Dishub Kota Bekasi Gagas Fasilitas Penunjang Operasional MRT Tomang – Medan Satria

- Jurnalis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi MRT.

Ilustrasi MRT.

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan Kota Bekasi tengah merancang untuk fasilitas penunjang dari pembangunan MRT Jakarta koridor Timur – Barat (East West) meliputi Tomang, Jakarta Barat sampai Medan Satria yang nantinya akan dilakukan secara bertahap.

Adapun, beberapa kesiapan fasilitas penunjang tersebut meliputi pengaturan transportasi baik lalu lintas dan angkutan penunjang MRT.

“Untuk Dishub sendiri Tahun ini sedang melakukan kajian tentang bagaimana kondisi lalulintas di lokasi tersebut, utamanya bagi masyarakat yang akan menggunakan itu dari semua unsur yang bersangkutan, bagaimana angkutan umumnya, bagaimana pola lalu lintasnya yang sedang didesign,” ucap Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi Johan Budi Gunawan saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Selasa (20/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara umum terkait progress MRT di lintasan Bekasi Kota sendiri, kata Johan, kurang lebih ada sekitar sepanjang 800 Meter dari perbatasan DKI Jakarta sampai dengan Medan Satria Bekasi.

“Jadi Pemerintah Kota itu sudah melakukan dua kali bersama dengan pusat publik hearing bagi lahan-lahan yang akan dibebaskan itu total ada 4 hektar lahan. 2,6 Hektar itu untuk fasilitas prasarana, dan 1,4 Hektar itu untuk lahan pengganti jalan,” jelasnya.

Secara lokasi, kata dia, baik titik penetapan lokasi pembangunan (Penlok) dari progres MRT Jakarta koridor Timur – Barat (EastWest) meliputi Tomang, Jakarta Barat sampai Medan Satria akan terletak di Jalan Pejuang.

“Dengan saat ini, Kita ada alternatif lain untuk lebih memudahkan aksesibilitas, satu yang terhubung dengan Perumahan Harapan Indah. Satu di kawasan pertokoan yang samping kanan Grand Satria City kita lagi coba penjajakan,” sambungnya.

Menurutnya, dalam mengimplementasikan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut, Pemerintah Kota Bekasi sedari awal sudah turut membantu terkait apa saja yang menjadi kebutuhan dan keinginan yang dipinta oleh Pemerintah Pusat.

“Baik itu menyangkut perizinan. Kemudian masalah, kemudian konstruksi kita mensupport. Tapi yang paling penting adalah bagaimana nanti saat pengoperasian. Karena, Pengoperasian MRT sendiri bahwa Pemerintah Kota Bekasi harus memiliki BUMD yang bisa kerjasama MRT Jakarta,” tuturnya.

Atas dasar itu, kata dia, sudah menjadi kewajiban dari  pihaknya untuk menyiapkan sarpras pendukung dari segi Transportasi penunjang lainnya, karena kawasan MRT nanti adalah kawasan yang bersifat Transit Oriented Development (TOD).

“Kita lagi usahakan untuk fasilitas penunjang transportasi pendukungnya. Bukan itu saja, tapi pengelolaan MRT, karena kesannya kawasannya TOD (Transit Oriented Development), kawasan TOD tidak boleh dikelola swasta harus ada unsur Pemerintah,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut
Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!
Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton
Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!
Buntut Sidak Wali Kota Bekasi di Plaza Patriot, Satpol PP Akui Pengawasan Lemah dan Bakal Evaluasi Petugas
Darurat Ekologi! 10 Alasan Kritis TPST Bantargebang Harus Segera Ditutup Sebelum 2026 Berakhir
Soroti Fenomena Penistaan Agama, Kajian Tematik SEPAGETI Bekasi Kupas Tuntas Sanksi Pelaku
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Akademisi UGM Kritik Cara Wali Kota Bekasi Tegur PKL: Pemimpin Harus Jadi Teladan, Bukan Adu Mulut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Terbukti Pungli Sopir Truk di Pos Poncol, Wali Kota Bekasi Usulkan Pemecatan 5 Petugas Dishub ke BKN

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Buntut Sidak Wali Kota Bekasi, Satpol-PP Pertebal Pasukan Usir PKL Liar di Plaza Patriot!

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Wali Kota Bekasi Copot Sementara 5 Pejabat Pemkot untuk Diperiksa Maraton

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Buntut PKL Semrawut di Plaza Patriot, Wali Kota Bekasi Nonaktifkan 5 Pejabat Teras Pemkot!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x