Dalih Hemat Energi, ASN Pemkot Bekasi ‘Libur’ ke Kantor Tiap Rabu!

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu bagi ASN mulai pekan depan.
  • ​Kebijakan diambil untuk menekan konsumsi BBM dan operasional listrik imbas gejolak ekonomi global.
  • ​Kapasitas kehadiran (Work From Office/WFO) pegawai administrasi dipangkas maksimal 50 persen.
  • ​Sektor pelayanan publik krusial seperti RSUD, Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup tetap beroperasi 100 persen.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi mengambil langkah drastis dengan memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah yang diklaim sebagai upaya efisiensi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan energi listrik ini diambil menyusul arahan Pemerintah Pusat demi mengantisipasi dampak ekonomi akibat eskalasi perang di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pemkot Bekasi Terapkan WFH Bagi ASN Setiap Rabu?

​Kebijakan WFH satu hari dalam sepekan ini diterapkan sebagai langkah taktis Pemkot Bekasi untuk menekan pengeluaran energi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyebut keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Bekasi.

​”Jadi kita baru saja melakukan evaluasi, kemudian melihat perkembangan kearifan lokal yang ada di Kota Bekasi. Sementara kita akan Minggu depan setiap Rabu kita akan tetapkan sebagai WFH,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dikutip Senin (30/03/2026).

​Penyesuaian ritme kerja ini diyakini tidak hanya menekan biaya bahan bakar dari mobilitas harian pegawai, tetapi juga memangkas beban biaya operasional gedung pemerintahan.

​Bagaimana Skema WFH ASN Pemkot Bekasi dan Nasib Pelayanan Publik?

​Skema WFH ini akan menurunkan mobilitas pegawai administrasi yang bekerja di kantor (WFO) hingga menyentuh angka 50 persen.

Namun, Pemkot Bekasi menggaransi bahwa OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik—seperti rumah sakit, pengaturan lalu lintas, pemadam kebakaran, dan pengangkutan sampah—sama sekali tidak terpengaruh oleh kebijakan ini.

​”Karena memang kan kalau untuk pelayanan seperti di Rumah Sakit. Kemudian, pengaturan Lalu Lintas, Satpol-PP, Dinas Kebersihan kan tidak bisa. Karena sampah tetap harus diangkut,” tegas Tri Adhianto.

​Sebagai bentuk efisiensi berlapis, Pemkot Bekasi juga mewajibkan konsolidasi ruangan kerja bagi 50 persen pegawai yang tetap WFO.

Para kepala bidang akan disatukan ruang kerjanya dengan kepala dinas agar tidak berpencar, sehingga penggunaan penyejuk udara (AC) dan lampu penerangan dapat ditekan seminimal mungkin.

​Apa Arahan Pemerintah Pusat Terkait Penghematan Energi?

​Penyesuaian jam kerja di tingkat daerah ini merupakan turunan langsung dari strategi mitigasi Pemerintah Pusat dalam menghadapi imbas perang di Timur Tengah.

Wacana pemberlakuan WFH satu hari dalam lima hari kerja bagi ASN telah digodok secara serius pasca-Rapat Terbatas (Ratas) di Istana.

​Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya menyoroti besarnya potensi penghematan dari pembatasan mobilitas pegawai negara.

“Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” ungkap Airlangga usai Ratas, Kamis (19/03/2026) lalu.

​Saat ini, kajian teknis Pemerintah Pusat masih terus disempurnakan. Skema efisiensi operasional ini rencananya:

  • ​Berlaku secara nasional bagi seluruh ASN.
  • ​Didorong untuk direplikasi oleh perusahaan swasta.
  • ​Menjadi bantalan shock absorber untuk menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi dari guncangan geopolitik.

​Kebijakan WFH tiap Rabu ini diharapkan murni terealisasi untuk efisiensi anggaran negara dan daerah, bukan sekadar menjadi ajang ‘libur terselubung’ bagi birokrasi.

[Baca Juga: Kiamat Medsos Bocil Bekasi]

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai kebijakan WFH tiap Rabu bagi ASN Pemkot Bekasi ini? Apakah akan efektif berhemat atau justru memperlambat birokrasi?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini. Pantau terus rakyatbekasi.com untuk update berita pemerintahan dan kebijakan publik terkini!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!
Pelayanan Publik Kota Bekasi Tembus 6 Besar Nasional, Tri Adhianto Bilang Begini
Dana Transfer Dipangkas Rp234 Miliar, Begini Strategi Darurat Pemkot Bekasi Selamatkan APBD 2026
Horor Geprek Serang Baru Bekasi: Karyawan Tewas Dibekukan di Freezer

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33 WIB

Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:26 WIB

Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon

Senin, 30 Maret 2026 - 22:24 WIB

Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Senin, 30 Maret 2026 - 20:47 WIB

Pelayanan Publik Kota Bekasi Tembus 6 Besar Nasional, Tri Adhianto Bilang Begini

Berita Terbaru

Mas Tri bersama ratusan pencinta sepeda ontel gowes bareng dari Bundaran Summarecon Bekasi hingga ke Lapangan Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu (09/06/2024).

Parlementaria

Jangan Cuma Kasih Wacana! Wali Kota Bekasi Ditantang Bike to Work

Selasa, 31 Mar 2026 - 13:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca