Belanja Modal PC Dispora Kota Bekasi Rp71,3 Juta via E-Purchasing Disorot: Kuantitas Unit Kabur, Spek Prosesor Lawas

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis pengadaan Personal Computer Dispora Kota Bekasi yang janggal.

Infografis pengadaan Personal Computer Dispora Kota Bekasi yang janggal.

  • Realisasi Anggaran: Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Pemkot Bekasi merealisasikan paket Belanja Modal Personal Computer senilai Rp71.306.400 dari total pagu APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp85.833.000 (efisiensi Rp14.526.600 atau 16,92%).
  • Identitas & Lokasi Satker: Paket pengadaan dengan Kode RUP 63182760 ini dikelola oleh Dispora Kota Bekasi.
  • Vendor & Status Kontrak: Proyek dieksekusi melalui metode E-Purchasing oleh penyedia asal Jakarta Pusat, PT Sepakat Teknologi Nusantara, dengan tahapan pengadaan berada pada fase Kontrak dan berstatus berjalan (on process) per Rabu (28/10/2026).
  • Sorotan Spesifikasi Teknis: Dokumen perencanaan mencantumkan tiga jenis perangkat sekaligus (Laptop i7, Desktop i7, dan Desktop i5) hanya dalam volume “1 Paket” tanpa rincian unit, serta mengunci spesifikasi prosesor lawas Intel Core i5-11500B keluaran era 2021–2022 untuk pengadaan Tahun Anggaran 2026.

DINAS KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA (DISPORA) KOTA BEKASI merealisasikan paket Belanja Modal Personal Computer dari APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026 senilai Rp71.306.400. Pengadaan ini dieksekusi melalui metode E-Purchasing bersama PT Sepakat Teknologi Nusantara.

Kendati berstatus kontrak berjalan (on process) per Rabu (28/10/2026), pencantuman spesifikasi prosesor generasi lawas tanpa rincian jumlah unit memicu sorotan kritis publik.

Bedah Realisasi Belanja Modal PC Dispora dalam APBD Kota Bekasi 2026

Transparansi dan akuntabilitas belanja perangkat teknologi informasi di lingkungan Pemkot Bekasi kembali menjadi objek pengawasan publik menjelang penutupan tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah sebelumnya publik menyoroti kejanggalan pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi senilai Rp28,9 juta per unit serta anggaran lisensi firewall Diskominfostandi Kota Bekasi yang menembus Rp400 juta, kini giliran realisasi belanja modal perangkat komputer pada satuan kerja Dispora Kota Bekasi yang memantik tanda tanya.

Berdasarkan penelusuran dokumen Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan laporan realisasi e-Katalog, proyek ini dianggarkan melalui pos APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026.

Eksekusi anggaran ini berlangsung di tengah kebijakan pengetatan fiskal daerah, di mana Pemkot Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe tengah mengevaluasi beban belanja daerah sekaligus menggenjot serapan anggaran yang baru menyentuh 58 persen pada Triwulan III 2026.

Bagaimana Rincian Data Anggaran dan Realisasi Kontrak Pengadaan PC Dispora Kota Bekasi?

Paket pengadaan perangkat komputer di lingkungan Dispora Pemkot Bekasi ini tercatat menyerap anggaran sebesar Rp71.306.400 atau sekitar 83,08 persen dari total pagu yang disiapkan dalam APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2026.

Selisih antara pagu perencanaan dan nilai kontrak menghasilkan sisa anggaran sebesar Rp14.526.600 atau efisiensi sebesar 16,92 persen.

Berdasarkan pencocokan dokumen SiRUP LKPP dan pemutakhiran data realisasi pengadaan, berikut adalah rincian parameter administratif proyek tersebut:

  • Kode RUP: 63182760
  • Nama Paket: Belanja Modal Personal Computer
  • Satuan Kerja: Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi
  • Tahun Anggaran: APBD 2026
  • Kode Mata Anggaran Kegiatan (MAK): 2.19.01.2.07.0000.5.2.02.10.001.00002 (Subkegiatan Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Daerah – Belanja Modal Personal Computer)
  • Total Pagu Anggaran: Rp85.833.000
  • Nilai Realisasi Kontrak: Rp71.306.400
  • Selisih / Efisiensi Pagu: Rp14.526.600 (16,92%)
  • Metode Pemilihan: E-Purchasing (Katalog Elektronik)
  • Penyedia Terpilih: PT Sepakat Teknologi Nusantara
  • Tahapan & Status Paket: Kontrak (ON PROCESS)
  • Klaim Kebijakan Pengadaan: Produk Dalam Negeri (PDN): Ya | Usaha Kecil: Ya | Pengadaan Berkelanjutan (SPP Ekonomi, Sosial, Lingkungan): Ya.

