Camat Mustikajaya Geram! PT Indogas Abaikan Ganti Rugi Korban Ledakan SPBE Cimuning

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Sejumlah petugas Disdamkarmat Kota Bekasi tengah berjibaku menembus gelapnya malam untuk memadamkan amukan api yang menghanguskan bangunan saat terjadi kebakaran hebat di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Rabu (01/04/2026) malam. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

  • ​Warga korban ledakan SPBE PT Indogas Andalan Kita di Kampung Pabuaran, Kelurahan Cimuning, masih menanti ganti rugi sejak 1 April 2026.
  • ​Total kerugian mencapai Rp3,67 miliar berdasarkan hasil audit independen KJPP Jakarta yang disetujui Pemkot Bekasi.
  • ​Kecamatan Mustikajaya mengecam sikap manajemen SPBE yang sulit dihubungi meski proses administratif telah rampung.

​Harapan belasan keluarga korban ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di Kampung Pabuaran, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, kian memudar.

Pasalnya, hampir lima bulan pascatragedi mematikan pada 1 April 2026 lalu, manajemen SPBE dinilai belum menunjukkan itikad baik.

Hingga kini, tanggung jawab ganti rugi senilai miliaran rupiah kepada warga terdampak masih sebatas janji kosong yang belum terealisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengungkap Fakta Ganti Rugi SPBE Cimuning yang Mandek

​Berapa Total Kerugian Warga Terdampak Ledakan SPBE?

​Total nilai kerugian yang dialami warga mencapai angka Rp3,67 miliar. Angka tersebut bukanlah klaim sepihak dari masyarakat, melainkan hasil audit teknis resmi dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Jakarta.

Lembaga independen ini bahkan ditunjuk langsung oleh pihak SPBE dan nominalnya telah diamini oleh jajaran Pemkot Bekasi.

​”Sampai saat ini saya belum dapat jawaban pasti dari pihak SPBE kapan realisasi ganti rugi itu dibuktikan. Padahal warga sudah menerima hasil verifikasi perhitungan ganti rugi yang dilakukan oleh Kantor KJPP yang ditunjuk oleh SPBE sendiri, tanpa ada usulan keberatan. Miris memang,” ungkap Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (22/08/2026).

​Mengapa Pemerintah Kecamatan Mustikajaya Kecewa Terhadap PT Indogas?

​Kekecewaan mendalam muncul karena manajemen PT Indogas Andalan Kita bersikap acuh tak acuh dan seolah menutup mata dari penderitaan para korban.

Padahal, proses administratif terkait ganti rugi sudah sepenuhnya tuntas, dan jajaran Pemerintah Kecamatan Mustikajaya telah menempuh berbagai upaya mediasi agar hak warga segera terpenuhi.

​”Upaya yang saya lakukan selama ini rasanya sudah maksimal. Kami beberapa kali memfasilitasi pihak SPBE dengan warga terdampak dan juga dinas terkait. Saat ini saya sering menelepon pihak SPBE melalui Bapak Ashok selaku penanggung jawab yang saya kenal. Bahkan hingga saya melayangkan surat, tapi nihil, surat saya pun tak kunjung dibalas,” tegas Maka.

​Apa Saja Komponen Ganti Rugi yang Belum Dibayarkan?

​Dokumen ganti rugi senilai Rp3,67 miliar yang mandek tersebut sejatinya sangat vital bagi kelangsungan hidup dan pemulihan ekonomi para korban di Kampung Pabuaran.

Ketidakpastian ini semakin mencekik warga yang kehilangan anggota keluarga, menderita luka bakar, hingga hancurnya tempat usaha.

​Adapun rincian kompensasi mendesak yang seharusnya segera ditanggung oleh pihak perusahaan meliputi:

  • ​Biaya perbaikan struktur rumah warga yang hancur.
  • ​Pemulihan modal dan aset usaha mikro milik korban.
  • ​Ganti rugi barang-barang berharga yang musnah terbakar.
  • ​Kompensasi medis berkelanjutan bagi korban luka.

​Sikap bungkam dari SPBE memicu tanda tanya besar dari masyarakat luas, mengingat puing reruntuhan beton yang hangus di lokasi kini sekadar menjadi monumen kelam ketidakadilan.

​”SPBE… di mana hati nurani mu?” tutup Maka mewakili jeritan keputusasaan warganya.

​Jangan lewatkan perkembangan terbaru seputar kebijakan Pemkot Bekasi, layanan publik, dan isu terkini lainnya.

Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [follow channel rakyatbekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petaka Bangunan Tua: Ruko di Mustikajaya Ambruk, 2 Orang Terluka
Dugaan Rekening Ganda Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Babelan Mencuat
Gembleng 125 Admin Medsos OPD, Wali Kota Bekasi Beri Pesan Menohok
Pemkot Bekasi Kebut Rehabilitasi 34 Sekolah dan Bangun 2 SMP Baru
Kejar Target! Ganti Rugi Lahan FO Bulak Kapal Tuntas Akhir Agustus 2026
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Ground Breaking PSEL Sumurbatu
Pencemaran Kali Bekasi Kembali Terjadi, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Koordinasi dengan Pemkab Bogor
Antisipasi DDT KAI, DBMSDA Rampungkan DED Duplikasi Underpass Duren Jaya
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Petaka Bangunan Tua: Ruko di Mustikajaya Ambruk, 2 Orang Terluka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Camat Mustikajaya Geram! PT Indogas Abaikan Ganti Rugi Korban Ledakan SPBE Cimuning

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Dugaan Rekening Ganda Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Babelan Mencuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Gembleng 125 Admin Medsos OPD, Wali Kota Bekasi Beri Pesan Menohok

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Rehabilitasi 34 Sekolah dan Bangun 2 SMP Baru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x