Lima OKP Lintas Iman Kota Bekasi Serukan Damai Pasca-Kericuhan, Sampaikan Dukacita untuk Korban

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Lima Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Iman di Kota Bekasi mengeluarkan pernyataan sikap bersama sebagai respons atas dinamika sosial dan keamanan terkini, terutama pasca-kericuhan dalam aksi demonstrasi yang terjadi di wilayah tersebut. Mereka menyampaikan dukacita mendalam atas jatuhnya korban dan menyerukan semua pihak untuk menjaga perdamaian.

​Pernyataan sikap yang dirilis pada Minggu, 31 Agustus 2025 ini ditandatangani oleh pimpinan PC GP Ansor, PD Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, DPC GAMKI, dan DPC Gemabudhi Kota Bekasi. Sikap ini diambil melihat dampak situasi nasional yang turut dirasakan di Kota Bekasi.

Dukacita Mendalam untuk Para Korban

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin utama dalam pernyataan sikap tersebut adalah ungkapan simpati dan dukacita kepada para korban, baik yang mengalami luka maupun meninggal dunia, akibat aksi demonstrasi yang terjadi.

Kelompok pemuda lintas iman ini menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan hilangnya nyawa dalam proses demokrasi.

​”Kami menyampaikan doa, simpati, dan dukacita mendalam kepada korban luka maupun jiwa akibat aksi demonstrasi yang terjadi… Setiap nyawa adalah berharga, dan tidak ada satu pun yang seharusnya hilang dalam proses demokrasi,” tulis mereka dalam pernyataan tersebut.

Dorong Aspirasi Damai dan Dialog

Meskipun mendukung penuh kebebasan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang dijamin konstitusi, OKP Lintas Iman mengajak seluruh elemen untuk melakukannya secara damai dan tertib.

Mereka juga mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Bekasi agar sungguh-sungguh mendengar serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

​”Kebijakan publik harus berpihak pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar memenuhi kepentingan politik sesaat,” tegas mereka. Selain itu, masyarakat diimbau untuk bijaksana dalam menggunakan ruang digital dan tidak menyebarkan informasi yang mengandung kebencian.

Imbauan untuk Aparat dan Peran Aktif Kader

​Dalam pernyataannya, OKP Lintas Iman turut menghimbau aparat TNI dan Polri di Kota Bekasi untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, terukur, dan tidak represif dalam mengawal aksi massa. Namun, mereka juga mendukung aparat untuk menindak tegas para provokator kerusuhan.

​Secara internal, kelima organisasi ini menginstruksikan seluruh kadernya untuk berperan aktif menjadi penyejuk, membangun ruang dialog, serta turut menjaga fasilitas umum di tengah masyarakat.

Komitmen Menjaga Bekasi sebagai Kota Toleransi

Pernyataan sikap ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga citra Kota Bekasi sebagai Kota Toleransi yang kondusif.

Mereka menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus menjadi sarana untuk membangun, bukan meruntuhkan harmoni sosial.

​”Kami berkomitmen untuk terus menjaga Kota Bekasi tetap kondusif, menjadi garda terdepan dalam membangun persaudaraan sejati, serta mengawal demokrasi yang sehat demi persatuan Indonesia,” pungkas mereka.

Bagaimana seharusnya semua pihak menjaga iklim demokrasi yang sehat? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!
Kejari Bekasi Libatkan Ahli Forensik Bongkar Pungli MCK Pasar Bantargebang
Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:10 WIB

Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Tolak Bela Pejabat Tersangka Pungli MCK Pasar Bantargebang!

Berita Terbaru

BAPAK PENDIDIKAN AGAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar Jalan K.H. Wahid Hasyim yang terletak di kawasan Menteng, tidak jauh dari Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Nama jalan strategis ini didedikasikan untuk menghormati Pahlawan Nasional K.H. Abdul Wahid Hasyim, arsitek Piagam Jakarta, ayahanda Gus Dur, sekaligus Menteri Agama pertama Republik Indonesia yang memelopori integrasi kurikulum pendidikan nasional. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan KH Wahid Hasyim: Menteri Agama Pertama RI

Jumat, 17 Jul 2026 - 03:47 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x