Mengapa Spesifikasi Prosesor Intel Core i5-11500B dan Volume Paket Ini Tuai Sorotan?

Spesifikasi teknis dalam Kode RUP 63182760 menuai sorotan kritis lantaran menggabungkan tiga kategori perangkat berbeda ke dalam satu volume borongan bertuliskan “1 Paket” tanpa merinci jumlah unit masing-masing perangkat, serta mencantumkan seri prosesor yang telah berusia lebih dari empat tahun.

Praktik penulisan volume “1 Paket” untuk belanja modal barang elektronik yang terdiri dari berbagai tipe menyulitkan masyarakat maupun aparat pengawas internal pemerintah dalam mengaudit kewajaran harga satuan per unit.

Di dalam kolom spesifikasi pekerjaan SiRUP, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dispora Kota Bekasi menuliskan deskripsi gabungan sebagai berikut: “Laptop/Notebook i7, Komputer Dekstop i7, Komputer Desktop i5 Processor: Intel Core i5 11500B RAM: 8GB DDR4, SSD: 512GB VGA: Integrated Ukuran Layar: 21.5″ FHD Konektivitas: Wifi + Bluetooth, Sistem Operasi: Windows 11 Home”. Dari deskripsi tersebut, terdapat tiga kejanggalan krusial yang patut dievaluasi.

Pertama, dokumen RUP sama sekali tidak menyebutkan berapa unit Laptop/Notebook i7, berapa unit Komputer Desktop i7, dan berapa unit Komputer Desktop i5 yang wajib diserahkan oleh PT Sepakat Teknologi Nusantara dalam kontrak senilai Rp71.306.400 tersebut.

Selain itu, spesifikasi teknis untuk kategori Laptop i7 dan Desktop i7 (yang tertulis salah ketik sebagai “Dekstop i7”) dibiarkan kosong tanpa keterangan generasi prosesor, kapasitas RAM, maupun kapasitas penyimpanan.

Kedua, spesifikasi yang dirinci secara spesifik justru mengarah pada prosesor Intel Core i5-11500B dengan memori 8GB DDR4, SSD 512GB, dan layar 21,5 inci FHD.

Secara teknis, Intel Core i5-11500B merupakan prosesor arsitektur Tiger Lake Generasi ke-11 yang dipasarkan di Indonesia sekitar awal 2022.

Menganggarkan pembelian perangkat berprosesor Generasi ke-11 dengan RAM DDR4 pada Tahun Anggaran 2026—ketika industri komputasi telah beralih ke prosesor Intel Generasi ke-14 dan Intel Core Ultra berbasis memori DDR5—memunculkan risiko inefisiensi nilai manfaat (value for money) serta indikasi penyerapan stok lama (old stock).

Ketiga, kombinasi spesifikasi Intel Core i5-11500B, RAM 8GB DDR4, SSD 512GB, layar 21,5 inci FHD, dan Windows 11 Home sangat identik dengan profil produk All-in-One (AIO) PC seri ASUS ExpertCenter E5 AIO (E5202WHAK-BA585W).

Di pasar ritel daring nasional, unit AIO PC dengan spesifikasi persis tersebut diperdagangkan di kisaran harga Rp9.499.000 per unit, sementara pada etalase Katalog Elektronik Inaproc penyedia lain, seri E5202WHAK tercatat sebagai barang impor dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 0 persen. Padahal, dokumen RUP Dispora Kota Bekasi secara tegas mencentang syarat wajib Produk Dalam Negeri (PDN).

