Jadi Pemasok Utama Koperasi Merah Putih Nasional, Bulog Hadirkan Dua Manfaat Bagi Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan sidak monitoring pengecekan ketersediaan Beras SPHP di Koperasi Merah Putih di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Minggu (27/07/2025).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani melakukan sidak monitoring pengecekan ketersediaan Beras SPHP di Koperasi Merah Putih di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Minggu (27/07/2025).

Perusahaan Umum (Perum) Bulog menegaskan komitmennya untuk menjadi pemasok utama bagi seluruh jaringan Koperasi Merah Putih di tingkat nasional. Langkah strategis ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan dan stabilitas harga tiga komoditas pokok: Beras SPHP, gula, dan minyak goreng.

Dukungan penuh ini merupakan tindak lanjut dari peresmian Koperasi Merah Putih secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/07/2025) lalu, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan hingga ke tingkat akar rumput.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa penugasan ini merupakan mandat langsung dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, pasti beras, gula, dan minyak itu kan yang paling pokok. Kami ditugaskan oleh pemerintah, melalui Bappenas, untuk mendorong tiga poin tersebut dalam peranan kami di Koperasi Merah Putih,” ucap Rizal di sela kunjungannya di Koperasi Merah Putih, Jatimakmur, Kota Bekasi, Minggu (27/07/2025).

Dua Manfaat Utama bagi Masyarakat

Menurut Rizal, sinergi antara Bulog dan Koperasi Merah Putih dirancang untuk memberikan dua manfaat utama yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

  1. Harga Lebih Murah: Koperasi akan menyediakan sembako dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya. Ini dicapai dengan memotong rantai pasok yang panjang.
  2. Akses Lebih Mudah: Masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh dan mengeluarkan biaya transportasi untuk ke pasar. “Biar lebih bagus ke koperasi saja yang ada di dekat rumah, dengan harga yang sangat flat dan kualitas terbaik dari pemerintah,” sambungnya.

Rencana Ekspansi Pasokan di Masa Depan

Peran Bulog sebagai pemasok tidak akan berhenti pada tiga komoditas awal. Seiring berjalannya waktu, Bulog berencana untuk memperluas jenis produk yang didistribusikan ke Koperasi Merah Putih, terutama untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

“Nanti sambil berjalan, mungkin pelan-pelan akan berkembang,” papar Rizal.

Ia menambahkan, “Kebutuhan yang lainnya seperti daging ayam, daging sapi, ataupun kebutuhan ikan lainnya termasuk yang akan kita pasok ke depannya.”

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kolaborasi antara Bulog dan Koperasi Merah Putih menjadi salah satu pilar utama strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi.

Dengan pasokan yang terjamin dari hulu hingga ke hilir, diharapkan gejolak harga di tingkat konsumen dapat diminimalisir secara signifikan.

Langkah ini dipandang sebagai upaya konkret untuk membangun ekosistem pangan yang kuat, efisien, dan berpihak langsung pada kebutuhan rumah tangga di seluruh pelosok negeri.

Kehadiran Koperasi Merah Putih di lingkungan Anda merupakan langkah pemerintah untuk mendekatkan akses pangan terjangkau. Manfaatkan dan dukung keberadaannya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi Terus Berlanjut, Relokasi Pedagang Jalan Mohamad Yamin Masih jadi PR
Proyek GOR Basket Kota Bekasi Capai 60%, Fasilitas AC Terpaksa Sewa?
Eks Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi Resmi Pakai Rompi Pink
Kejanggalan Pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi: Harga Selangit dari Vendor Katering
Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi
DBMSDA Rapikan Trotoar Caman, Targetkan Kawasan Pedestrian Lebih Aman dan Nyaman
Pemkot Bekasi Kebut Proyek Ducting, Targetkan Bebas Kabel Semrawut 2027
Kejar Target Pajak Kendaraan, Bapenda Jabar Terjunkan Penelusur di 12 Kecamatan Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi Terus Berlanjut, Relokasi Pedagang Jalan Mohamad Yamin Masih jadi PR

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Proyek GOR Basket Kota Bekasi Capai 60%, Fasilitas AC Terpaksa Sewa?

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Eks Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi Resmi Pakai Rompi Pink

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Kejanggalan Pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi: Harga Selangit dari Vendor Katering

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:25 WIB

DBMSDA Rapikan Trotoar Caman, Targetkan Kawasan Pedestrian Lebih Aman dan Nyaman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x