Pernah Jadi Siswa Taruna, Wali Kota Bekasi Terpilih Tri Adhianto Siap Ikuti Retret di Akademi Militer Magelang

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Terpilih 2025-2030 Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi Terpilih 2025-2030 Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi terpilih, Tri Adhianto, menyatakan bahwa tidak ada persiapan khusus untuk dirinya dan Wakil Wali Kota Bekasi terpilih, Abdul Harris Bobihoe, dalam mengikuti pelaksanaan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang akan diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut menyusul setelah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengumumkan bahwa sebanyak 505 kepala daerah hasil Pilkada 2024 akan mengikuti retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah, selama sepekan setelah dilantik secara serentak oleh Presiden pada 20 Februari 2025 di Jakarta.

Pelaksanaan retret tersebut dijadwalkan berlangsung dari tanggal 21 hingga 28 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya artinya tentu kesiapan kesehatan diri, mental kita. Kita coba persiapkan dari sekarang. Banyak olahraga, banyak-banyak mengatur jadwal tidur, tapi saya kira tidak ada persiapan khusus,” ujar Tri saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Rabu (12/02/2025).

Menurutnya, pelaksanaan retret di Magelang mengingatkannya pada masa lalu saat dirinya masih menimba pendidikan sebagai siswa taruna di lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi pada era tahun 1990 hingga 1993.

“Karena itu sesuatu hal yang biasa, apalagi saya sudah terbiasa di asrama. Justru ini saya kira menjadi satu review saya mengingat kembali masa-masa menyenangkan di asrama bersama dengan teman-teman,” katanya.

Lebih lanjut, Tri Adhianto menyebut bahwa yang lebih utama adalah mendapatkan pembelajaran dari daerah lain dan menyiapkan visi yang sama untuk kepala daerah menuju Indonesia Emas 2045.

“Tentunya yang lebih utama adalah kita mendapatkan pembelajaran dari daerah lain dan saya kira ini bagian dari menyiapkan visi yang sama. Sehingga kepala daerah gerak langkahnya untuk menuju Indonesia Emas 2045 ini saya kira akan terkondusif,” pungkasnya.

Pelaksanaan retret ini dinilai lebih efektif dan efisien karena sarana dan prasarana yang ada sebelumnya masih bisa digunakan, seperti saat pelaksanaan retret sebelumnya bagi para menteri di Kabinet Merah Putih.

Terkait mekanisme keberangkatan para kepala daerah ke Magelang, Wamendagri Bima Arya menyampaikan ada beberapa opsi yang masih dalam tahap kajian.

Salah satu skenarionya adalah kepala daerah berkumpul terlebih dahulu di Gedung Agung Yogyakarta sebelum bertolak ke Magelang bersama-sama menggunakan bus.

Bima menyebut bahwa retret akan diisi dengan tiga materi utama, yakni pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kepala daerah, arahan strategis terkait Astacita oleh para menteri, serta pembekalan kepemimpinan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Selain itu, Menteri Keuangan dijadwalkan menyampaikan materi khusus terkait efisiensi anggaran bagi kepala daerah.

Menurut Bima, Kemendagri bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Lemhanas tengah menyusun rangkaian acara tersebut.

Dengan demikian, diharapkan para kepala daerah dapat mengikuti retret ini dengan baik dan mendapatkan pembekalan yang bermanfaat untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan di daerah masing-masing.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x