​Tenggat Tinggal Hitungan Hari, Proyek Rp5,6 Miliar Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Baru Masuk Tahap Geotextile

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk sosialisasi dan desain rencana proyek penataan Lapangan Multiguna Bekasi Timur yang dikerjakan oleh PT Sedasa Sinergi Inovasi di bawah pengawasan Disperkimtan Kota Bekasi tampak terpasang pada pagar seng pembatas proyek di Jalan Lapangan Multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026). Proyek senilai Rp5,6 miliar ini ditargetkan rampung sebelum 7 November 2026 untuk menyambut Porprov Jabar XV 2026. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Spanduk sosialisasi dan desain rencana proyek penataan Lapangan Multiguna Bekasi Timur yang dikerjakan oleh PT Sedasa Sinergi Inovasi di bawah pengawasan Disperkimtan Kota Bekasi tampak terpasang pada pagar seng pembatas proyek di Jalan Lapangan Multiguna, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026). Proyek senilai Rp5,6 miliar ini ditargetkan rampung sebelum 7 November 2026 untuk menyambut Porprov Jabar XV 2026. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

  • ​Target Penyelesaian: Disperkimtan Kota Bekasi mematok tenggat waktu pengerjaan fisik revitalisasi tuntas sebelum 7 November 2026 untuk menyambut Porprov Jabar XV 2026.
  • ​Lokasi Proyek: Jalan Lapangan Multiguna (Kawasan Jalan Ir. H. Juanda), Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
  • ​Nilai Anggaran & Pelaksana: Proyek dibiayai melalui APBD Murni Pemkot Bekasi Tahun Anggaran 2026 dengan pagu Rp5,6 miliar yang dikerjakan oleh PT Sedasa Sinergi Inovasi.
  • ​Progres Fisik Terkini: Pengerjaan sedang dikebut pada tahapan penghamparan spread geotextile dan batu split untuk fondasi sarana pendukung serta pembaruan rumput standar lapangan sepak bola.

DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PERMUKIMAN, DAN PERTANAHAN (DISPERKIMTAN) KOTA BEKASI menginstruksikan akselerasi pengerjaan fisik proyek revitalisasi Lapangan Multiguna.

Proyek bernilai pagu Rp5,6 miliar dari APBD Murni Pemkot Bekasi Tahun Anggaran 2026 ini dipersiapkan sebagai lapangan penyanding cabang olahraga sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026.

Pihak rekanan kontraktor kini didesak menuntaskan seluruh target pekerjaan sebelum tenggat krusial pada 7 November 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Progres Terkini Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Menuju Porprov Jabar 2026

​Upaya Pemkot Bekasi bersama Wali Kota Bekasi untuk menyukseskan penyelenggaraan Porprov Jawa Barat XV Tahun 2026 kini memasuki fase berpacu dengan waktu.

Sebagai salah satu daerah tuan rumah, kesiapan infrastruktur olahraga pendukung menjadi indikator vital yang diawasi ketat oleh publik.

​Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, mengungkapkan bahwa secara jadwal kontraktual, penataan Lapangan Multiguna Bekasi Timur memang diproyeksikan rampung pada bulan November mendatang.

Akan tetapi, percepatan di lapangan menjadi harga mati agar fasilitas tersebut siap diuji coba sebelum pesta olahraga tingkat provinsi dimulai.

​”Namun secara target, sedang kita kejar sebelum tanggal 7 November itu sudah harus kita selesaikan,” kata Kepala Disperkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Rabu (28/10/2026).

​Mengapa Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Harus Dikebut Sebelum 7 November 2026?

​Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur wajib dirampungkan sebelum 7 November 2026 karena fasilitas ini memegang peran krusial sebagai lapangan penyanding (supporting venue) cabang olahraga sepak bola pada ajang Porprov Jawa Barat XV 2026.

Keterlambatan penyelesaian fisik berisiko mengganggu jadwal teknis pertandingan dan kesiapan Kota Bekasi selaku tuan rumah.

​Hingga akhir Oktober ini, aktivitas pengerjaan fisik oleh pihak ketiga masih terus berlangsung di lokasi proyek yang telah ditutup pagar seng pembatas.

Disperkimtan Kota Bekasi telah meminta kontraktor pelaksana untuk menambah ritme kerja guna mengejar sisa waktu yang kurang dari dua pekan.

​”Iya, kita kebut. Untuk sekarang, terakhir kemarin saya lihat itu sedang proses dalam tahapan pekerjaan Spread Geotextile sama split, sebagai area tambahan sarana pendukung Porprov,” jelasnya.

​Secara teknis konstruksi, tahapan penghamparan spread geotextile dan pelapisan batu split berfungsi untuk memisahkan tanah dasar dengan agregat sekaligus mengoptimalkan sistem resapan drainase bawah permukaan.

Langkah ini krusial agar permukaan lapangan tidak mudah tergenang air saat diguyur hujan di tengah berlangsungnya turnamen.

​Apa Saja Fokus Pengerjaan Proyek Senilai Rp5,6 Miliar di Lapangan Multiguna Bekasi Timur?

​Fokus utama proyek revitalisasi tahap pertama senilai Rp5,6 miliar ini mencakup pembenahan total lapangan sepak bola agar berstandar pertandingan provinsi, perbaikan pagar keliling, instalasi penerangan dasar, serta penyediaan fasilitas toilet.

Proyek yang bersumber dari APBD Murni Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026 ini dikerjakan oleh PT Sedasa Sinergi Inovasi.

