Sikapi Maraknya Gelombang Aksi Demonstrasi, Pemkot Bekasi Instruksikan Warga Aktifkan Kembali Siskamling

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran berdialog dengan massa aksi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (01/09/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran berdialog dengan massa aksi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (01/09/2025).

Langkah ini diambil sebagai upaya evaluasi dan peningkatan kewaspadaan dini untuk menjaga kondusivitas wilayah di tengah maraknya aksi demonstrasi.

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh camat, lurah, hingga pengurus RT/RW untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi dan evaluasi pasca terjadinya insiden penyerangan Gedung Mapolres Metro Bekasi Kota beberapa waktu lalu.

​Instruksi ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dini di tingkat masyarakat dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, terutama di tengah gejolak sosial dan demonstrasi yang masih terjadi di tingkat daerah maupun pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bekasi: Insiden Ini Jadi Evaluasi Bersama

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa insiden penyerangan Mapolres menjadi sebuah evaluasi serius bagi semua pihak, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat hingga lingkup keluarga.

​”Ya, itu menjadi bagian yang harus menjadi evaluasi buat kita bersama,” tegas Tri saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (02/09/2025).

Sebagai tindak lanjut, Tri berkomitmen untuk memperkuat sistem keamanan berbasis komunitas.

Salah satu rencananya adalah dengan memberikan perangkat komunikasi seperti Handy Talkie (HT) kepada para pemangku wilayah untuk mempercepat koordinasi.

​”Ini tentu harusnya menjadi perhatian seluruhnya, bukan hanya pemerintah, tetapi juga warga masyarakat, termasuk di dalamnya adalah keluarga-keluarga,” paparnya.

Imbauan Wakil Wali Kota Bekasi untuk Waspada

​Seruan serupa juga datang dari Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. Ia secara spesifik menyoroti pentingnya kewaspadaan di tengah dinamika demonstrasi yang masih berlangsung. Ia berharap ada partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Insya Allah, kami sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh masyarakat, terutama dari forum RW, para RT yang dikomandoi oleh Camat dan Lurah, untuk terus tetap waspada,” ucap Abdul Harris Bobihoe kepada jurnalis rakyatbekasi.com, Selasa (09/09/2025).

​Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat TNI-Polri serta organisasi masyarakat (ormas) yang selama ini telah bekerja keras membantu mengamankan jalannya demonstrasi agar tetap aman dan kondusif.

​”Pengarahan kami kembali kepada masyarakat yang telah berupaya bersama-sama dengan TNI-Polri untuk membantu dalam mengamankan demonstrasi yang ada,” katanya.

Pemicu: 48 Orang Diamankan Polisi

Kebijakan untuk menggalakkan kembali Siskamling ini dipicu oleh peristiwa penyerangan Gedung Mapolres Metro Bekasi Kota pada Minggu malam (31/08/2025).

Pihak kepolisian mengonfirmasi telah mengamankan sebanyak 48 orang terkait insiden tersebut.

Fakta yang mengkhawatirkan adalah mayoritas dari mereka yang diamankan merupakan warga yang berdomisili di Kota Bekasi.

Hal inilah yang mendorong Pemkot Bekasi untuk segera mengambil langkah preventif dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungannya masing-masing.

​Warga diimbau untuk berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat untuk teknis pelaksanaan Siskamling di lingkungan masing-masing demi keamanan bersama.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x