- Beredar video viral rekaman CCTV di sebuah lift apartemen yang menampilkan aksi mesra pasangan bukan suami istri.
- Pemeran dalam video diduga melibatkan oknum Kades wanita asal Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dan seorang politisi pria.
- Video tersebut pertama kali mencuat di media sosial pada Rabu (02/09/2026) dan langsung memicu sorotan tajam publik.
- Hingga kini, pihak berwenang maupun otoritas desa setempat belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kejadian dugaan perselingkuhan ini.
Warga Kabupaten Bekasi tengah dihebohkan oleh beredarnya sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi tak senonoh pasangan bukan suami istri di dalam lift sebuah apartemen.
Wanita dalam video viral tersebut diduga kuat merupakan seorang oknum Kepala Desa (Kades) dari wilayah Kecamatan Tambun Selatan, sementara sang pria disebut-sebut berprofesi sebagai politisi.
Skandal Dugaan Kades Tambun Selatan dan Politisi ‘Main Api’
Bagaimana Awal Mula Video CCTV di Lift Ini Menjadi Viral?
Video dugaan perselingkuhan ini mencuat ke publik setelah diunggah oleh akun Instagram @liputanwargacibitung pada Rabu, 2 September 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas rekaman kamera pengawas yang merekam kedekatan fisik kedua sosok tersebut di area privat.
Pasangan ini dilaporkan bukanlah suami istri yang sah, sehingga langsung memicu reaksi keras dan tanda tanya besar dari masyarakat luas.
”Informasi yang beredar menyebutkan, keduanya diduga hendak menuju salah satu unit apartemen,” kata admin akun @liputanwargacibitung, Rabu (02/09/2026).
Apa Tujuan Keduanya Berada di Apartemen Tersebut?
Hingga berita ini diturunkan, alasan pasti keberadaan oknum Kades Tambun Selatan dan pria yang diduga politisi tersebut di lokasi apartemen belum dapat dipastikan secara gamblang.
Mereka terlihat memiliki kedekatan spesial dan tak segan bermesraan, meskipun sedang berada di fasilitas umum yang terpantau jelas oleh kamera CCTV.
”Belum diketahui secara pasti tujuan keduanya berada di lokasi tersebut maupun kepentingan kedatangan mereka ke apartemen,” ungkap postingan serupa.
Sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi dari otoritas desa setempat maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terkait insiden yang mencoreng nama baik aparatur desa ini pada momen sunyi tersebut.
”Identitas serta kebenaran informasi mengenai status keduanya juga masih perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait,” sambungnya.
Mengapa Kasus Dugaan Perselingkuhan Ini Menjadi Sorotan Tajam Warga?
Perhatian warga semakin tersedot akibat isu liar yang menyebutkan bahwa oknum terkait diduga telah mengkhianati pernikahan yang sah.
Hal ini menambah daftar panjang kontroversi moral yang diduga melibatkan tokoh publik di tingkat wilayah, sehingga publik menuntut adanya transparansi informasi.
”Sorotan warga juga muncul karena pria yang disebut sebagai kepala desa tersebut dikabarkan masih memiliki pasangan yang sah,” demikian laporan dalam postingan yang sama.
Kendati opini publik telah berkembang liar di media sosial, pembuktian hukum dan kebenaran identitas masih memerlukan konfirmasi lanjutan. Waktu perekaman maupun lokasi pasti apartemen dalam video tersebut juga belum teridentifikasi.
”Namun, status hubungan maupun dugaan adanya perbuatan yang melanggar norma atau aturan belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman CCTV tersebut,” tandasnya.
Skandal yang melibatkan pelayan masyarakat tentu menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Bekasi.
Diharapkan ada langkah tegas dari instansi terkait untuk segera memanggil dan menelusuri kebenaran video ini agar isu liar tidak semakin meresahkan warga.
Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru mengenai perkembangan kasus ini serta berita krusial lainnya seputar Kota dan Kabupaten Bekasi.
Silakan bagikan artikel ini, sampaikan opini Anda di kolom komentar, dan ikuti langsung Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update dengan berita paling akurat!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