​Berikut rincian data dan lingkup pekerjaan proyek revitalisasi tahap pertama:

  • ​Sumber Pendanaan: APBD Murni Pemkot Bekasi Tahun Anggaran 2026.
  • ​Nilai Pagu Anggaran: Rp5,6 Miliar.
  • ​Kontraktor Pelaksana: PT Sedasa Sinergi Inovasi.
  • Item Prioritas Tahap I: Pembaruan rumput lapangan sepak bola, kalibrasi ukuran dimensi lapangan, pembenahan pagar pengaman keliling, lampu penerangan dasar area lapangan, dan fasilitas sanitasi (toilet).

​Sebelumnya, Widayat telah menegaskan bahwa prioritas pembenahan memang ditujukan langsung pada kesiapan fungsi utama lapangan hijau.

Hal ini mengingat kualitas rumput dan keamanan area sekitar menjadi syarat mutlak kelayakan pertandingan resmi.

​”Yang direvitalisasi terutama lapangan sepak bolanya dan pagar keliling. Fokus kita memang pada lapangan sepak bola karena akan digunakan sebagai lapangan penyanding Porprov,” ujar dia melalui keterangannya, Kamis (01/10/2026) lalu.

​Baca Juga: Telan Dana Rp5,6 Miliar, Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Dikebut untuk Porprov Jabar 2026

​Dampak Penyesuaian Standar Lapangan terhadap Area Jogging Track dan Fasilitas Penerangan

​Dampak langsung dari penyesuaian dimensi lapangan sepak bola ke ukuran standar pertandingan adalah tergerusnya sebagian lintasan lari (jogging track) eksisting di kawasan Lapangan Multiguna Bekasi Timur.

Selain itu, keterbatasan alokasi anggaran tahun ini membuat pemasangan lampu sorot stadion berkapasitas penuh belum bisa direalisasikan.

​Kondisi lapangan sebelumnya dinilai memerlukan banyak koreksi dimensi agar lolos verifikasi pertandingan tingkat provinsi.

Oleh sebab itu, kata dia, perombakan tata letak di sekitar tepi lapangan tidak dapat dihindari.

​”Yang utama lapangan sepak bolanya kita benahi. Rumputnya diperbarui dan ukuran lapangan disesuaikan agar memenuhi standar. Karena itu sebagian area jogging track juga akan terdampak penyesuaian,” katanya.

​Di samping perombakan permukaan lapangan dan lintasan lari, Disperkimtan Kota Bekasi turut menyentuh aspek pencahayaan kawasan.

Kendati demikian, masyarakat dan pegiat olahraga harus bersabar karena fasilitas lampu sorot standar pertandingan malam hari baru masuk dalam daftar rencana jangka panjang.

​”Kalau untuk lampu sorot lapangan secara penuh memang menjadi rencana ke depan. Saat ini anggarannya belum mencukupi. Yang kita prioritaskan sekarang adalah lampu untuk area lapangan, pagar keliling, dan fasilitas toilet,” jelasnya.

​Bagaimana Kelanjutan Pembangunan Tribun Penonton dan Sarana Pendukung Lainnya?

​Pembangunan fasilitas pelengkap seperti tribun penonton, penataan ulang jogging track, dan lampu sorot stadion akan diajukan kembali melalui skema penganggaran bertahap pada APBD Kota Bekasi tahun anggaran berikutnya.

Skema ini dipilih karena proyek penataan Lapangan Multiguna Bekasi Timur tidak menggunakan kontrak tahun jamak (multiyears).

​Widayat memastikan bahwa proses pembenahan kawasan ruang terbuka publik di Kecamatan Bekasi Timur tersebut tidak akan berhenti pasca-Porprov Jabar 2026.

Penataan lanjutan akan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah pada tahun mendatang.

​”Tahun depan akan kita usulkan lagi. Jadi bukan multiyears, tetapi dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah,” ungkapnya.

​Sejak pengerjaan fisik bergulir pada akhir September lalu, Disperkimtan Kota Bekasi terus melakukan pengawasan melekat terhadap kinerja PT Sedasa Sinergi Inovasi di lapangan.

Evaluasi berkala diterapkan agar akselerasi pengerjaan tidak mengorbankan mutu konstruksi dan tetap patuh pada klausul kontrak.

​”Target kami awal November sudah selesai. Itu yang terus kami dorong kepada pelaksana agar pekerjaan bisa tuntas tepat waktu,” tegasnya.

​Keberhasilan penuntasan revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur tepat pada waktunya kini menjadi ujian nyata bagi ketegasan pengawasan Disperkimtan Kota Bekasi sekaligus komitmen profesionalisme kontraktor pelaksana.

Publik menantikan apakah proyek bernilai Rp5,6 miliar tersebut benar-benar siap digunakan tanpa kendala teknis saat peluit perdana Porprov Jawa Barat XV 2026 dibunyikan pada November mendatang.

​Bagaimana tanggapan Anda terkait progres pengerjaan fasilitas olahraga di Kota Bekasi menjelang Porprov Jabar 2026? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, bagikan artikel ini, dan baca ulasan mendalam lainnya seputar infrastruktur Pemkot Bekasi di portal kami. Jangan lupa ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini agar Anda selalu mendapatkan pembaruan informasi terkini setiap hari.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud
​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga
Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06
​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK
Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan
Dugaan Korupsi GOR Rp64 Miliar, GMNI Desak Kadisperkimtan Kota Bekasi Dicopot
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Dimulai 4 November: Pembebasan Lahan 78 KK Dikebut!
GCB Desak Pemkot Bekasi Kunci Klausul Olah 80 Juta Ton Sampah Lama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:49 WIB

​Tenggat Tinggal Hitungan Hari, Proyek Rp5,6 Miliar Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Baru Masuk Tahap Geotextile

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:45 WIB

​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x