Koperasi Desa Merah Putih: Harapan Baru Demokrasi Ekonomi Era Prabowo Menuju Keadilan Sosial

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP GMNI Bidang Ekonomi, Riyanto Pratama saat memberikan keterangan pers terkait pentingnya demokrasi ekonomi dan peran Koperasi Desa Merah Putih di era pemerintahan Prabowo Subianto.

Ketua DPP GMNI Bidang Ekonomi, Riyanto Pratama saat memberikan keterangan pers terkait pentingnya demokrasi ekonomi dan peran Koperasi Desa Merah Putih di era pemerintahan Prabowo Subianto.

  • ​Rezim Prabowo membawa optimisme kebangkitan Demokrasi Ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih.
  • ​Era Reformasi dinilai gagal mewujudkan kesejahteraan karena terlalu fokus pada demokrasi politik, mengabaikan ekonomi kerakyatan.
  • ​DPP GMNI mendorong integrasi konsep One Village One Primary Product (OVOP) berbasis koperasi untuk kemandirian ekonomi.
  • ​Pendidikan koperasi sejak dini penting untuk membentuk karakter gotong royong dan memutus belenggu kapitalisme.

​KETUA DPP GERAKAN MAHASISWA NASIONAL INDONESIA (GMNI) Bidang Ekonomi, Riyanto Pratama, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi kebangkitan demokrasi ekonomi.

Melalui program Koperasi Desa Merah Putih yang sejalan dengan Asta Cita, era ini diharapkan mampu mewujudkan kesejahteraan sosial yang selama ini terabaikan oleh dominasi oligarki sejak era Reformasi.

​Mengapa Demokrasi Ekonomi Penting di Era Saat Ini?

​Demokrasi ekonomi menempatkan kedaulatan di tangan rakyat, berbeda dengan kapitalisme yang bertumpu pada kompetisi individualistis dan kekuatan modal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Era Reformasi dinilai gagal mewujudkan kesejahteraan umum karena hanya berfokus pada demokrasi politik semata.

​”Apa yang ditawarkan rezim Prabowo saat ini adalah fondasi dasar demokrasi ekonomi yang kembali tumbuh sebagai ekspektasi serta target utama dalam berbangsa dan bernegara di Indonesia,” kata Riyanto Pratama kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (05/10/2026).

​Riyanto menambahkan, pengabaian terhadap demokrasi ekonomi telah membuka celah bagi kelompok oligarki kapitalistik untuk menguasai sumber daya.

Kedaulatan rakyat seolah hanya dimanfaatkan untuk kontestasi politik, menjauhkan bangsa dari cita-cita luhur Pancasila gagasan Bung Karno.

​Apa Peran Koperasi Desa Merah Putih?

​Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah konkret pemerintah dalam membangun ekonomi dari tingkat desa.

Riyanto mengibaratkan koperasi ini sebagai akar pohon; jika akarnya kuat, maka batang dan ranting pohon akan kokoh berdiri.

​Koperasi bukan sekadar alat ekonomi, melainkan instrumen perjuangan rakyat. Hal ini selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 Ayat (1) yang menegaskan asas kekeluargaan dalam perekonomian nasional. Demokrasi ekonomi mengutamakan kerja sama, keadilan produksi, dan distribusi manfaat bagi masyarakat luas.

​”Sehingga, dari sisi moral, demokrasi ekonomi menempatkan kepentingan umum sebagai bagian penting dalam menjalankan kehidupan ekonomi,” jelas Riyanto.

Ia menekankan perlunya transparansi dan kehadiran negara dalam memberikan payung hukum yang kuat bagi koperasi.

​Bagaimana Membangun Ekosistem Koperasi yang Kuat?

​Untuk menumbuhkan kembali semangat berkoperasi, GMNI menekankan pentingnya machtvorming (pengumpulan kekuatan) melalui pendidikan.

Nilai-nilai gotong royong dan karakter non-individualistis harus ditanamkan sejak dini di sekolah-sekolah, kemudian dipraktikkan langsung di masyarakat.

​Selain itu, kemandirian ekonomi (Self-Reliance) harus ditegakkan. GMNI mengusulkan integrasi konsep One Village One Primary Product (OVOP) yang berdaya saing, bahkan hingga menembus pasar ekspor.

​Keunggulan sistem ekonomi koperasi:

  • ​Masyarakat bertindak ganda sebagai pemilik dan konsumen.
  • ​Membentuk ekosistem pasar mandiri yang solid.
  • ​Memanfaatkan bonus demografi (68% usia produktif).
  • ​Mengurangi ketergantungan pada pasar bebas yang kerap menyandera ekonomi nasional.

​Presiden Prabowo diharapkan terus memberikan atensi khusus dan mengevaluasi konsistensi implementasi Koperasi Desa Merah Putih, agar program ini benar-benar berdampak positif bagi kesejahteraan rakyat, bukan sekadar janji manis.

​Ingin terus mendapatkan informasi mendalam seputar kebijakan ekonomi dan politik terkini? Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita pilihan kami.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrak Korps Bhayangkara! Baru Sehari Menjabat, Kapolri Suyudi Langsung Rotasi 19 Kapolda
Jangan Cuma Gugur Kewajiban! Jelang Wajib Halal 2026, Sertifikasi Halal Jadi Kunci Sukses Pelaku Usaha
Sah! Jenderal Suyudi Ario Seto Pegang Tongkat Komando Kapolri Usai Sertijab di Mabes Polri
Prabowo Lantik 26 Tokoh Wantimpres Baru: Dari Pratikno, Rocky Gerung, hingga Anwar Usman
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Isyana Sarasvati dan Olivia Zalianty Gebrak Generasi Muda Lewat Lagu Nasionalisme
Kejutan Reshuffle Kabinet Merah Putih: Listyo Sigit Jabat KSP, Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri Baru
Resmi Diumumkan! Ini Susunan Pengurus PBNU 2026-2031 Pimpinan Gus Kikin, Cetak Sejarah Gandeng Tokoh Disabilitas
Skandal Lapas Cibinong: Eks Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Diperiksa Terkait Temuan Hunian Mewah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Koperasi Desa Merah Putih: Harapan Baru Demokrasi Ekonomi Era Prabowo Menuju Keadilan Sosial

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Gebrak Korps Bhayangkara! Baru Sehari Menjabat, Kapolri Suyudi Langsung Rotasi 19 Kapolda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:43 WIB

Jangan Cuma Gugur Kewajiban! Jelang Wajib Halal 2026, Sertifikasi Halal Jadi Kunci Sukses Pelaku Usaha

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Sah! Jenderal Suyudi Ario Seto Pegang Tongkat Komando Kapolri Usai Sertijab di Mabes Polri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:59 WIB

Prabowo Lantik 26 Tokoh Wantimpres Baru: Dari Pratikno, Rocky Gerung, hingga Anwar Usman

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x