Soal Bantuan Tablet Rp11 Miliar, Kepala KCD Wilayah III Jawa Barat Bilang Begini

- Jurnalis

Kamis, 13 Oktober 2022 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep mengaku menjabat sebagai Kepala KCD Pendidikan Wilayah III Jawa Barat sejak Februari 2021, sementara pengadaan tablet dilakukan pada 2019.

“Kepala KCD yang dulu sudah meninggal dunia, yang ngurus BOS Pak Dadang Iskandar juga sudah pindah ke dinas lain. Kemudian Bendaharanya yang ngurus juga pindah ke dinas pendapatan,” kelitnya.

Lebih lanjut Asep membebrkan bahwa pihaknya berencana bakal memberikan sejumlah data yang diminta oleh pihak GMNI pada siang hari ini, dengan demikian semua persoalan yang disangkakan kepadanya menjadi jelas dan terang benderang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengadaan tablet pada 2019 silam, kata dia, sebenarnya dilakukan untuk keperluan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa kelas XII SMA/SMK.

Tetapi lantaran menyebarnya wabah Covid -19 pada dua hari menjelang pelaksanaan ujian, maka UNBK dihentikan.

Menurutnya, hingga saat ini tablet tersebut secara fisik masih ada di sekolah masing-masing penerima bantuan, tetapi beberapa diantaranya sudah mulai mengalami kerusakan.

Tablet tersebut juga dipinjamkan kepada siswa dengancatatan tidak boleh dibawa pulang ke rumah.

“Pada saat pembelajaran dipinjamkan tetapi tidak dibawa ke rumah, karena jumlahnya terbatas. Intinya tiap sekolah berbeda (jumlah bantuan tablet) sesuai dengan jumlah siswa kelas XII, karena memang pengadaannya dulu untuk UNBK,” tutupnya. (sng/mar)


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
Tutup Celah Manipulasi Bansos! Validasi NIK Perlinsos Kota Bekasi Kini Lacak Pajak hingga Aset Warga Secara Otomatis
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x