Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait opsi PJJ situasional bagi sekolah di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers terkait opsi PJJ situasional bagi sekolah di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

  • ​Dinas Pendidikan Kota Bekasi menerbitkan SE kewaspadaan terhadap abu vulkanik erupsi Anak Krakatau.
  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengizinkan opsi PJJ situasional bagi sekolah negeri maupun swasta.
  • ​Keputusan PJJ diserahkan secara ‘organik’ kepada masing-masing kepala sekolah sesuai kondisi lapangan.
  • ​Warga diminta waspada dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI resmi membuka opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) situasional bagi seluruh satuan pendidikan negeri maupun swasta, merespons peningkatan kewaspadaan sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan keputusan PJJ diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing kepala sekolah yang mengetahui kondisi lapangan.

Kebijakan ini menyusul terbitnya Surat Edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi pada Minggu (06/09/2026) tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kebijakan PJJ Kota Bekasi Antisipasi Abu Vulkanik dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto

​Mengapa Pemkot Bekasi Buka Opsi PJJ di Tengah Isu Abu Vulkanik?

​Opsi PJJ situasional dibuka untuk memberikan payung hukum dan instruksi yang jelas kepada seluruh satuan pendidikan, memprioritaskan keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Langkah ini tertuang resmi dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/3/DISDIK.PTK tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Abu Vulkanik, tertanggal Minggu (06/09/2026).

​Dampak Abu Vulkanik: Bagaimana Aturan PJJ yang Diterapkan di Sekolah Bekasi?

​Penerapan PJJ bersifat sukarela dan didasarkan pada penilaian ‘organik sekolah’, bukan keputusan mutlak Pemkot Bekasi.

Artinya, kepala sekolah memiliki kewenangan penuh untuk memutuskan metode belajar tatap muka atau jarak jauh, disesuaikan dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan.

​”Ya, jadi PJJ itu kemarin saya sudah perintahkan ke Kadisdik, dan sebagai turunan dari apa yang diperintahkan oleh Pak Gubernur. Jadi SE-nya sudah dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan. Ada item-item yang kemudian nanti memenuhi syarat apakah sekolah akan melaksanakan PJJ atau tidak,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/09/2026).

​Seberapa Bahaya Kondisi Udara Kota Bekasi Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau Saat Ini?

​Wali Kota Bekasi menyebut kondisi udara Kota Bekasi saat ini relatif aman berdasarkan pengecekan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), namun warga diminta tetap waspada dan mengikuti perkembangan erupsi.

​”Kalau PJJ itu nanti kita serahkan kepada organik sekolah. Silakan saja sekolah nanti melihat situasi dan kondisi yang ada. Tapi secara umum, saya sudah cek ke Dinas LH, ini sebetulnya masih dalam kondisi yang relatif aman untuk masyarakat beraktivitas di luar,” ucap Politisi Asal PDI Perjuangan ini.

​Meski demikian, Tri Adhianto mendesak masyarakat untuk proaktif menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan dasar saat beraktivitas luar ruangan.

“Baik, pada saat kita berada di luar ruangan, gunakan masker. Ada beberapa tindakan seperti tidak boleh mengucek atau mengusap mata, kemudian rajin cuci tangan,” tuturnya.

​Perlindungan Siswa Rentan: Apa Instruksi Kadisdik Bekasi Chondro Wibowo?

​Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Chondro Wibowo menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik adalah prioritas utama.

Disdik menginstruksikan seluruh warga sekolah untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan mewajibkan penggunaan masker untuk mencegah gangguan infeksi saluran pernapasan (ISPA).

​”Apabila kondisi lingkungan tidak memungkinkan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka secara aman, sekolah dapat melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sesuai dengan kesiapan dan kondisi masing-masing satuan pendidikan,” ujar Chondro Wibhowo kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (06/09/26).

​Bowo juga mengingatkan agar tenaga pendidik tidak lengah dalam memantau kondisi kesehatan anak didiknya selama berada di lingkungan sekolah.

“Kami meminta agar kepala sekolah memberikan perhatian khusus kepada peserta didik yang rentan secara kesehatan. Segera rujuk ke fasilitas kesehatan terdekat jika muncul keluhan akibat abu vulkanik,” tambahnya.

​Kebijakan ini menjadi langkah preventif Pemkot Bekasi dalam melindungi warga, khususnya siswa sekolah, dari potensi dampak buruk paparan abu vulkanik.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak sekolah diharapkan dapat meminimalisir risiko ISPA sambil tetap menjaga kelancaran proses belajar mengajar secara adaptif.

​Jangan lewatkan informasi terkini seputar kebijakan publik dan keselamatan warga di kota patriot. Bagikan artikel ini kepada keluarga Anda dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita terpercaya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
Siap Beroperasi, JPO Stasiun Bekasi Tinggal Tunggu Mesin Lift dan Bongkar Kaca Akses Stasiun
Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
​Waspada Jebakan Mafia Lowongan Kerja Bodong Berbayar Berkedok Biaya Seragam dan Diklat!
Disnaker Kota Bekasi Tepis Isu Oknum “A” Jadi Beking Loker Bodong Berbayar di Jalan Cut Meutia
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dari Bekasi Tembus Inggris! Ikuti Pelatihan Digital Printing Bareng CALMA Indonesia, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x