Parameter KomponenData Dokumen RUP 63182760 Dispora Kota BekasiFakta Teknis & Referensi Pasar / E-Katalog 2026Catatan Audit Jurnalistik
Volume & KuantitasTertulis bulat 1 Paket (gabungan 3 jenis perangkat)Kontrak e-Katalog wajib merinci jumlah kuantitas (pcs/unit) per item produkRincian jumlah unit Laptop i7, Desktop i7, dan Desktop i5 tertutup di RUP
Item 1: Laptop i7Hanya tertulis “Laptop/Notebook i7”Lini laptop PDN vendor di Inaproc (SPC Core i5 Gen-12 / Ryzen 5) berkisar Rp7.950.000–Rp12.500.000/unitSpesifikasi generasi prosesor, RAM, SSD, dan merek Laptop i7 tidak dicantumkan
Item 2: Desktop i7Tertulis “Komputer Dekstop i7” (salah ketik)SPC AIO Core i7-1165G7 (8GB/1TB SSD/21.5″) di e-Katalog vendor: Rp21.400.000/unitSpesifikasi teknis detail Desktop i7 tidak dijabarkan dalam RUP
Item 3: Desktop i5Intel Core i5-11500B, RAM 8GB DDR4, SSD 512GB, 21.5″ FHD, Win 11 HomeIdentik dengan ASUS ExpertCenter E5 AIO E5202WHAK; harga ritel mulai Rp9.499.000/unitProsesor Generasi ke-11 (rilis 2021/2022) sudah tertinggal 3–4 generasi di 2026
Status PDN / TKDNKlaim RUP: Produk Dalam Negeri (Ya)Etalase PT Sepakat Teknologi Nusantara menjual merek PDN (SPC, Axioo, DAC) ber-TKDN 25,01%–37,77%Publik menanti kepastian apakah unit yang dikirim berstatus PDN/TKDN atau impor

Siapa PT Sepakat Teknologi Nusantara yang Menggarap Pengadaan PC Dispora Kota Bekasi?

PT Sepakat Teknologi Nusantara adalah badan usaha perseroan terbatas yang bergerak di bidang integrasi sistem teknologi informasi (System Integrator), infrastruktur TI, solusi komputasi awan (Cloud Solution), dan penyediaan perangkat kantor untuk korporasi maupun instansi pemerintahan.

Perusahaan yang beroperasi dengan merek dagang Spakat (spakat.id) ini beralamat pusat di Jalan Balikpapan Nomor 17B, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Administrasi Jakarta Pusat, serta memiliki jaringan pemasaran di kawasan Ruko Mega Grosir Cempaka Mas Blok K Nomor 2, Jalan Letjen Suprapto, RW 08, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam ekosistem pengadaan pemerintah, PT Sepakat Teknologi Nusantara tercatat aktif sebagai penyedia di platform Katalog Elektronik Nasional (Inaproc) dan SIPLah.

Penelusuran pada etalase Inaproc milik PT Sepakat Teknologi Nusantara menunjukkan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh Chief Executive Officer (CEO) Ade Mauludin ini mendistribusikan berbagai lini komputer dan laptop berlabel Produk Dalam Negeri (PDN), antara lain:

  • SPC AIO A1-7GEN11 (Core i7-1165G7 / RAM 8GB DDR4 / SSD 1TB / Win 11 Pro / Layar 21,5 Inci): Ditawarkan dengan harga tayang katalog Rp21.400.000 per unit dan memiliki nilai TKDN 29,01 persen (total TKDN + BMP mencapai 43,26 persen).
  • Axioo AIO MyPC One Pro L5V2 (Core i5 / RAM 16GB / 1TB NVMe): Terdaftar sebagai produk PDN dengan capaian nilai TKDN 25,01 persen dan BMP 15 persen.
  • SPC Notebook Y Series (Ryzen 5-7540U / RAM 16GB / SSD 512GB) & DAC Laptop F1 (Core Ultra 5-125H / RAM 16GB DDR5 / SSD 512GB): Dipasarkan pada harga katalog Rp12.500.000 per unit dengan sertifikasi TKDN antara 28,34 persen hingga 37,77 persen.
  • SPC Notebook X1 (Core i5-1235U Generasi ke-12 / RAM 8GB / SSD 256GB): Ditayangkan pada harga Rp7.950.000 per unit dengan nilai TKDN 32,35 persen.

Keberadaan produk-produk berprosesor generasi lebih baru (seperti Intel Core Generasi ke-12 dan Intel Core Ultra 5 dengan RAM DDR5) di etalase resmi vendor tersebut justru mempertegas pertanyaan publik.

