Capaian Imunisasi Anak Tembus 58 Persen, Dinkes Kejar Target 38 Ribu Bayi Hingga Akhir 2026

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah memberikan suntikan imunisasi kepada seorang bayi yang didampingi orang tuanya di salah satu ruang layanan Puskesmas, guna mengejar capaian target 38.836 sasaran anak di wilayah Kota Bekasi pada 2026. (Ilustrasi)

Seorang tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi tengah memberikan suntikan imunisasi kepada seorang bayi yang didampingi orang tuanya di salah satu ruang layanan Puskesmas, guna mengejar capaian target 38.836 sasaran anak di wilayah Kota Bekasi pada 2026. (Ilustrasi)

  • Target Sasaran: Sebanyak 38.836 bayi menjadi target program imunisasi anak di Kota Bekasi sepanjang tahun 2026.
  • Melampaui Indikator: Capaian imunisasi hingga Juli 2026 menyentuh angka 58,4 persen, melampaui target indikator bulanan sebesar 58,3 persen.
  • Fokus Layanan: Pelayanan terus digenjot di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) milik Pemkot Bekasi demi mencapai target 100 persen.
  • Tantangan Utama: Kekhawatiran orang tua terhadap efek samping pasca-imunisasi masih menjadi hambatan pemerataan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat tren positif pada program perlindungan kesehatan dasar bagi balita, dengan capaian imunisasi anak melampaui target indikator hingga pertengahan tahun ini.

Sepanjang tahun 2026, Pemkot Bekasi menargetkan sebanyak 38.836 jiwa bayi mendapatkan vaksinasi lengkap melalui berbagai fasilitas kesehatan pemerintah daerah demi menciptakan kekebalan kelompok secara merata.

​Dinkes Kota Bekasi Genjot Capaian Imunisasi Anak Secara Masif

​Pemenuhan hak kesehatan dasar bagi bayi di bawah usia satu tahun terus dimaksimalkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh generasi penerus memiliki daya tahan tubuh yang optimal terhadap berbagai penyakit menular.

​Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) pada Dinkes Kota Bekasi, Vevie Herawati, menjelaskan bahwa angka puluhan ribu sasaran tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi secara programatik.

Capaian positif sejauh ini diklaim menjadi bukti berjalannya layanan kesehatan primer di lapangan.

​”Adapun berdasarkan data Capaian Imunisasi sampai dengan Bulan Juli 2026 adalah 58,4 persen. Dengan, target tersebut sudah melampaui dari target capaian secara indikator yang mencapai 58,3 persen,” kata Vevie Herawati kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Rabu (02/09/2026).

​Mengapa Capaian Imunisasi Anak di Kota Bekasi Belum Sepenuhnya Merata?

​Kendati angka persentase secara agregat sudah melampaui target indikator bulanan, sebaran pemberian vaksin pada kelompok usia bayi hingga satu tahun ini masih menjadi pekerjaan rumah. Distribusi capaian di masing-masing kecamatan belum sepenuhnya proporsional jika dibedah secara kewilayahan.

​Oleh karena itu, layanan pada tingkat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terus diintensifkan secara harian untuk menjaring balita yang belum tervaksinasi.

​”Dengan kita harapkan capaian Imunisasi Anak bisa mencapai 100 persen,” sambungnya.

​Apa Tantangan Terbesar Pemkot Bekasi dalam Program Imunisasi 2026?

​Hambatan terbesar di lapangan ternyata bukan pada ketersediaan stok vaksin, melainkan pada tingkat literasi dan partisipasi masyarakat itu sendiri.

Dinkes Kota Bekasi masih mendapati sejumlah warga yang enggan mengakses fasilitas kesehatan akibat termakan mitos kesehatan.

​Fenomena penolakan halus ini kerap muncul karena rendahnya pemahaman mengenai reaksi pasca-imunisasi, seperti demam ringan, yang sebetulnya merupakan respons alami tubuh.

​”Sekaligus secara tantangan yang masih ditemukan adalah masih ditemukan adanya orang tua yang belum membawa bayi ke fasilitas kesehatan. Karena adanya kekhawatiran orang tua akan efek samping setelah anaknya di imunisasi,” pungkasnya.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh orang tua agar tidak ragu membawa anak mereka ke Puskesmas atau Posyandu terdekat.

Langkah preventif ini jauh lebih krusial dibandingkan risiko fatal penyakit menular di masa depan.

​Punya kritik, saran, atau informasi seputar layanan kesehatan di lingkungan Anda? Mari diskusikan dan bagikan artikel ini.

Agar Anda tidak ketinggalan informasi kebijakan publik terbaru, segera ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [di sini] sekarang juga!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring
Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP
Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:47 WIB

GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring

Senin, 7 September 2026 - 19:59 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x