DLH Angkut 30 Ton Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi saat melakukan pembersihan sampah sisa perayaan malam Tahun Baru 2026 di salah satu titik jalan protokol Kota Bekasi, Kamis (01/01/2026).

​Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi saat melakukan pembersihan sampah sisa perayaan malam Tahun Baru 2026 di salah satu titik jalan protokol Kota Bekasi, Kamis (01/01/2026).

  • Total Volume: 30 ton sampah diangkut dari sisa perayaan malam pergantian tahun baru 2026.
  • Jenis Sampah: Didominasi oleh sampah plastik, botol kemasan, serta sisa makanan dan minuman.
  • Lokasi Pembuangan: Seluruh sampah langsung dikirim ke TPA Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.
  • Status Terkini: Layanan pengangkutan sampah harian di wilayah pemukiman warga sudah kembali normal.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat volume timbulan sampah mencapai 30 ton usai perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Kota Bekasi.

Tumpukan sampah tersebut berasal dari berbagai titik keramaian, ruang publik, dan pusat aktivitas masyarakat yang memadati jalanan protokol pada Rabu (31/12/2025) malam.

​Berapa Peningkatan Volume Sampah di Kota Bekasi?

​Pihak Pemkot Bekasi melalui DLH bergerak cepat menangani sisa perayaan tersebut untuk mencegah penumpukan yang dapat mengganggu estetika kota dan kenyamanan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Tercatat sebesar 30 tonase sampah turut dihasilkan dari hasil timbulan sampah pada momentum pergantian tahun. Kami langsung bergerak guna mencegah terjadinya penumpukan,” kata Kepala Bidang Pengurangan Sampah dan Pengelolaan Limbah B3 DLH Kota Bekasi, Nazirwan, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya, Jumat (02/01/2026).

​Nazirwan merincikan bahwa komposisi sampah yang diangkut sangat beragam. Mayoritas limbah tersebut merupakan sampah anorganik yang ditinggalkan warga usai merayakan pesta kembang api. Jenis sampah didominasi oleh:

  • ​Sampah plastik (kantong kresek, bungkus makanan).
  • ​Botol dan gelas minuman kemasan.
  • ​Sisa makanan organik.

​Bagaimana Penanganan Sampah Pasca Tahun Baru?

​Kesiapsiagaan petugas kebersihan atau “Pasukan Oranye” menjadi kunci cepatnya pemulihan kebersihan kota.

Nazirwan menjelaskan bahwa tim kebersihan langsung diterjunkan begitu keramaian mulai surut untuk menyisir jalan-jalan utama dan alun-alun.

​Sampah-sampah yang telah terkumpul tidak dibiarkan berlama-lama di Tempat Penampungan Sementara (TPS), melainkan langsung diangkut menuju pemrosesan akhir.

​”Sampah-sampah itu saat ini sudah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, dan selanjutnya akan dilakukan pengolahan,” jelasnya.

​Kapan Layanan Sampah Harian Kembali Normal?

​Banyak warga yang khawatir layanan pengangkutan sampah rumah tangga akan terganggu akibat fokus petugas pada sampah tahun baru. Namun, Nazirwan memastikan bahwa operasional rutin tetap berjalan sesuai jadwal.

​”Selepas pelaksanaan momentum tahun baru, bagi sampah-sampah di lokasi kewilayahan yang belum terangkut, kini sudah mulai dilakukan proses pengangkutan. Kami langsung mengarahkan armada untuk segera melayani sampah harian sesuai instruksi,” pungkasnya.

​Dengan tertanganinya sampah musiman ini, kondisi kebersihan di Kota Bekasi dipastikan telah kembali normal.

DLH Kota Bekasi menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, terutama saat berada di area publik.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!
Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi
Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi
Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026
KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027
Tembus 80 Persen, KONI Jabar Pastikan Kesiapan Infrastruktur Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Sahabat MUI ‘Gedor’ DPRD Kota Bekasi: Segera Sahkan Perda Anti Penyimpangan Seksual!
TEPIS ISU MIRING! Suami Kades Lambangsari Sebut Video Viral di Lift Trik Politik Kotor Jelang Pilkades
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:49 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Dinilai Cacat Substansi, GAMKI: Jangan Asal Ketok Palu!

Jumat, 4 September 2026 - 20:41 WIB

Dongkrak Gairah Wisata Air, KDM Gagas Lomba Dayung Piala Gubernur Jabar di Kalimalang Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 18:04 WIB

Krisis Anggaran Daerah, Dedi Mulyadi Larang Bawa ‘Tim Hore’ ke PORPROV Jabar XV 2026 di Kota Bekasi

Jumat, 4 September 2026 - 16:37 WIB

Pimpin Rakor di Pemkot Bekasi, Dedi Mulyadi Sentil Efisiensi Anggaran Porprov Jabar XV 2026

Jumat, 4 September 2026 - 14:46 WIB

KONI Jabar Bidik Atlet Terbaik dari Ajang Porprov untuk Persiapan Babak Kualifikasi PON 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x