Mutasi Massal Pejabat Kota Bekasi, Fraksi Gerindra Demokrat: “Hal Wajar untuk Penyegaran Birokrasi”

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pelantikan 250 Pejabat Eselon II, III, dan IV di Balai Patriot, Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (29/10/2025).

Prosesi pelantikan 250 Pejabat Eselon II, III, dan IV di Balai Patriot, Plaza Pemkot Bekasi, Rabu (29/10/2025).

BEKASI – Rotasi dan mutasi massal pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi menuai tanggapan dari Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi.

Ketua Fraksi Gerindra Demokrat DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, mengajak seluruh pihak untuk menyikapi dinamika ini dengan tenang dan “kepala dingin”.

​Dukungan Bersyarat untuk Penyegaran

Misbahudin menyatakan bahwa Fraksi Gerindra pada prinsipnya memandang mutasi pejabat sebagai sebuah proses yang wajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hal ini diperlukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi untuk meningkatkan kinerja.

​Sebagai salah satu partai pendukung pemerintah, ia menegaskan dukungannya terhadap langkah yang diambil oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi.

“Kami mendukung langkah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi dalam menata struktur pemerintahan demi memperkuat kinerja dan pelayanan publik,” kata Misbahudin kepada awak media, Jumat (07/11/2025).

Meski demikian, dukungan tersebut tidak tanpa syarat. Misbahudin menekankan pentingnya akuntabilitas dalam proses tersebut.

“Dukungan ini kami berikan selama [mutasi] dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

​Ajak Fokus pada Pelayanan Publik

​Lebih lanjut, Misbahudin berpesan agar isu birokrasi ini tidak mengganggu soliditas dan fokus utama pembangunan kota. Ia khawatir dinamika ini justru bisa memecah belah semangat kebersamaan.

​”Jangan biarkan dinamika birokrasi memecah semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bekasi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa esensi dari setiap kebijakan, termasuk penataan pejabat, adalah manfaat langsung bagi masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap kebijakan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, mempercepat pelayanan publik, dan memperkuat rasa keadilan,” tutur Misbahudin.

Yakin Wakil Wali Kota Bekasi Dilibatkan

Ketika disinggung mengenai posisi Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Haris Bobihoe, yang juga merupakan kader Gerindra, Misbahudin menepis keraguan terkait komunikasi di antara pimpinan daerah.

Ia sangat yakin Abdul Haris Bobihoe telah diajak berdiskusi oleh Wali Kota.

​Misbahudin menyoroti status Abdul Haris Bobihoe sebagai tokoh senior yang dihormati di Partai Gerindra.

​”Bang Harris (sapaan Abdul Haris Bobihoe) itu orang yang disegani di Gerindra, beliau salah satu pendiri partai Gerindra bersama Pak Prabowo, Pak Muzani, Pak Dasco, dan Pak Fadli Zon,” jelasnya.

​Atas dasar itu, ia meyakini tidak mungkin ada keputusan besar yang diambil tanpa melibatkan sang wakil. “Tidak mungkin Pak Wali tidak mengajak komunikasi Pak Wakil, pasti diajak lah. Pak Wali dan Pak Wakil itu hubungannya sangat baik,” tandasnya.

Ikuti terus berita terbaru seputar politik dan pemerintahan Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kursi Kosong Pendamping Asep Surya Atmadja: Adu Kuat 3 Calon Wakil Bupati Bekasi dari Kandang Banteng
Fraksi Gerindra Tantang Pemuda Bekasi Kawal Asta Cita Presiden Prabowo
Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Gus Shol Masuk Radar DPP Jadi Poros Tengah
Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!
Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran
Tak Sekadar Manuver Politik, Ketua DPC PPP Kota Bekasi Gus Nawal Salurkan Kursi Roda untuk Warga Bantargebang
Demokrasi Lokal Diuji Politik Uang dan Disinformasi, Bawaslu Rangkul Aktivis Cipayung hingga Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Pemilu
Bayang-Bayang “Serigala dan Domba” di Musda Golkar Kota Bekasi: Ranny Fahd Disarankan Mundur Demi Marwah
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kursi Kosong Pendamping Asep Surya Atmadja: Adu Kuat 3 Calon Wakil Bupati Bekasi dari Kandang Banteng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Fraksi Gerindra Tantang Pemuda Bekasi Kawal Asta Cita Presiden Prabowo

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Gus Shol Masuk Radar DPP Jadi Poros Tengah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Bursa Calon Wakil Bupati Bekasi Memanas: Tarik Ulur Koalisi PDIP, PPP, dan PBB, Sosok Waras Wasisto Jadi Sorotan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Desak Anggaran Tepat Sasaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x