Surati Mensesneg, Pemkot Bekasi Tagih Banpres Flyover Bulak Kapal

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe.

Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe.

Poin Utama:

  • ​Pemkot Bekasi segera bersurat kepada Mensesneg pekan ini untuk menagih realisasi Bantuan Presiden (Banpres) guna pembangunan Flyover Bulak Kapal.
  • ​Desakan pembangunan fisik ini dipicu oleh insiden kecelakaan lalu lintas maut di perlintasan sebidang rel kereta api kawasan Stasiun Bekasi Timur pada akhir April 2026 lalu.
  • ​Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan survei lapangan, sementara Pemkot Bekasi kini tengah menanti turunnya disposisi resmi.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mendesak Pemerintah Pusat melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) terkait kejelasan skema Bantuan Presiden (Banpres) untuk pembangunan Flyover (Jalan Layang) Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Langkah proaktif ini diambil sebagai respons tajam atas lambannya realisasi infrastruktur yang dinilai sangat krusial tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kebutuhan akan jalan layang ini semakin mendesak pasca-insiden kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada akhir April 2026 lalu.

Pemkot Bekasi menilai realisasi fisik tidak bisa lagi ditunda demi jaminan keselamatan mobilitas masyarakat.

​Kapan Pemkot Bekasi Bersurat ke Mensesneg Terkait Flyover Bulak Kapal?

​Pemkot Bekasi menjadwalkan pengiriman surat resmi kepada Mensesneg pada pekan ini untuk mempertanyakan percepatan dan status kelanjutan Banpres tersebut.

Mengingat urgensi di lapangan, komunikasi intensif sedang dibangun oleh elit pemerintah daerah setempat.

​”Saat ini kita tengah melakukan upaya untuk mempertanyakan percepatan bantuan itu. Karena kita tahu memang bantuan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama Kota Bekasi,” kata Plh (Pelaksana Harian) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (20/05/2026).

​Proses penagihan kejelasan anggaran ini terus dikawal agar tidak jalan di tempat. Politikus Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa pihaknya bertindak proaktif dalam melakukan tindak lanjut ke tingkat kementerian.

​”Insyaallah dalam minggu ini sedang kita follow up (berkirim surat). Adapun, menyoal bantuan itu sendiri sebetulnya kita tidak bisa berharap, apakah ingin bantuan yang diberikan itu dalam bentuknya fisik atau tidak,” kata Bang Harris sapaan karibnya.

​Mengapa Pembangunan Flyover Bulak Kapal Sangat Mendesak?

​Pembangunan Flyover Bulak Kapal sangat mendesak untuk segera direalisasikan secara fisik demi meminimalisasi konflik lalu lintas dan mencegah terulangnya tragedi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api. Titik perlintasan tersebut selama ini menjadi salah satu simpul kemacetan terparah di Kota Bekasi.

​”Karena beberapa kepentingan sosial masyarakat yang memang diharapkan langsung secara pembangunan flyover agar tidak ada kecelakaan lagi di rel perlintasan kereta api,” katanya.

​Bagaimana Progres Kementerian PU di Lokasi Flyover Bulak Kapal?

​Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dilaporkan telah melakukan survei lokasi dan pemetaan titik di kawasan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Kendati demikian, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi saat ini masih dalam posisi menunggu disposisi lintas kementerian terkait eksekusi anggarannya.

​Terdapat beberapa perkembangan terkini terkait progres pembangunan infrastruktur pengurai kemacetan ini:

  • ​Pemetaan titik lokasi secara langsung oleh tim teknis Kementerian PU.
  • ​Pemaparan persiapan dan koordinasi teknis yang telah dilakukan DBMSDA Kota Bekasi di hadapan pejabat kementerian.
  • ​Penantian turunnya surat disposisi resmi dari pemerintah pusat sebagai lampu hijau dimulainya proyek fisik.

​”Oh belum ada kabar lagi. Kita tadi mau bikin surat lagi Pak Wali, cuma nanti nge-push ke sana lagi. Saya koordinasi dulu,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com secara terpisah, Rabu (20/05/2026).

​Idi berharap agar kepastian mengenai proyek vital ini bisa didapatkan setidaknya pada akhir bulan ini.

​”Ya mudah-mudahan ada tanda. Mereka kan lagi nunggu disposisi juga kali dari lintas kementerian barangkali. Ya mudah-mudahan akhir bulan Mei ini sudah ada kabarnya. Kemarin kita udah paparan juga di Kementerian PU secara persiapan,” kata Idi.

​Desakan pembangunan infrastruktur di titik rawan perlintasan sebidang ini diharapkan tidak hanya berhenti pada sebatas janji dan tinjauan teknis. Warga Kota Bekasi membutuhkan wujud nyata berupa pembangunan fisik untuk menjamin keselamatan bersama.

​Bagaimana tanggapan Anda terkait lambannya realisasi Flyover Bulak Kapal ini? Silakan sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus informasi terbaru seputar pembangunan dan infrastruktur Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x