Isu Rencana Mutasi Pj Wali Kota Bekasi Hanya Bikin Gaduh di Tengah Inflasi dan Kericuhan Pemilu 2024

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Resort Gibas Kota Bekasi Deni Muhamad Ali.

Ketua Resort Gibas Kota Bekasi Deni Muhamad Ali.

KOTA BEKASI – Organisasi Masyarakat Gibas Kota Bekasi menentang rencana Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad yang diisukan bakal melakukan Rotasi/Mutasi besar – besaran. Ketua Resort Gibas Kota Bekasi Deni Muhamad Ali mengatakan jika isu tersebut benar, maka Pj Wali Kota Bekasi hanya akan menambah gaduh pasca Pemilu.
” Apa yang akan dilakukan mutasi oleh Pj Wali Kota Bekasi kurang cermat dan akan menambah kegaduhan, tidak memberikan rasa kenyamanan masyarakat Kota Bekasi bahkan masyarakat Kota Bekasi tidak begitu mengenal sosok Pj Wali Kota Bekasi, karena tidak pernah adanya silaturahmi ke tokoh – tokoh agama, masyarakat, Ormas dan Lsm. Bahkan seolah – olah Pj memfilter diri, dan beberapa hal yang bikin gaduh bahkan hampir mencederai harkat dan martabat masyarakat Kota Bekasi, ” ungkap Deni (08/03).
Deni juga sangat menyayangkan sikap eksklusifnya Pj Wali Kota Bekasi yang membatasi diri beraudiensi dengan masyarakat. Sejak kepemimpinan Pj Wali Kota Bekasi, menurut Deni tidak ada upaya untuk merangkul semua kalangan baik tokoh masyarakat, ulama, mahasiswa maupun LSM dan Ormas.
“Apalagi saat ini, adanya tindakan yang saya anggap menciderai martabat warga diantaranya; telatnya Dana Bonus Atlet peraih medali PorProv 2022. Kemudian terkait persoalan Jersey Paslon pada saat Pemilu kemarin, dan kini ditambah rencana mutasi. Ini menabrak dan melanggar aturan UU ASN no. 5 thn 2014, bahwa pejabat ASN belum boleh dimutasi selama dua tahun dan bilamana hal ini terjadi, kami Aliansi Ormas dan LSM Kota Bekasi siap turun aksi,” bebernya.
Seharusnya Pj Wali Kota Bekasi, kata Deni, harus lebih fokus menangani tingginya inflasi di Kota Bekasi yang berdampak langsung dengan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi karena tingginya kenaikan harga beras dan bahan sembako di tengah kericuhan Pemilu yang masih berproses dan tentunya menjelang bulan Suci Ramadhan.
“Kami selama ini diam bukan berarti tidak memantau atau mengamati kinerja Pj Wali Kota Bekasi. Tapi kami masih menghormati dan terus mencermati perkembangan kepemimpinan dari Pj Wali Kota Bekasi,” kata Deni.
Lebih jauh Deni berharap agar Pj Wali Kota Bekasi lebih bijak dan cermat dalam mengambil kebijakan. Jika dilihat dari kinerja para pejabat saat ini, kata dia, rata – rata juga menunjukan prestasi dari mulai penyerapan anggaran hingga ke pendapatan yang cukup tinggi. “Jangan karena hasutan segelintir oknum, nanti kebijakan Pj Wali Kota Bekasi akan mendapat pertentangan dari banyak pihak. Imbasnya masyarakat yang akan jadi korban. Mari kita buat Bekasi aman dan damai di tengah pelaksanaan penghitungan suara pemilu 2024,” tutupnya. (mar)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x