- 4 pejabat lolos seleksi administrasi Calon Sekda Kota Bekasi 2026.
- 3 kandidat berasal dari internal Pemkot Bekasi, 1 penantang dari Pemkot Banjar.
- Sekda petahana, Junaedi, akan memasuki masa purna tugas (pensiun) pada 1 November 2026.
- Tahapan selanjutnya bagi para kandidat yang lolos adalah uji kompetensi (assessment).
PERSAINGAN MEMPEREBUTKAN KURSI TERTINGGI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi memasuki babak krusial.
Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengumumkan empat nama Calon Sekda Kota Bekasi tahun 2026 yang lolos seleksi administrasi dan rekam jejak pada Kamis (17/09/2026).
Menariknya, dominasi pejabat internal Kota Patriot kini mendapat tantangan serius dari satu birokrat asal Pemerintah Kota Banjar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Babak Baru Seleksi Calon Sekda Kota Bekasi 2026
Berdasarkan dokumen PENGUMUMAN Nomor: 800.1.2.6/04-Pansel.JPTP-SD/2026, keempat birokrat ini dinyatakan memenuhi syarat secara rekam jejak untuk mengikuti Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
”Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan rekam jejak, disusun berdasarkan alfabet,” bunyi kutipan resmi dari surat ketetapan Pansel yang diterima redaksi, Kamis (17/09/2026).
Keempat nama ini ditetapkan melalui Keputusan Panitia Seleksi Nomor: 800.1.14.1/Kep.01-Pansel.JPTP-SD/2026.
Siapa Saja 4 Calon Sekda Kota Bekasi yang Lolos Seleksi?
Berikut adalah daftar empat kandidat yang akan bertarung memperebutkan posisi strategis tersebut:
- Arief Maulana – Saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi.
- Dede Tito Ismanto – Pejabat dari luar daerah yang menduduki posisi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Pemerintah Kota Banjar.
- Dinar Faizal Badar – Saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kota Bekasi.
- Muhammad Solikhin – Birokrat yang memimpin sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi.
Mengapa Pemkot Bekasi Menggelar Lelang Jabatan Sekda Saat Ini?
Pemkot Bekasi tengah berpacu dengan waktu untuk mencari sosok jenderal birokrasi baru guna menggantikan posisi Junaedi.
Saat ini, Junaedi masih memegang tampuk pimpinan ASN tertinggi, namun ia akan segera meletakkan jabatannya karena memasuki masa purna tugas pada 1 November 2026 mendatang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Anjar Budiono menjelaskan bahwa penjaringan kandidat sudah berjalan sesuai jadwal yang terukur selama dua pekan terakhir.
”Supaya ritmenya pas, pengumuman pendaftaran sudah kami buka sejak 1 September kemarin dan akan berakhir pada tanggal 15 hari ini,” kata Anjar Budiono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (15/09/2026).
Apa Tahapan Selanjutnya Bagi Kandidat yang Lolos?
Setelah lolos tahapan verifikasi administrasi berkas, para kandidat bersiap menghadapi tahapan seleksi lanjutan yang lebih ketat.
Uji kompetensi (assessment) menanti di depan mata untuk mengukur serta membuktikan kelayakan manajerial dan teknis mereka sebelum resmi direkomendasikan menjadi motor penggerak utama birokrasi di Pemkot Bekasi.
Publik kini menanti siapa sosok yang mampu membuktikan kapasitasnya dan dipercaya memegang tongkat komando administratif di Kota Patriot. Mari kita kawal terus transparansi seleksi pejabat publik ini.
Jangan lewatkan berita terbaru seputar kebijakan Pemkot Bekasi dan layanan publik lainnya. Ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar Anda selalu update!
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















