- Lima petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terbukti secara sah melakukan pungutan liar (pungli) kepada sopir truk di Simpang Kartini, Bendung Presdo.
- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi melayangkan ultimatum agar seluruh Kepala OPD memperketat pembinaan pegawai.
- Kasus internal Dishub ini diinstruksikan menjadi bahan evaluasi menyeluruh, dari tingkat kedinasan hingga jajaran kelurahan dan kecamatan.
- Masyarakat diimbau untuk proaktif memviralkan atau melaporkan pelanggaran pelayanan publik langsung ke Pemkot Bekasi melalui media sosial.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi melayangkan peringatan keras kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Bekasi pada Selasa (18/08/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk antisipasi menyusul terbuktinya kelima anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi dalam pusaran kasus pungutan liar (pungli) terhadap seorang sopir truk di Simpang Kartini, Bendung Presdo (Pos Poncol) beberapa waktu lalu.
Lewat teguran ini, BKPSDM mendesak agar pengawasan dan pembinaan pegawai diperketat guna menjaga muruah integritas aparatur daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus Pungli Dishub Kota Bekasi Jadi Alarm Keras bagi Pemkot Bekasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan dalam sidang disiplin kepegawaian yang digelar pada Kamis (13/08/2026) pekan lalu, kelima oknum petugas tersebut secara sah terbukti melakukan pungli saat bertugas di lapangan.
Skandal ini mencoreng wajah pelayanan publik Pemkot Bekasi, sehingga memicu perlunya langkah preventif yang masif.
Mengapa Kasus Pungli Dishub Memicu Evaluasi Besar-besaran?
Evaluasi total langsung digalakkan agar mentalitas koruptif tidak menular ke sektor pelayanan publik lainnya.
Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Anjar Budiono, mendesak seluruh pimpinan instansi untuk segera turun tangan secara aktif memperbaiki mentalitas bawahannya di lapangan.
”Baik itu dilakukan setiap hari, setiap pekan, setiap bulan. Bahkan, 2 atau 3 kali dalam setahun dalam mengingatkan, agar tidak boleh ada praktik pungli terjadi di tengah masyarakat,” kata Kepala BKPSDM Kota Bekasi Anjar Budiono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (18/08/2026).
Bagaimana Upaya BKPSDM Kota Bekasi Mencegah Pungli di Instansi Lain?
BKPSDM Kota Bekasi tidak sekadar memberikan teguran, namun juga membuka diri untuk membantu OPD yang merasa kesulitan dalam mengelola kedisiplinan pegawainya.
Instansi kepegawaian tersebut bersedia melakukan pendampingan langsung jika Kepala OPD membutuhkan intervensi khusus.
”Kami siap hadir ke OPD untuk memberikan pemahaman terkait penegakan disiplin pegawai. Ya jadi kejadian yang ada di Internal Dishub ini bisa menjadi bahan evaluasi bersama untuk seluruh OPD. Karena potensi kejadian seperti itu bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di Dishub, tetapi juga bisa terjadi di dinas lain,” jelasnya.
Apa Dampak Era Digital Terhadap Pengawasan Pelayanan Publik di Bekasi?
Praktik pungli di tengah masyarakat jelas merupakan pelanggaran etika berat bagi abdi negara, terlebih jika disertai motif mencari keuntungan pribadi.
Di era transparansi informasi saat ini, rekam jejak buruk aparatur akan dengan mudah terdeteksi dan dikritisi langsung oleh warganet.
”Termasuk di dalamnya untuk di OPD dibawahnya, baik itu ditingkat Kecamatan maupun Kelurahan maupun di unit pelayanan publik lainnya. Sebab, sekarang era digital/media sosial, sehingga sangat cepat memviralkan pelanggaran, sehingga masyarakat bisa langsung melapor ke BKPSDM,” pungkasnya.
Kasus pungli yang mencoreng nama instansi pemerintahan ini harus menjadi titik balik bagi Pemkot Bekasi dalam merestorasi kepercayaan publik.
Integritas aparatur negara sejatinya dinilai dari kualitas pelayanannya, bukan dari seberapa banyak pungutan yang bisa dilakukan di jalanan.
Dukung terus jurnalisme yang berani, tajam, dan objektif! Jangan lupa bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda terkait kinerja pelayanan publik di lingkungan kita, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi] agar tidak ketinggalan informasi terkini seputar Kota Bekasi.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