Publik mempertanyakan alasan dokumen perencanaan Dispora Kota Bekasi masih mencantumkan spesifikasi prosesor Intel Core i5-11500B dari generasi lama.

Apa Dampak Pengawasan Belanja Modal Ini bagi Akuntabilitas Dispora Pemkot Bekasi?

Pengawasan ketat terhadap belanja modal perangkat komputer senilai Rp71.306.400 ini sangat krusial untuk mencegah potensi kemahalan harga maupun ketidaksesuaian spesifikasi barang saat proses Berita Acara Serah Terima (BAST) dilakukan.

Terlebih, satuan kerja yang dipimpin oleh Kepala Dispora Kota Bekasi Arwani, S.E., M.M. (yang dilantik menggantikan Drs. Nadih Arifin, M.Si. pada 29 Oktober 2025) tengah berada dalam sorotan tajam publik dan legislatif.

Saat ini, Dispora Pemkot Bekasi sedang memikul tanggung jawab besar mematangkan kesiapan akhir Kota Bekasi sebagai tuan rumah 38 cabang olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026, termasuk menyelesaikan polemik Gedung 6 Lantai GOR Bekasi yang masih menanti BAST.

Selain itu, memori publik di Kota Bekasi masih belum lepas dari kasus hukum korupsi pengadaan alat olahraga Dispora Kota Bekasi Tahun Anggaran 2023 senilai Rp4,7 miliar yang telah bergulir di Pengadilan Tipikor Bandung.

Hingga berita ini ditayangkan pada Rabu (28/10/2026), paket Belanja Modal Personal Computer dengan Kode RUP 63182760 tersebut masih berstatus on process pada tahapan kontrak, dan redaksi RakyatBekasi.Com masih berupaya mengonfirmasi rincian jumlah unit serta merek perangkat yang dikontrak kepada Kepala Dispora Kota Bekasi Arwani maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait.

Publik dan Komisi IV DPRD Kota Bekasi diharapkan turut mengawal proses serah terima fisik barang agar setiap rupiah dari APBD Kota Bekasi benar-benar menghasilkan aset daerah yang mutakhir, transparan, dan sesuai standar harga pasar.

Bagaimana menurut Anda terkait pengadaan komputer Dispora Kota Bekasi yang mencantumkan spesifikasi prosesor lawas tanpa rincian jumlah unit ini?

Jangan lewatkan laporan investigasi anggaran lainnya, bagikan artikel ini, tuliskan tanggapan Anda di kolom komentar, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow Whatsapp Channel Rakyat Bekasi Di Sini] agar selalu update dengan berita pemerintahan dan layanan publik terkini di Kota serta Kabupaten Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Tenggat Tinggal Hitungan Hari, Proyek Rp5,6 Miliar Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Baru Masuk Tahap Geotextile
Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud
​Pembebasan Lahan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Capai 47 Bidang, BPN Perketat Verifikasi Dokumen Warga
Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06
​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK
Tekan Potensi Sengketa Lahan, Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL ke Warga 9 Kelurahan
Dugaan Korupsi GOR Rp64 Miliar, GMNI Desak Kadisperkimtan Kota Bekasi Dicopot
Pembangunan Flyover Bulak Kapal Kota Bekasi Dimulai 4 November: Pembebasan Lahan 78 KK Dikebut!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Belanja Modal PC Dispora Kota Bekasi Rp71,3 Juta via E-Purchasing Disorot: Kuantitas Unit Kabur, Spek Prosesor Lawas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:49 WIB

​Tenggat Tinggal Hitungan Hari, Proyek Rp5,6 Miliar Revitalisasi Lapangan Multiguna Bekasi Timur Baru Masuk Tahap Geotextile

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Promo ‘Gajihan Sale’ Be Glow One Kangkangi Perda, Wali Kota Bekasi Didesak Evaluasi Satpol PP dan Disparbud

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Puskesmas Kranji Integrasikan Tracing TBC dan Cek Kesehatan Gratis di RW 06

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:45 WIB

​Baru Capai 5,72 Persen! Pendaftaran Perlinsos Digital Kota Bekasi Capai 47 Ribu KK

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x