeret sejumlah nama pejabat strategis di lingkungan Kementerian ATR/BPN, serta pihak swasta dari jajaran manajemen pengembang PT Summarecon Agung Tbk.

​Kasus ini diprediksi akan terus bergulir seiring dengan analisis dokumen baru yang disita dari kediaman para tersangka.

Publik kini menanti siapa lagi oknum pejabat yang akan terseret dalam pusaran korupsi mafia tata ruang ini.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru dari liputan investigasi kami. Bagikan artikel ini dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update dengan berita paling tajam di Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x