Mahasiswa Ubharajaya Pacu Digitalisasi UMKM Kedung Pengawas

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keceriaan anak-anak Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, berfoto bersama memamerkan hasil karya tote bag ecoprint mereka usai mengikuti pelatihan kreativitas bersama mahasiswa KKN Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Minggu (31/05/2026).

Keceriaan anak-anak Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi, berfoto bersama memamerkan hasil karya tote bag ecoprint mereka usai mengikuti pelatihan kreativitas bersama mahasiswa KKN Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Minggu (31/05/2026).

​Poin Utama:

  • ​Mahasiswa KKN Kelompok 82 Ubharajaya menggelar pelatihan ecoprint dan pendampingan digitalisasi UMKM di Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi.
  • ​Edukasi ecoprint yang memanfaatkan bahan alami dedaunan sukses menarik antusiasme anak-anak pada Minggu (31/05/2026).
  • ​Pendampingan pemanfaatan media sosial dan pemasaran digital bagi pelaku usaha lokal dilaksanakan pada Sabtu (13/06/2026).
  • ​Program ini bertujuan meningkatkan daya saing kemandirian ekonomi serta kreativitas masyarakat desa di era digital.

​Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubharajaya) menggelar program pemberdayaan masyarakat ganda di Desa Kedung Pengawas, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan ecoprint bagi anak-anak pada Minggu (31/05/2026) dan pendampingan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Sabtu (13/06/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah strategis tersebut diambil untuk membekali warga dengan keterampilan kreatif sejak dini, sekaligus mendongkrak daya saing ekonomi pelaku usaha lokal di era digital.

​Apa Itu Pelatihan Ecoprint yang Digelar Mahasiswa Ubharajaya?

​Pelatihan ecoprint adalah metode mencetak motif menggunakan bahan-bahan alami yang diaplikasikan langsung ke atas media kain atau tote bag.

Mahasiswa KKN Kelompok 82 mengedukasi anak-anak Desa Kedung Pengawas untuk memanfaatkan dedaunan di lingkungan sekitar rumah mereka menjadi karya bernilai seni.

​Proses ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga menjadi sarana kampanye kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Anak-anak yang hadir tampak sangat antusias mempraktikkan langsung tahapan pembuatan motif hingga melihat hasil cetakan alami mereka terbentuk sempurna di atas tas kain.

​Mengapa Digitalisasi UMKM Penting di Desa Kedung Pengawas?

​Digitalisasi UMKM kini menjadi kunci utama bagi warga Desa Kedung Pengawas untuk memperluas jangkauan pasar dan beradaptasi dengan persaingan bisnis modern.

Bersama tim dosen Ubharajaya, mahasiswa memberikan materi komprehensif mengenai strategi pemanfaatan media sosial sebagai ujung tombak promosi daring.

​Beberapa fokus pendampingan yang diberikan kepada warga meliputi:

  • ​Pemanfaatan platform media sosial sebagai etalase produk lokal.
  • ​Pemahaman dasar mengenai pemasaran digital (digital marketing).
  • ​Strategi penyusunan konten (content creation) yang menarik minat konsumen.

​Respons positif bermunculan dari para pelaku usaha setempat. Kehadiran program pendampingan ini dinilai sangat tepat sasaran di tengah tingginya kebutuhan adaptasi bisnis konvensional menuju ekosistem digital.

​”Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 82 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang telah memberikan edukasi digitalisasi UMKM karena sangat membantu warga yang memiliki usaha untuk lebih memahami cara memasarkan produknya secara online,” kata Dony Permadi selaku Ketua RW di Desa Kedung Pengawas kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (13/06/2026).

​Dony menambahkan bahwa ilmu yang diberikan merupakan angin segar bagi perekonomian warga desa.

Ia berharap edukasi dari mahasiswa ini dapat terus diterapkan secara konsisten dan membawa manfaat ekonomi jangka panjang.

​Kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat seperti di Desa Kedung Pengawas membuktikan bahwa pemberdayaan yang terarah mampu membuka peluang ekonomi baru.

Pemkab Bekasi tentu diharapkan dapat melirik dan mendukung penuh inisiatif inisiatif serupa, agar potensi ekonomi desa semakin tangguh dan terdigitalisasi secara merata.

​Bagaimana menurut Anda tentang langkah pemanfaatan bahan alami dan digitalisasi UMKM di Kabupaten Bekasi ini? Jangan lupa bagikan artikel ini dan baca berita menarik lainnya seputar pembangunan daerah hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November
Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya
Target Tuntas Akhir Oktober, Ganti Rugi Lahan Fly Over Bulak Kapal Bekasi Timur Mulai Dibayar
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD
Baru 17 Ribu dari Target 800 Ribu KK, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak Camat dan Lurah Kebut Pendataan Perlinsos Digital
Ajang Bekasi City Fashion Movement 2026 Cetak Perputaran Ekonomi Rp334,9 Juta dalam 3 Hari
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:57 WIB

Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Tersisa 3 Bidang Tanah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Pastikan Konstruksi FO Bulak Kapal Mulai Awal November

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Hari Kedua Larangan Parkir Pemkot Bekasi: Petugas Dishub Gembosi Ban Mobil ASN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kantongi Rp1,75 Miliar Lewat Lelang Digital SI-BALAI KEREN, Ini Rincian Proyeknya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Instruksikan 21 Ribu ASN Turun Tangan Jadi Agen Aktivasi IKD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x